YAYASANBHZYAYASANBHZ

Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan KeguruanAhsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya semangat dan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran PAI sehingga diperlukan solusi dan ikhtiar guru untuk memotivasi mereka. Tujuannya adalah untuk membangun kembali semangat dan keaktifan siswa melalui penanaman motivasi yang kuat kepada mereka. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan sumber data penelitian siswa kelas VIII sebanyak 10 orang dan guru Pendidikan Agama Islam di kelas VIII yang ditentukan berdasarkan teknik Purposive Sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik Pengecekan keabsahan data yaitu peningkatan ketekunan, triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Kemudian data dianalisis melalui langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran PAI yaitu pada kategori cukup dengan motivasi yang bervariasi antar individu. Sebagian besar siswa motivasinya lebih dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik, yaitu kondisi lingkungan belajar, upaya guru dan unsur-unsur dinamis pembelajaran. Kemudian penggunaan bentuk-bentuk motivasi belajar yaitu: memberi nilai, pemberian reward (hadiah) dan punishment (hukuman), serta kompetisi dapat digunakan sebagai alat motivasi untuk mendorong anak didik agar mereka bergairah serta aktif belajar. Selanjutnya, motivasi intrinsik siswa dalam belajar cenderung kurang menonjol dan dipengaruhi oleh faktor kondisi siswa dan kemampuan siswa. Selain itu, penelitian ini menunjukkan adanya keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran PAI kelas VIII SMP Negeri 5 Padangsidimpuan di antaranya: kegiatan-kegiatan visual yang diberikan kepada siswa berupa membaca alquran dan mengamati tajwid, kegiatan menulis ayat Al-Quran, kegiatan-kegiatan lisan juga dilakukan guru seperti menjawab dan mengajukan pertanyaan, kegiatan mendengarkan penjelasan guru dan kegiatan menggambar yaitu membuat kaligrafi.

Motivasi belajar siswa kelas VIII dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu cukup termotivasi dengan variasi antar individu.Sebagian besar siswa motivasinya lebih dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik, yaitu kondisi lingkungan belajar, upaya guru dan unsur-unsur dinamis pembelajaran.Selanjutnya dapat dilihat dari penggunaan bentuk-bentuk motivasi belajar yaitu.memberi nilai, pemberian reward (hadiah) dan punishment (hukuman) serta kompetisi.Sementara itu, motivasi intrinsik siswa dalam belajar cenderung kurang menonjol dan dipengaruhi oleh faktor kondisi siswa dan kemampuan siswa.Oleh karena itu, penting bagi guru dan orang tua untuk membentuk motivasi intrinsik siswa dengan menumbuhkan kesadaran pentingnya belajar dan menetapkan target belajar yang jelas agar siswa memiliki dorongan belajar dari dalam diri sendiri.Keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas VIII SMP Negeri 5 Padangsidimpuan yaitu cukup aktif.Hal ini dapat dilihat dari partisipasi siswa dalam mengikuti aktivitas pembelajaran yaitu kegiatan visual yang dilakukan yaitu membaca dan mengamati, kegiatan menulis yaitu menuliskan ayat Al-Quran, kegiatan-kegiatan lisan yaitu menjawab dan mengajukan pertanyaan, kegiatan mendengarkan yaitu mendengarkan penjelasan guru, dan kegiatan menggambar yang dilakukan adalah membuat kaligrafi.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Menganalisis lebih dalam faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, seperti peran lingkungan sosial dan dukungan keluarga. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kualitatif, misalnya melalui wawancara mendalam dengan siswa dan orang tua mereka.. . 2. Meneliti dampak penggunaan teknologi dalam pembelajaran PAI terhadap motivasi dan keaktifan siswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi, seperti video, aplikasi interaktif, dan kuis online, dapat meningkatkan motivasi dan keaktifan belajar siswa. Metode penelitian yang dapat digunakan adalah studi kasus atau eksperimen.. . 3. Mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik untuk meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini dapat berfokus pada desain dan implementasi metode pembelajaran yang kreatif, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran berbasis masalah. Metode penelitian yang relevan adalah penelitian tindakan kelas atau studi kualitatif.

  1. ANALISIS KEBIJAKAN DAN KEKUASAAN DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP PENDIDIKAN DI IINDONESIA | Ahsani Taqwim:... doi.org/10.63424/ahsanitaqwim.v1i3.87ANALISIS KEBIJAKAN DAN KEKUASAAN DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP PENDIDIKAN DI IINDONESIA Ahsani Taqwim doi 10 63424 ahsanitaqwim v1i3 87
Read online
File size286.28 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test