STIESTEKOMSTIESTEKOM

Dinamika: Jurnal Manajemen Sosial EkonomiDinamika: Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi

Artikel ini mengintegrasikan hasil lima studi yang mengeksplorasi pengaruh motivasi belanja hedonik terhadap pembelian impulsif dalam konteks ritel modern di Indonesia. Analisis menunjukkan pola umum mengenai dampak motivasi antroposentris (kesenangan berbelanja, mengejar tren, dan penghindaran rutinitas) terhadap pembelian impulsif, meskipun dengan perbedaan konteks. Studi pada mahasiswa (Hidiani & Rahayu, 2021) dan konsumen Popshop (Yusda & Nilasari, 2022) memvalidasi dampak positif motivasi belanja hedonik (β = 0,276–0,735), yang dimoderasi oleh gaya hidup berbelanja dan merchandising visual. Di sisi lain, penelitian di Miniso Tunjungan Plaza (Pranggabayu & Andjarwati, 2022) menemukan dampak negatif atmosfer toko (β = -0,062), karena dihipotesiskan bahwa atmosfer toko yang terlalu kaku mengurangi pembelian spontan. Sendi & Zaini (2024) melaporkan di Samarinda bahwa promosi penjualan tidak berdampak signifikan (β = 0,071), dan dalam konteks sosial-politik, menjelajah media sosial meningkatkan efek motivasi hedonik pada pembelian impulsif online di kalangan Gen-Z (β=0,297) (Pratama et al., 2023). Interaksi antara unsur intrinsik (hedonisme) dan ekstrinsik (lingkungan toko atau media digital) menunjukkan kompleksitas dalam memicu perilaku pembelian impulsif. Secara praktis, rekomendasi untuk meningkatkan pengalaman hedonik melalui desain imersif, membatasi promosi yang terlalu agresif, dan variasi strategi visual berdasarkan kelompok usia.

Pembelian impulsif dipengaruhi oleh motivasi hedonik, lingkungan ritel, dan faktor sosial.Studi menunjukkan bahwa motivasi hedonik memiliki dampak positif signifikan, sedangkan atmosfer toko dan promosi penjualan memiliki efek bervariasi.Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan kontekstual dalam memahami perilaku pembelian impulsif di era ritel hybrid.Rekomendasi strategis mencakup peningkatan pengalaman hedonik, pengaturan promosi, dan adaptasi visual merchandising sesuai demografi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana perbedaan kategori produk memengaruhi dampak atmosfer toko terhadap pembelian impulsif. Selain itu, studi tentang lingkungan ritel hybrid (online-offline) perlu dikembangkan untuk memahami dinamika pembelian impulsif di era digital. Terakhir, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran algoritma media sosial dalam memperkuat motivasi hedonik dan memengaruhi keputusan pembelian impulsif di kalangan Gen-Z.

  1. Pengaruh Hedonic Shopping Motives dan Social Media Product Browsing terhadap Online Impulse Buying Produk... publish.ojs-indonesia.com/index.php/SINOMIKA/article/view/563Pengaruh Hedonic Shopping Motives dan Social Media Product Browsing terhadap Online Impulse Buying Produk publish ojs indonesia index php SINOMIKA article view 563
  2. PENGARUH HEDONIC SHOPPING MOTIVATION DAN STORE ATMSOPHERE TERHADAP IMPULSIVE BUYING (STUDI PADA PENGUNJUNG... doi.org/10.54443/sibatik.v1i6.112PENGARUH HEDONIC SHOPPING MOTIVATION DAN STORE ATMSOPHERE TERHADAP IMPULSIVE BUYING STUDI PADA PENGUNJUNG doi 10 54443 sibatik v1i6 112
Read online
File size176.55 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test