UMMAUMMA

Jurnal BinomialJurnal Binomial

Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif yang dilakukan menggunakan metode pra-eksperimental. Penelitian jenis ini memperlakukan objek penelitian dengan menggunakan satu kelas sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini melibatkan 26 siswa dari Kelas XI MIPA 1, terdiri dari 13 laki-laki dan 13 perempuan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Satu kelas diajarkan melalui pendekatan pembelajaran Reciprocal Teaching untuk mengajarkan materi sistem reproduksi manusia. Penelitian ini menggunakan tes pilihan ganda dengan 20 item yang telah divalidasi. Data penelitian ini dianalisis secara inferensial dan deskriptif. Diumumkan bahwa siswa kelas XI MIPA 1 memperoleh skor tertinggi 70, skor terendah 20, dan skor rata-rata 53,65 dengan standard deviasi 16,707 pada tes. Nilai posttest siswa kelas XI MIPA 1 memperoleh skor tertinggi 95, skor terendah 75, dan skor rata-rata 88,46 dengan standar deviasi 6,445. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa materi Sistem Reproduksi Manusia pada siswa kelas XI MIPA 1 SMAN 2 Maros berbeda ketika mereka diajar dengan model pembelajaran reciprocal dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional.

Berdasarkan hasil analisis data penelitian dan diskusi sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran reciprocal teaching berpengaruh pada pembelajaran pembelajaran Biologi siswa kelas XI MIPA 1 di SMNA 2 Maros yang ditinjau dari hasil belajar Biologi siswa.

Penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Reciprocal Teaching memiliki potensi besar untuk meningkatkan hasil belajar biologi siswa. Namun, ditemukan beberapa tantangan seperti kurangnya kesungguhan siswa dalam berperan dan potensi gangguan suasana kelas. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan dan pengujian strategi inovasi untuk mengatasi hambatan tersebut. Sebuah pertanyaan penelitian menarik adalah: Bagaimana modifikasi protokol Reciprocal Teaching, misalnya dengan memperkenalkan sesi pelatihan peran yang lebih intensif atau sistem penghargaan dan sanksi yang terstruktur, dapat secara efektif meningkatkan partisipasi aktif dan tanggung jawab siswa dalam setiap peran mereka, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan fokus? Selain itu, mengingat penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental satu kelompok, validitas eksternal dapat diperkuat dengan studi komparatif. Penelitian mendatang dapat mempertimbangkan untuk membandingkan model Reciprocal Teaching dengan metode pembelajaran tradisional atau model lain yang serupa melalui desain kuasi-eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol. Dengan demikian, kita dapat menjawab: Seberapa besar perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan Reciprocal Teaching dibandingkan dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional di sekolah atau jenjang pendidikan yang berbeda, dan apakah perbedaan ini signifikan secara statistik? Terakhir, penting untuk tidak hanya melihat dampak langsung, tetapi juga menyelidiki efek jangka panjang. Akan sangat berharga untuk meneliti bagaimana Reciprocal Teaching memengaruhi retensi pengetahuan siswa, pengembangan keterampilan berpikir kritis, atau bahkan motivasi intrinsik dan kemandirian belajar mereka setelah beberapa periode penerapannya. Ini bisa dijawab melalui pertanyaan: Apakah penerapan Reciprocal Teaching secara berkelanjutan dapat meningkatkan retensi materi Biologi, melatih kemampuan siswa dalam menganalisis dan mengevaluasi informasi, serta mendorong otonomi belajar mereka dalam jangka waktu yang lebih panjang?.

  1. #peserta didik#peserta didik
  2. #hasil belajar siswa#hasil belajar siswa
Read online
File size249.46 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-3g5
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test