YAYASANBHZYAYASANBHZ

Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan KeguruanAhsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan

Penelitian ini mengkaji bagaimana peran lembaga pendidikan Islam, penerapan pembelajaran bermakna dalam mata pelajaran keislaman, serta penggunaan kurikulum berorientasi kasih sayang memengaruhi proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah. Kajian dilakukan melalui metode telaah pustaka dengan menganalisis berbagai referensi ilmiah terkini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam memberikan dasar penting bagi pembentukan akhlak dan spiritualitas peserta didik melalui rutinitas ibadah serta iklim sekolah yang religius. Pendekatan pembelajaran bermakna mendorong siswa untuk mengaitkan ajaran Islam dengan pengalaman sehari-hari sehingga pemahaman menjadi lebih mendalam, sedangkan kurikulum berbasis cinta menghadirkan lingkungan belajar yang suportif, penuh empati, dan menghargai kemanusiaan. Ketiga komponen tersebut secara terpadu memberikan dampak besar terhadap perkembangan spiritual, emosional, dan akademik siswa.

Temuan kajian memperlihatkan bahwa lembaga pendidikan Islam memegang peranan kunci dalam membentuk karakter, spiritualitas, dan perilaku siswa di Madrasah Ibtidaiyah melalui penerapan budaya religius, pembiasaan ibadah, serta keteladanan yang diberikan guru.Pendekatan meaningful learning dalam pembelajaran keislaman juga terbukti memberikan pengaruh positif karena membantu peserta didik menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari, sehingga nilai-nilai Islam lebih mudah dipahami dan dipraktikkan.Di sisi lain, kurikulum berbasis cinta menciptakan suasana pembelajaran yang penuh kehangatan, empati, dan nilai kemanusiaan, sehingga siswa lebih termotivasi, percaya diri, dan berpartisipasi secara aktif.Secara keseluruhan, perpaduan ketiga pendekatan tersebut menghasilkan proses pendidikan yang harmonis antara aspek pengetahuan, sikap, dan spiritualitas, serta menunjang tercapainya tujuan pendidikan Islam di jenjang dasar.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana lembaga pendidikan Islam dapat mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan menarik untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran keislaman. Kedua, meneliti dampak jangka panjang dari penerapan kurikulum berbasis cinta terhadap perkembangan karakter, spiritualitas, dan prestasi akademik siswa di Madrasah Ibtidaiyah. Ketiga, menganalisis peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan penuh empati, serta mengidentifikasi strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas interaksi guru-siswa dalam konteks pendidikan Islam.

  1. Implementasi Teori Meaningfull Learning David Ausubel Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di... doi.org/10.35931/am.v6i4.1294Implementasi Teori Meaningfull Learning David Ausubel Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di doi 10 35931 am v6i4 1294
Read online
File size152.46 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test