JIECRJIECR
Journal of Innovation in Educational and Cultural ResearchJournal of Innovation in Educational and Cultural ResearchSalah satu faktor penting yang memengaruhi kualitas kinerja guru adalah layanan dalam bentuk kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan visioner kepala sekolah terhadap kinerja guru taman kanak-kanak. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei kausal dan metode analisis jalur. Sampel dalam penelitian ini sama dengan populasi yang dapat dijangkau, yaitu 87 guru yang tersebar di 19 TK di Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial, dengan uji persyaratan analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, dan linieritas regresi menggunakan program SPSS versi 24. Uji normalitas juga dilakukan dengan teknik Kolmogorov-Smirnov, sedangkan uji homogenitas dilakukan dengan uji ANOVA. Pengujian hipotesis dilakukan dengan bantuan program Excel dan perangkat lunak SPSS versi 24. Berdasarkan hasil penelitian, kepemimpinan visioner memiliki pengaruh positif langsung terhadap kinerja guru TK di Batu Ceper, Kota Tangerang. Hal ini dibuktikan dari hasil uji statistik t untuk kepemimpinan visioner dengan nilai thitung sebesar 2,826 dan nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, serta β = 0,161, sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan visioner terhadap kinerja guru di Kecamatan Batu Ceper, Tangerang.
Kepemimpinan visioner memiliki pengaruh positif langsung terhadap kinerja guru taman kanak-kanak di Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang.Hal ini didukung oleh hasil uji t dengan nilai thitung sebesar 2,826, nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), dan koefisien beta (β) sebesar 0,161.Hasil penelitian ini memberi implikasi bahwa kepala sekolah perlu memiliki visi ke depan dalam kepemimpinannya untuk meningkatkan kinerja guru.
Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji bagaimana kompetensi pedagogik guru memoderasi hubungan antara kepemimpinan visioner dan kinerja guru, apakah guru dengan kompetensi tinggi merespons lebih baik terhadap kepemimpinan visioner dibandingkan yang kompetensinya rendah. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran motivasi kerja sebagai variabel mediasi, misalnya dengan merancang studi yang meneliti apakah kepemimpinan visioner terlebih dahulu meningkatkan motivasi kerja guru sebelum berdampak pada kinerja mereka. Ketiga, diperlukan penelitian kualitatif mendalam untuk mengungkap bagaimana kepala sekolah menerjemahkan visinya ke dalam praktik sehari-hari, serta bagaimana guru mempersepsikan dan menginternalisasi visi tersebut dalam aktivitas mengajar mereka. Penelitian-penelitian ini dapat dilakukan di konteks berbeda, seperti sekolah dasar atau wilayah pedesaan, untuk memperluas generalisasi temuan. Pendekatan campuran (kualitatif dan kuantitatif) juga dapat digunakan untuk memberikan gambaran yang lebih utuh tentang dinamika kepemimpinan dan kinerja. Dengan demikian, temuan baru dapat memberikan dasar bagi pengembangan program pelatihan kepemimpinan yang lebih efektif bagi kepala sekolah di berbagai jenjang pendidikan.
- The Impact of Individual Teachers on Student Achievement: Evidence from Panel Data - American Economic... pubs.aeaweb.org/doi/10.1257/0002828041302244The Impact of Individual Teachers on Student Achievement Evidence from Panel Data American Economic pubs aeaweb doi 10 1257 0002828041302244
- Teachers and Student Achievement in the Chicago Public High Schools | Journal of Labor Economics: Vol... doi.org/10.1086/508733Teachers and Student Achievement in the Chicago Public High Schools Journal of Labor Economics Vol doi 10 1086 508733
- Pengaruh Lingkungan Kerja dan Kompetensi Terhadap Kinerja Guru | Nugraha | Psikoborneo: Jurnal Ilmiah... doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i2.4905Pengaruh Lingkungan Kerja dan Kompetensi Terhadap Kinerja Guru Nugraha Psikoborneo Jurnal Ilmiah doi 10 30872 psikoborneo v8i2 4905
| File size | 324.81 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
EDUJAVAREEDUJAVARE Keberhasilan metode ini memerlukan dukungan manajemen instruksional yang terstruktur serta sumber daya yang memadai, termasuk pelatihan berkelanjutan bagiKeberhasilan metode ini memerlukan dukungan manajemen instruksional yang terstruktur serta sumber daya yang memadai, termasuk pelatihan berkelanjutan bagi
UINSIUINSI Instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan enam tahapan PjBL, yaitu (1) perencanaan,Instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan enam tahapan PjBL, yaitu (1) perencanaan,
SWADHARMASWADHARMA Sampel yang digunakan adalah 4 perusahaan manufaktur yang bergerak di industri barang konsumsi. Data penelitian diolah dengan statistik menggunakan ujiSampel yang digunakan adalah 4 perusahaan manufaktur yang bergerak di industri barang konsumsi. Data penelitian diolah dengan statistik menggunakan uji
CAHAYA ICCAHAYA IC Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja guru di sekolah menengahPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja guru di sekolah menengah
FEBUBHARA SBYFEBUBHARA SBY Studi ini menyarankan agar penelitian selanjutnya meningkatkan jumlah data, menentukan variabel lain yang relevan, dan menangani multikolinearitas untukStudi ini menyarankan agar penelitian selanjutnya meningkatkan jumlah data, menentukan variabel lain yang relevan, dan menangani multikolinearitas untuk
STIEPARISTIEPARI Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh pengaruh sebesar 42,5%. Analisis korelasi menunjukkan hubungan signifikan antara lingkungan sekolahBerdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh pengaruh sebesar 42,5%. Analisis korelasi menunjukkan hubungan signifikan antara lingkungan sekolah
UNUGIRIUNUGIRI Selanjutnya, kegiatan ini dapat dikembangkan dengan mengintegrasikan berbagai ilmu selain ilmu agama sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat. KegiatanSelanjutnya, kegiatan ini dapat dikembangkan dengan mengintegrasikan berbagai ilmu selain ilmu agama sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat. Kegiatan
STIESTEKOMSTIESTEKOM Pimpinan mengajak anggota untuk menyadari kemampuan orang lain dan mengembangkan potensi yang ada dalam diri anggota masing-masing. Karyawan juga termotivasiPimpinan mengajak anggota untuk menyadari kemampuan orang lain dan mengembangkan potensi yang ada dalam diri anggota masing-masing. Karyawan juga termotivasi
Useful /
EDUJAVAREEDUJAVARE Penerapannya menghasilkan peningkatan signifikan dalam kemampuan anak-anak dalam membaca Al-Quran, sehingga membenarkan penggunaan dan pengembangan lebihPenerapannya menghasilkan peningkatan signifikan dalam kemampuan anak-anak dalam membaca Al-Quran, sehingga membenarkan penggunaan dan pengembangan lebih
EDUJAVAREEDUJAVARE Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah melalui bank sampah, dengan fokus pada pemilahan sampah dan potensi ekonomiKegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah melalui bank sampah, dengan fokus pada pemilahan sampah dan potensi ekonomi
UTUT Metode kajian yang digunakan dalam kajian ini adalah kajian deskriptif dengan pendekatan campuran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,Metode kajian yang digunakan dalam kajian ini adalah kajian deskriptif dengan pendekatan campuran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,
UTUT However, culture does not significantly affect visit intention. The study highlights the importance of focusing on enhancing perceived benefits and managingHowever, culture does not significantly affect visit intention. The study highlights the importance of focusing on enhancing perceived benefits and managing