ITSMITSM

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

UMKM Kuliner yang memanfaatkan penjualan melalui platform online menghadapi kendala biaya administrasi dan pelayanan yang dikenakan oleh platform tersebut semakin tinggi. Biaya ini meliputi komisi penjualan, biaya iklan, dan biaya layanan lainnya yang dapat mengurangi margin keuntungan UMKM. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem Penjualan Makanan dan Minuman Berbasis Swa-E-Commerce untuk mengurangi ketergantungan UMKM pada platform pemesanan online berbayar dengan mengembangkan sistem penjualan mandiri, serta meningkatkan pemahaman dan penerapan manajemen keuangan oleh pelaku UMKM. Mitra pada kegiatan ini adalah Paguyuban UMKM Kuliner Maliogoro. Metode yang digunakan mencakup pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, workshop penerapan aplikasi swa-ecommerce, serta pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan penerapan manajemen keuangan, pengelolaan usaha, serta kemampuan memasarkan produk melalui system penjualan berbais swa-ecommeerce. Pencapaian ini tidak hanya membuka peluang peningkatan pendapatan, tetapi juga menciptakan kemandirian usaha berbasis teknologi digital.

Program pengabdian masyarakat melalui penerapan inovasi platform Swa-E-Commerce dan sistem pencatatan keuangan digital telah berhasil meningkatkan kapasitas dan kemandirian UMKM kuliner di Kawasan Maliogoro, Bojonegoro.Program ini memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen usaha dan pemasaran digital.Selain itu, program ini juga meningkatkan profit usaha mitra melalui efisiensi penjualan berbasis aplikasi penjualan mandiri dengan biaya rendah.

Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas model bisnis berlangganan untuk aplikasi swa-e-commerce UMKM kuliner, di mana pelanggan bisa berlangganan menu mingguan atau bulanan langsung melalui platform mandiri, sehingga dapat meningkatkan stabilitas pendapatan dan loyalitas pelanggan. Kedua, perlu dikaji bagaimana integrasi sistem keuangan digital dengan layanan perbankan mikro untuk UMKM kuliner, sehingga data pencatatan keuangan yang sudah terdigitalisasi bisa digunakan sebagai dasar penilaian kredit mikro tanpa agunan, membuka akses permodalan yang lebih adil dan transparan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengembangan fitur analitik sederhana dalam aplikasi swa-commerce yang mampu memberikan rekomendasi produk berdasarkan pola pembelian pelanggan, sehingga UMKM tidak hanya mandiri dalam pemasaran tetapi juga memahami perilaku konsumen secara real-time. Penelitian-penelitian ini dapat memperdalam dampak teknologi digital terhadap keberlanjutan usaha kecil, sekaligus menjawab keterbatasan literasi teknologi dan akses keuangan yang masih dihadapi banyak pelaku UMKM di daerah.

  1. Community Empowerment Through Ecotourism Development of Grogolan Lake, Ngunut Vilage | Empowerment Society.... doi.org/10.30741/eps.v6i1.956Community Empowerment Through Ecotourism Development of Grogolan Lake Ngunut Vilage Empowerment Society doi 10 30741 eps v6i1 956
  2. Enhancing MSME Performance through Market Sensing Capability, Innovation Capability, and Iconic Ethnic... doi.org/10.30741/adv.v6i1.778Enhancing MSME Performance through Market Sensing Capability Innovation Capability and Iconic Ethnic doi 10 30741 adv v6i1 778
  3. Product Innovation And Marketing Assistance To Eco Greeen Handcraft MSMEs | TGO Journal of Community... doi.org/10.56070/jcd.2023.007Product Innovation And Marketing Assistance To Eco Greeen Handcraft MSMEs TGO Journal of Community doi 10 56070 jcd 2023 007
Read online
File size870.45 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test