UNRAMUNRAM
Jurnal PepaduJurnal PepaduKeselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek fundamental dalam menjamin keamanan dan keberlangsungan kegiatan akademik, khususnya di lingkungan laboratorium teknik yang memiliki potensi risiko kebakaran tinggi. Laboratorium Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram menjadi salah satu lokasi yang rawan terhadap insiden kebakaran akibat penggunaan arus listrik tinggi, peralatan elektronika, serta bahan mudah terbakar. Melalui pemahaman terhadap teori segitiga api—yang terdiri atas bahan bakar, panas, dan oksigen dapat diketahui bahwa kebakaran dapat dicegah dengan memutus salah satu elemennya. Salah satu bentuk upaya preventif dalam mitigasi risiko ini adalah penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan pemahaman teknik penggunaannya. Program ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sosialisasi dan pelatihan penggunaan APAR terhadap mahasiswa aktif laboratorium. Metode pelatihan menggunakan pendekatan andragogik dengan teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep), disertai evaluasi pre-test dan post-test, simulasi praktik pemadaman api kecil, serta observasi partisipatif. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman dari 18,75% menjadi 88,38% dan penurunan standar deviasi dari 9,22 menjadi 6,16, yang mengindikasikan pemerataan pemahaman di antara peserta. Uji t berpasangan menunjukkan nilai signifikansi tinggi (p < 0,0001), dan hasil uji ANOVA mendukung kesimpulan bahwa pelatihan memberikan pengaruh signifikan terhadap semua aspek yang dinilai. Selain aspek kognitif, partisipasi aktif mahasiswa dalam simulasi dan inisiatif mereka terhadap penempatan APAR mencerminkan kesadaran afektif dan psikomotorik yang positif. Dengan demikian, sosialisasi ini tidak hanya efektif meningkatkan pengetahuan teknis, tetapi juga membentuk budaya keselamatan yang kuat di lingkungan kampus. Disarankan kegiatan ini menjadi program rutin yang terintegrasi dalam sistem manajemen K3 laboratorium.
Sosialisasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta membangun budaya keselamatan di Laboratorium Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Mataram.Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pemahaman teknis mahasiswa terhadap jenis dan cara penggunaan APAR, tetapi juga menumbuhkan sikap tanggap darurat dan rasa tanggung jawab terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitarnya.Mahasiswa, sebagai bagian integral dari sivitas akademika, memiliki potensi besar untuk berperan sebagai agen mitigasi bencana di lingkungan kampus.Dengan dibekali pengetahuan dan keterampilan yang memadai, mereka dapat menjadi garda terdepan dalam merespons insiden kebakaran ringan sebelum berkembang menjadi situasi yang membahayakan.
1) Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan APAR terhadap perilaku mahasiswa dalam situasi darurat, khususnya dalam menghadapi kebakaran. 2) Mempelajari efektivitas metode pelatihan berbeda, seperti penggunaan teknologi virtual reality, dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan penggunaan APAR. 3) Mengkaji peran inisiatif mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran keselamatan, seperti pengembangan sistem pemberitahuan dini atau program pengawasan lingkungan laboratorium.
- On Electrical Safety in Academic Laboratories | IEEE Journals & Magazine | IEEE Xplore. electrical... ieeexplore.ieee.org/document/8794752On Electrical Safety in Academic Laboratories IEEE Journals Magazine IEEE Xplore electrical ieeexplore ieee document 8794752
- PELATIHAN ALAT PEMADAM API RINGAN DAN KARUNG GONI SEBAGAI MEDIA PEMADAMAN KEBAKARAN KEPADA MAHASISWA... jurnal.polinema.ac.id/index.php/abdimas/article/view/5145PELATIHAN ALAT PEMADAM API RINGAN DAN KARUNG GONI SEBAGAI MEDIA PEMADAMAN KEBAKARAN KEPADA MAHASISWA jurnal polinema ac index php abdimas article view 5145
- PERAN SOSIALISASI ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) DALAM MEMBANGUN BUDAYA KESELAMATAN DI LINGKUNGAN KAMPUS... doi.org/10.29303/pepadu.v6i2.5850PERAN SOSIALISASI ALAT PEMADAM API RINGAN APAR DALAM MEMBANGUN BUDAYA KESELAMATAN DI LINGKUNGAN KAMPUS doi 10 29303 pepadu v6i2 5850
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/CCP0000381APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 CCP0000381
| File size | 504.73 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRAMUNRAM Metode kegiatan meliputi survei awal, sosialisasi partisipatif, pelatihan teknik fermentasi pakan semi-moist menggunakan limbah organik, serta pendampinganMetode kegiatan meliputi survei awal, sosialisasi partisipatif, pelatihan teknik fermentasi pakan semi-moist menggunakan limbah organik, serta pendampingan
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi biokompos sebesar 70%, penurunan volume limbah organik sebesar 40%, dan peningkatan pendapatanHasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi biokompos sebesar 70%, penurunan volume limbah organik sebesar 40%, dan peningkatan pendapatan
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Hasil ini sejalan dengan pandangan Osman Bakar dan Oliver Leaman yang menekankan perkembangan otonom filsafat Islam di luar pengaruh Yunani. ImplikasinyaHasil ini sejalan dengan pandangan Osman Bakar dan Oliver Leaman yang menekankan perkembangan otonom filsafat Islam di luar pengaruh Yunani. Implikasinya
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Kurikulum memainkan peran yang sangat penting dalam pendidikan sebagai panduan utama dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Namun, dalam praktiknya, kurikulumKurikulum memainkan peran yang sangat penting dalam pendidikan sebagai panduan utama dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Namun, dalam praktiknya, kurikulum
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Temuan ini menguatkan bahwa nilai-nilai Islami mampu diinternalisasi dalam praktik wirausaha lokal berbasis kearifan budaya. Penelitian ini menegaskanTemuan ini menguatkan bahwa nilai-nilai Islami mampu diinternalisasi dalam praktik wirausaha lokal berbasis kearifan budaya. Penelitian ini menegaskan
UPI YAIUPI YAI Selain itu, terdapat hubungan signifikan dengan arah negatif antara konsep diri dan burnout pada guru yang sama. Terakhir, terdapat hubungan signifikanSelain itu, terdapat hubungan signifikan dengan arah negatif antara konsep diri dan burnout pada guru yang sama. Terakhir, terdapat hubungan signifikan
ITSCIENCEITSCIENCE Kegiatan pengabdian kepada Masayarakat telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Mei 2023 Pukul 08.00 s. d 10.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 117 orangKegiatan pengabdian kepada Masayarakat telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Mei 2023 Pukul 08.00 s. d 10.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 117 orang
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Pemberdayaan, kemandirian, serta pengutamaan manfaat dengan perhatian khusus pada kelompok rentan, antara lain ibu, bayi, anak pra sekolah dan anak sekolah,Pemberdayaan, kemandirian, serta pengutamaan manfaat dengan perhatian khusus pada kelompok rentan, antara lain ibu, bayi, anak pra sekolah dan anak sekolah,
Useful /
DARUNNAJAHDARUNNAJAH AI terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan efisiensi manajemen kelas, personalisasi pembelajaran, dan pemantauan kemajuan siswa. NamunAI terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan efisiensi manajemen kelas, personalisasi pembelajaran, dan pemantauan kemajuan siswa. Namun
UNRAMUNRAM Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan nutrisi maggot memiliki potensi yang baik untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan. Diharapkan kegiatan ini dapatHasil analisis menunjukkan bahwa kandungan nutrisi maggot memiliki potensi yang baik untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan. Diharapkan kegiatan ini dapat
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Keberhasilan penerapannya bergantung pada keseimbangan, ketepatan waktu, sifat edukatif, serta keterlibatan siswa dalam menentukan aturan dan konsekuensinya.Keberhasilan penerapannya bergantung pada keseimbangan, ketepatan waktu, sifat edukatif, serta keterlibatan siswa dalam menentukan aturan dan konsekuensinya.
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Salah satu solusi yang bisa diambil adalah dengan memulai usaha mandiri, seperti yang dilakukan oleh Bapak Sugi, seorang guru honorer di Dusun Penaton.Salah satu solusi yang bisa diambil adalah dengan memulai usaha mandiri, seperti yang dilakukan oleh Bapak Sugi, seorang guru honorer di Dusun Penaton.