UNTUNT
Indonesian Health Science JournalIndonesian Health Science JournalLansia merupakan kelompok masyarakat yang telah memasuki tahap akhir kehidupan dan akan akan melalui proses yang disebut penuaan. Lansia adalah kelompok orang yang memiliki risiko besar mengalami berbagai jenis penyakit degeneratif, seperti asam urat, hipertensi, dan diabetes mellitus (DM). Hasil Studi Pendahuluan Masih adanya angka kejadian rendahnya nilai ABI pada lansia penderita Diabetes Mellitus 5 orang dengan PAP sedang dan 2 orang dengan PAP Berat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh buerger allen exercise (BAE) terhadap nilai ankle brachial index (ABI) pada lansia penderita diabetes mellitus di Posyandu Lansia Kelurahan Mlajah Bangkalan. Penelitian ini menggunkan metode quasy eksperimental dengan menggunakan pre test post test with control grup desain. Dengan Populasi 50 orang dan sampel 30 orang menggunakan metode perposive sampling, variabel independen Buerger Allen Exercise dan variabel dependen Ankle Brachial Index dengan instrument penelitian Syphgmomanometer. Uji statistik menggunkan uji wilcoxon signed rank test (α=0,05) dan uji antar kelompok menggunakan mann-whitney (α=0,05). No uji layak etik 2122/ΚΕΡΚ/STIKES-ΝΗΜ/EX/V/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok perlakuan dengan uji wilcoxon didapatkan p value (0,001) < α (0,05) ada perbedaan nilai ABI sebelum dan sesudah dilakukan BAE. pada kelompok kontrol didapatkan p value (0,001) < α (0,05) terdapat perbedaan nilai abi setelah diberikan senam kaki diabetik dan uji antar kelompok menggunakan uji mann-whitney dengan hasil uji p value = (0,618) > α (0,05) yang menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan terhdap nilai ankle brachial index. Disarankan pada penderita DM secara rutin melakukan Buerger Allen Exercise agar pembuluh darah pada kaki menjadi lancar dan Nilai ABI normal.
Ada perbedaan Nilai Ankle Brachial Index antara sebelum dan sesudah diberikan Buerger Allen Exercise pada kelompok perlakuan.
Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan demografi subjek penelitian untuk menguji efektivitas Buerger Allen Exercise (BAE) pada kelompok pasien diabetes melitus dengan karakteristik yang lebih beragam. Mengingat penelitian ini didominasi oleh responden perempuan dan memiliki rentang usia serta durasi penyakit yang spesifik, studi mendatang bisa mencakup partisipan laki-laki, kelompok usia yang berbeda, serta pasien dengan durasi diabetes yang lebih panjang atau tingkat keparahan Penyakit Arteri Perifer (PAP) yang bervariasi. Hal ini penting untuk memastikan generalisasi temuan BAE terhadap populasi penderita diabetes secara lebih luas. Selain itu, mengingat hasil studi ini menunjukkan bahwa BAE tidak memiliki perbedaan signifikan dibandingkan senam kaki diabetik dalam peningkatan nilai ABI antar kelompok, investigasi lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan BAE dengan intervensi non-farmakologis lainnya atau kombinasi terapi yang mungkin memberikan efek sinergis yang lebih unggul. Misalnya, studi komparatif dengan program latihan terstruktur yang berbeda atau gabungan BAE dengan terapi farmakologis dapat memberikan wawasan baru. Penting juga untuk melakukan penelitian jangka panjang guna mengevaluasi dampak BAE terhadap nilai ABI serta luaran klinis penting lainnya, seperti insiden ulkus kaki diabetik, angka amputasi, atau perbaikan kualitas hidup pasien, dalam periode observasi yang lebih panjang. Penelitian semacam ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai manfaat berkelanjutan dan keberlanjutan intervensi BAE dalam pengelolaan diabetes melitus dan komplikasinya.
| File size | 329.83 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Pengumpulan data dilakukan dari bulan Maret hingga Oktober 2024 menggunakan metode pasif sampling, diikuti analisis laboratorium dengan spektrofotometri.Pengumpulan data dilakukan dari bulan Maret hingga Oktober 2024 menggunakan metode pasif sampling, diikuti analisis laboratorium dengan spektrofotometri.
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif menggambarkan distribusi frekuensi kegiatan Posbindu PTM di Pos Bandara SMB II Palembang tanggalMetode: Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif menggambarkan distribusi frekuensi kegiatan Posbindu PTM di Pos Bandara SMB II Palembang tanggal
STIKES YRSDSSTIKES YRSDS Besar sampel sebanyak 100 responden dan dianalisis dengan regresi logistic. Berdasarkan hasil analisis, keseluruhan aspek baik aspek performance experancy,Besar sampel sebanyak 100 responden dan dianalisis dengan regresi logistic. Berdasarkan hasil analisis, keseluruhan aspek baik aspek performance experancy,
PELNIPELNI Metode penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan melibatkan 2 tahap responden anak usia prasekolah yang mengalami perkembangan kategori belumMetode penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan melibatkan 2 tahap responden anak usia prasekolah yang mengalami perkembangan kategori belum
PELNIPELNI Kesimpulan: Penelitian ini menyatakan penurunan kadar gula darah sewaktu yang signifikan pada keempat responden setelah melakukan terapi relaksasi autogenicKesimpulan: Penelitian ini menyatakan penurunan kadar gula darah sewaktu yang signifikan pada keempat responden setelah melakukan terapi relaksasi autogenic
JURNALBKJURNALBK (2-tailed) sebesar 0,000 dan 0,015, sehingga H0 ditolak dan H3 diterima. Penggunaan metode peer teaching memengaruhi pemahaman konsep dan sikap ilmiah(2-tailed) sebesar 0,000 dan 0,015, sehingga H0 ditolak dan H3 diterima. Penggunaan metode peer teaching memengaruhi pemahaman konsep dan sikap ilmiah
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Sementara itu, hasil pengujian kuantitatif mengidentifikasi bahwa pertumbuhan pendapatan pajak restoran di Kabupaten Sumedang dipengaruhi oleh PDRB sektorSementara itu, hasil pengujian kuantitatif mengidentifikasi bahwa pertumbuhan pendapatan pajak restoran di Kabupaten Sumedang dipengaruhi oleh PDRB sektor
JIECRJIECR Hal ini didukung oleh hasil uji t dengan nilai thitung sebesar 2,826, nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), dan koefisien beta (β) sebesar 0,161. Hasil penelitianHal ini didukung oleh hasil uji t dengan nilai thitung sebesar 2,826, nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), dan koefisien beta (β) sebesar 0,161. Hasil penelitian
Useful /
PELNIPELNI Penurunan tekanan darah disebabkan oleh pelepasan hormon adrenalin dan nonadrenalin yang menurunkan denyut jantung dan output jantung. Temuan ini menunjukkanPenurunan tekanan darah disebabkan oleh pelepasan hormon adrenalin dan nonadrenalin yang menurunkan denyut jantung dan output jantung. Temuan ini menunjukkan
PELNIPELNI Salah satu metode non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat, yang bekerja dengan melebarkan pembuluh darah, merelaksasiSalah satu metode non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat, yang bekerja dengan melebarkan pembuluh darah, merelaksasi
PELNIPELNI Senam kaki merupakan cara non-farmakologis yang sederhana dan efektif, dapat membantu mengontrol gula darah serta mecegah komplikasi DM.metode ini jugaSenam kaki merupakan cara non-farmakologis yang sederhana dan efektif, dapat membantu mengontrol gula darah serta mecegah komplikasi DM.metode ini juga
AFEKSIAFEKSI Data dikumpulkan melalui tes pencapaian dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan homogenitas, serta uji t independen. HasilnyaData dikumpulkan melalui tes pencapaian dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan homogenitas, serta uji t independen. Hasilnya