IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER

Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama IslamJurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Kegiatan muhadoroh di sekolah seharusnya berfungsi untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan interaksi sosial peserta didik. Namun, banyak siswa masih merasa cemas dan kesulitan berkomunikasi secara efektif di depan umum. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan muhadoroh belum sepenuhnya optimal dalam mendukung perkembangan pribadi dan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman siswa dalam mengikuti kegiatan muhadoroh, mendeskripsikan kontribusinya terhadap interaksi sosial, dan peningkatan kepercayaan diri, menganalisis perannya dalam mengembangkan interaksi sosial, dan peningkatan keterkaitan antara keduanya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi terhadap delapan informan, termasuk siswa, pengurus OSIS, pembina OSIS, dan kepala sekolah di SMPIT Al Bina Purwakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rasa gugup berkurang melalui pembiasaan dan latihan berulang, (2) kegiatan muhadoroh berkontribusi secara signifikan pada peningkatan kepercayaan diri siswa, (3) memperkuat interaksi sosial melalui kerja sama dan diskusi, dan (4) ada hubungan positif antara kepercayaan diri dan kualitas interaksi sosial.

Pengalaman awal siswa dalam mengikuti muhadoroh ditandai dengan keringanan rasa cemas melalui latihan berulang, yang pada gilirannya meningkatkan kepercayaan diri mereka.Muhadoroh membekali siswa dengan kemampuan berbicara di depan umum dan memperkuat interaksi sosial melalui kerja sama dan diskusi.Terakhir, hubungan positif antara kepercayaan diri dan kualitas interaksi sosial menunjukkan bahwa peningkatan satu aspek mendukung perkembangan aspek lainnya.

Sebuah studi longitudinal dapat melacak perubahan kepercayaan diri dan interaksi sosial siswa seiring berjalannya program muhadoroh selama setahun, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang dan dinamika perkembangan. Selanjutnya, penelitian komparatif antara sekolah dengan dan tanpa kegiatan muhadoroh dapat mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memoderasi efektivitasnya, termasuk dukungan guru, frekuensi latihan, dan materi pembelajaran. Akhirnya, eksperimen terkontrol yang mengintegrasikan metode penguatan positif dalam sesi muhadoroh dapat mengevaluasi apakah penambahan strategi motivasi dan umpan balik individu dapat mempercepat peningkatan kepercayaan diri serta meningkatkan kualitas interaksi sosial lebih signifikan dibandingkan prosedur tradisional.

  1. Peran Kegiatan Muhadhoroh dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik SD Muhammadiyah Inovatif... doi.org/10.58577/dimar.v6i2.359Peran Kegiatan Muhadhoroh dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik SD Muhammadiyah Inovatif doi 10 58577 dimar v6i2 359
  2. Peran Kegiatan Muhadoroh dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Interaksi Sosial Peserta Didik SMPIT... doi.org/10.59841/miftahulilmi.v3i2.453Peran Kegiatan Muhadoroh dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Interaksi Sosial Peserta Didik SMPIT doi 10 59841 miftahulilmi v3i2 453
  3. Jurnal Pendidikan Karakter. penanaman nilai karakter religius kebangsaan madrasah tsanawiyah al falah... doi.org/10.21831/jpk.v8i1.21677Jurnal Pendidikan Karakter penanaman nilai karakter religius kebangsaan madrasah tsanawiyah al falah doi 10 21831 jpk v8i1 21677
Read online
File size489.35 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test