MANDALANURSAMANDALANURSA

JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan hasil belajar, minat belajar, dan implementasi sintaks pembelajaran dalam kompetensi integrasi Microsoft Office di SMK Negeri 1 Cerme. Penelitian menggunakan metode Classroom Action Research (CAR) yang dilakukan dalam dua siklus, melibatkan 36 siswa dari kelas X DKV 1. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek kognitif, psikomotor, dan minat belajar siswa. Keterampilan belajar meningkat dari 13,89% (pra-tes) menjadi 94,44% (pasca-tes), dengan uji statistik mengonfirmasi adanya perbedaan yang signifikan (p<0,001). Minat belajar siswa dan implementasi sintaks PjBL juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Penelitian menyimpulkan bahwa PjBL efektif dalam mengoptimalkan pembelajaran integrasi Microsoft Office. Disarankan agar guru menerapkan PjBL dengan memberikan scaffolding, proyek kontekstual, dan alat manajemen waktu visual untuk meningkatkan pembelajaran berbasis keterampilan di sekolah vokasional.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) secara signifikan meningkatkan hasil belajar kognitif dan psikomotor siswa dalam materi integrasi Microsoft Office di SMK Negeri 1 Cerme.Pada Siklus I, terjadi peningkatan dalam tingkat kelulusan dari 13,89% menjadi 86,11%, dengan rata-rata skor kelas meningkat dari 69,22 menjadi 79,97.Pada Siklus II, kelulusan bahkan meningkat lebih tinggi dari 75% menjadi 94,44%, dengan rata-rata skor 87,33, yang menunjukkan bahwa model ini tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep tetapi juga keterampilan aplikatif siswa.p<0,001) mengonfirmasi bahwa peningkatan ini secara statistik signifikan.Minat belajar siswa mencapai 95% pada Siklus II (kategori istimewa), dengan indikator tertinggi pada keterampilan berpikir kritis (100%) dan keterlibatan emosional (94%), membuktikan bahwa PjBL berhasil menciptakan pembelajaran yang bermakna dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.Implementasi sintaks PjBL juga menunjukkan perkembangan yang positif, dengan skor rata-rata 4,6 untuk aktivitas inti dan suasana kelas pada Siklus II.Penggunaan teknik seperti diskusi terstruktur, pengaturan tempat duduk gaya U, dan refleksi think-pair-share terbukti meningkatkan partisipasi aktif siswa sebesar 40%.Hasil ini sejalan dengan prinsip-prinsip pembelajaran konstruktivis, di mana proyek-proyek nyata memicu kolaborasi, kreativitas, dan pemecahan masalah.Sehingga, PjBL tidak hanya efektif untuk penguasaan teknis Microsoft Office, tetapi juga mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan manajemen waktu.

Berdasarkan temuan penelitian, disarankan agar guru sekolah vokasional, khususnya di bidang Teknologi Informasi dan Komputer (TIK), mengadopsi model PjBL dalam pembelajaran aplikasi kantor dengan memperhatikan tiga aspek kunci: (1) memberikan scaffolding (bimbingan terstruktur) untuk membimbing siswa dalam menyelesaikan proyek kompleks, (2) mengoptimalkan manajemen waktu melalui alat visual seperti timer, dan (3) mengintegrasikan proyek berbasis pekerjaan (misalnya membuat laporan keuangan atau sertifikat digital) untuk meningkatkan relevansi pembelajaran. Selain itu, sekolah dapat menyediakan pelatihan bagi guru tentang desain proyek kolaboratif dan evaluasi berbasis produk, serta menyediakan infrastruktur pendukung seperti akses stabil terhadap alat dan perangkat lunak Microsoft Office.

  1. #pemahaman konsep#pemahaman konsep
  2. #sma negeri#sma negeri
Read online
File size313.12 KB
Pages19
Short Linkhttps://juris.id/p-30Y
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test