BSIBSI
Bianglala InformatikaBianglala InformatikaSalah satu masalah terbesar yang dihadapi masyarakat Jawa Barat adalah bencana alam. Analisis berbasis data diperlukan untuk memahami pola kejadian bencana dan mendukung kebijakan mitigasi yang efektif karena berbagai jenis bencana. Untuk menganalisis data kejadian bencana di Jawa Barat selama periode 2020–2023, penelitian ini menggunakan pendekatan Knowledge Discovery in Databases (KDD). Tahapan KDD meliputi pembuatan dataset, preprocessing untuk normalisasi dan penanganan data hilang, serta transformasi guna menentukan atribut utama. Algoritma K-Means digunakan dalam proses data mining untuk mengelompokkan wilayah berdasarkan jenis bencana dan intensitasnya. Tahap terakhir adalah interpretasi hasil, yang bertujuan untuk memahami pola distribusi bencana. Hasil klasterisasi menghasilkan lima kluster utama. Cluster 0 menunjukkan dominasi kejadian banjir dan kebakaran lahan, sering ditemukan di dataran rendah dengan karakteristik lingkungan yang rawan pembakaran liar. Cluster 1 didominasi oleh kejadian tanah longsor di wilayah perbukitan yang curah hujannya tinggi. Cluster 2 mencerminkan kombinasi kejadian hujan angin dan kekeringan di daerah pedesaan dengan sumber daya air terbatas. Cluster 3 menunjukkan kejadian bencana dengan frekuensi rendah dan distribusi yang merata, seringkali terkait dengan daerah urban. Sementara itu, Cluster 4 memiliki tingkat heterogenitas tertinggi, mencakup berbagai jenis bencana dengan intensitas bervariasi di wilayah pegunungan dan lembah. Kualitas klasterisasi diukur menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI) sebesar 0.085, mengindikasikan pemisahan kluster yang baik. Selain itu, analisis Performance Vector menunjukkan jarak total antar-kluster sebesar 2.311, dengan jarak terbesar pada Cluster 4 (4.672). Penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam perencanaan dan alokasi sumber daya yang lebih tepat sasaran untuk mitigasi bencana.
Penelitian ini membuktikan bahwa algoritma K-Means efektif untuk mengelompokkan wilayah di Jawa Barat berdasarkan jenis dan intensitas bencana alam.Analisis data dari tahun 2020 hingga 2023 menghasilkan lima cluster dengan distribusi bencana yang bervariasi.Berdasarkan perhitungan menggunakan Performance Vector, total jarak antar-kluster adalah 2.311, yang mencerminkan jarak yang relevan antara data yang dikelompokkan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mengintegrasikan data historis bencana yang lebih panjang, misalnya data selama 10 atau 20 tahun terakhir, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang tren dan pola bencana di Jawa Barat. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan memasukkan faktor-faktor sosial-ekonomi dan demografis, seperti kepadatan penduduk, tingkat kemiskinan, dan akses terhadap infrastruktur, untuk mengidentifikasi wilayah-wilayah yang paling rentan terhadap bencana dan memerlukan perhatian khusus. Ketiga, pengembangan sistem peringatan dini bencana yang terintegrasi dengan model klasterisasi ini dapat dilakukan, sehingga informasi tentang potensi bencana dapat disampaikan kepada masyarakat secara lebih tepat sasaran dan tepat waktu, meningkatkan kesiapsiagaan dan mengurangi risiko kerugian akibat bencana.
- Clustering Daerah Rawan Bencana Alam Di Indonesia Berdasarkan Provinsi Dengan Metode K-Means | Jurnal... doi.org/10.36982/jiig.v14i2.3186Clustering Daerah Rawan Bencana Alam Di Indonesia Berdasarkan Provinsi Dengan Metode K Means Jurnal doi 10 36982 jiig v14i2 3186
- Penerapan Metode K-Means Untuk Clustering Desa Rawan Bencana Berdasarkan Data Kejadian Terjadinya Bencana... ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom/article/view/4326Penerapan Metode K Means Untuk Clustering Desa Rawan Bencana Berdasarkan Data Kejadian Terjadinya Bencana ejurnal stmik budidarma ac index php jurikom article view 4326
- Penerapan Algoritma K-Means clustering Untuk Mengelompokkan Provinsi Berdasarkan Banyaknya Desa/Kelurahan... ejurnal.seminar-id.com/index.php/bits/article/view/2549Penerapan Algoritma K Means clustering Untuk Mengelompokkan Provinsi Berdasarkan Banyaknya Desa Kelurahan ejurnal seminar id index php bits article view 2549
| File size | 811.58 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMRAHUMRAH Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem kelas cerdas berbasis mikrokontroler Arduino Uno yang dapat mengontrol perangkat elektronikPenelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem kelas cerdas berbasis mikrokontroler Arduino Uno yang dapat mengontrol perangkat elektronik
YAYASANBHZYAYASANBHZ Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kolaborasi antara pendidik, ahli teknologi, dan pembuat kebijakan guna merumuskan pedoman etis, mempromosikanUntuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kolaborasi antara pendidik, ahli teknologi, dan pembuat kebijakan guna merumuskan pedoman etis, mempromosikan
ITSMITSM Kegiatan pengabdian masyarakat di Koperasi Merah Putih Desa Karanggeneng berhasil memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan tata kelolaKegiatan pengabdian masyarakat di Koperasi Merah Putih Desa Karanggeneng berhasil memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan tata kelola
UBUB Untuk mengatasi masalah yang berhubungan dengan pengolahan data pengeluaran operasional perusahaan, maka dibutuhkan suatu sistem informasi akuntansi pengeluaranUntuk mengatasi masalah yang berhubungan dengan pengolahan data pengeluaran operasional perusahaan, maka dibutuhkan suatu sistem informasi akuntansi pengeluaran
BSIBSI Dengan metode Profile Matching, sistem dapat membandingkan kriteria penilaian dosen dengan standar yang telah ditetapkan, menghasilkan peringkat kinerjaDengan metode Profile Matching, sistem dapat membandingkan kriteria penilaian dosen dengan standar yang telah ditetapkan, menghasilkan peringkat kinerja
UMRAHUMRAH After the program is finished, the program is downloaded to the microcontroller. Control is done by the microcontroller when it gets input. The resultAfter the program is finished, the program is downloaded to the microcontroller. Control is done by the microcontroller when it gets input. The result
UMAUMA Hasil penelitian menemukan bahwa penerapan unsur-unsur Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2002 mengenai Perlindungan AnakHasil penelitian menemukan bahwa penerapan unsur-unsur Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2002 mengenai Perlindungan Anak
UMAUMA Penerapan prinsip restorative justice dan diversi dianggap lebih manusiawi namun masih terbatas. Faktor hukum, struktural, dan budaya menjadi hambatanPenerapan prinsip restorative justice dan diversi dianggap lebih manusiawi namun masih terbatas. Faktor hukum, struktural, dan budaya menjadi hambatan
Useful /
YAYASANBHZYAYASANBHZ Dalam konteks ini, pendidikan Islam memiliki peran penting sebagai fondasi nilai moral dan spiritual untuk membimbing peserta didik agar mampu menyaring,Dalam konteks ini, pendidikan Islam memiliki peran penting sebagai fondasi nilai moral dan spiritual untuk membimbing peserta didik agar mampu menyaring,
ITSMITSM Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan penerapan manajemen keuangan, pengelolaan usaha, serta kemampuan memasarkan produkHasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan penerapan manajemen keuangan, pengelolaan usaha, serta kemampuan memasarkan produk
YAYASANBHZYAYASANBHZ Implementasi standar proses pendidikan menuntut pemahaman mendalam tentang strategi pembelajaran, manajemen kelas, dan evaluasi efektif. Kendala sepertiImplementasi standar proses pendidikan menuntut pemahaman mendalam tentang strategi pembelajaran, manajemen kelas, dan evaluasi efektif. Kendala seperti
ITSMITSM Implementasi Material Flow Cost Accounting (MFCA) terbukti sesuai untuk mendukung keberlanjutan usaha Kelompok Wanita Tani (KWT) Ar Rama. Studi kasus menunjukkanImplementasi Material Flow Cost Accounting (MFCA) terbukti sesuai untuk mendukung keberlanjutan usaha Kelompok Wanita Tani (KWT) Ar Rama. Studi kasus menunjukkan