SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER
Jurnal Ilmiah AkuntansiJurnal Ilmiah AkuntansiArtikel konseptual ini mengkaji fenomena perangkap kuantifikasi dalam Sustainability Balanced Scorecard (SBSC), yaitu kecenderungan memperlakukan angka sebagai representasi pasti atas isu sosial dan etika, padahal sering hanya mencerminkan input atau output administratif. Melalui tinjauan literatur kritis periode 2020-2025 dan lensa Theory of Change (ToC), artikel ini menerapkan pendekatan rekonstruksi dengan memetakan indikator dari Laporan Keberlanjutan 2024 PT Adaro Andalan Indonesia Tbk dan PT Vale Indonesia Tbk ke dalam empat perspektif Balanced Scorecard sebagai kerangka rekonstruksi SBSC (Learning and Growth, Internal Process, Stakeholder, dan Financial). Hasil kajian menunjukkan dominasi indikator kuantitatif yang mudah dihitung, seperti jam pelatihan, Community Satisfaction Index, Social Return on Investment, persentase penyelesaian keluhan, dan angka “0 kasus integritas, yang rentan menimbulkan ilusi presisi dan salah-klasifikasi kinerja sosial-etika ketika tidak ditautkan pada outcome dan dampak. Temuan juga memperlihatkan kontras kualitas ukur, yaitu metrik keselamatan relatif lebih matang karena berbasis rasio dengan denominator jelas, sementara metrik sosial-etika lebih sering berhenti pada angka agregat atau output proses. Artikel ini mengusulkan perancangan ulang indikator SBSC berbasis ToC melalui rasio input-output-outcome dan pairing leading-lagging untuk meningkatkan kualitas alat ukur, memperjelas rantai sebab-akibat, dan memperkuat rekomendasi manajerial di sektor pertambangan Indonesia.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa indikator sosial dan etika dalam Sustainability Balanced Scorecard (SBSC) di sektor pertambangan Indonesia berisiko terjebak dalam ilusi presisi karena lebih banyak mengukur input dan aktivitas dibandingkan outcome dan dampak nyata.Indikator seperti jam pelatihan, angka nol kasus korupsi, dan indeks kepuasan masyarakat cenderung menciptakan kesan akurat padahal rentan terhadap bias definisi, pelaporan, dan konteks.Untuk mengatasi hal ini, perlu transformasi indikator dari bentuk volume menjadi rasio input-output-outcome dan penerapan pasangan leading-lagging indicator untuk memperkuat logika sebab-akibat dalam sistem pengukuran kinerja.
Pertama, perlu penelitian lanjutan yang menguji validitas rasio input-output-outcome dalam konteks perusahaan tambang kecil dan menengah di Indonesia, mengingat temuan dalam artikel ini berfokus pada perusahaan besar dengan kapasitas pelaporan yang lebih tinggi. Kedua, diperlukan studi untuk mengembangkan kerangka metrik sistem etika berbasis rasio, seperti proporsi laporan whistleblower yang divalidasi terhadap total laporan, sebagai pengganti indikator nol kasus yang statis dan berisiko menyesatkan. Ketiga, perlu dikaji bagaimana integrasi data kualitatif dari komunitas lokal—seperti persepsi kepercayaan dan konflik tersembunyi—dapat diterjemahkan ke dalam indikator kuantitatif bernuansa dalam SBSC, agar pengukuran stakeholder tidak hanya mengandalkan angka penyelesaian keluhan, tetapi juga mencerminkan kualitas hubungan sosial secara lebih akurat dan adil dari sisi masyarakat.
- PERANGKAP KUANTIFIKASI DALAM SUSTAINABILITY BALANCED SCORECARD: ILUSI PRESISI DALAM PENGUKURAN ISU SOSIAL... journal.smartpublisher.id/index.php/jilak/article/view/1387PERANGKAP KUANTIFIKASI DALAM SUSTAINABILITY BALANCED SCORECARD ILUSI PRESISI DALAM PENGUKURAN ISU SOSIAL journal smartpublisher index php jilak article view 1387
- Inside the ESG ratings: (Dis)agreement and performance - Billio - 2021 - Corporate Social Responsibility... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/csr.2177Inside the ESG ratings Dis agreement and performance Billio 2021 Corporate Social Responsibility onlinelibrary wiley doi 10 1002 csr 2177
- A conceptual framework for a valueâbased sustainability balanced scorecard - Trisyulianti -... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/sd.2465A conceptual framework for a valueyAAAabased sustainability balanced scorecard Trisyulianti onlinelibrary wiley doi 10 1002 sd 2465
| File size | 441.76 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
BMABERSAMABMABERSAMA Penelitian ini juga menemukan bahwa sosialisasi pajak dan tingkat penghasilan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayarPenelitian ini juga menemukan bahwa sosialisasi pajak dan tingkat penghasilan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar
BMABERSAMABMABERSAMA Total Assets Turnover (TATO) dengan rata-rata 1,49 kali mencerminkan efektivitas penggunaan aset dalam menghasilkan penjualan. Equity Multiplier (EM) sebesarTotal Assets Turnover (TATO) dengan rata-rata 1,49 kali mencerminkan efektivitas penggunaan aset dalam menghasilkan penjualan. Equity Multiplier (EM) sebesar
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap pengungkapan sustainability report. Sedangkan dewan komisarisHasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap pengungkapan sustainability report. Sedangkan dewan komisaris
FEBUBHARA SBYFEBUBHARA SBY Selain itu, terdapat masalah multikolinearitas antara CSR dan Kesejahteraan Karyawan, yang ditunjukkan oleh nilai Condition Index sebesar 59,510 yang melebihiSelain itu, terdapat masalah multikolinearitas antara CSR dan Kesejahteraan Karyawan, yang ditunjukkan oleh nilai Condition Index sebesar 59,510 yang melebihi
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Selain itu, program ini memfasilitasi pembelajaran organisasi dan perubahan pemangku kepentingan, dari implementasi CSR yang bersifat adaptif dan instrumentalSelain itu, program ini memfasilitasi pembelajaran organisasi dan perubahan pemangku kepentingan, dari implementasi CSR yang bersifat adaptif dan instrumental
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Bahwa membekali pengetahuan perpajakan sejak dini kepada para santri bisa membangun kesadaran akan pentingnya pajak. Hal tersebut bisa menggali lebih dalamBahwa membekali pengetahuan perpajakan sejak dini kepada para santri bisa membangun kesadaran akan pentingnya pajak. Hal tersebut bisa menggali lebih dalam
FISIP UNMULFISIP UNMUL 25, yang memiliki arti bahwa setiap Rp 1,- yang diinvestasikan oleh perusahaan maka akan menghasilkan dampak sebesar Rp 2,25,-. Program CSR Denting Nusantara25, yang memiliki arti bahwa setiap Rp 1,- yang diinvestasikan oleh perusahaan maka akan menghasilkan dampak sebesar Rp 2,25,-. Program CSR Denting Nusantara
STEKOMSTEKOM Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data primer melalui penyebaran kuesioner dalam prosedur survei. Sampel penelitian terdiriPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data primer melalui penyebaran kuesioner dalam prosedur survei. Sampel penelitian terdiri
Useful /
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI YouTubers mostly used interjections in English tags to strengthen sentences so viewers may remember the vlogging content easily. The quotation functionYouTubers mostly used interjections in English tags to strengthen sentences so viewers may remember the vlogging content easily. The quotation function
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana penerapan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan keterampilan berbahasa IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana penerapan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan berhasil mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif, berpikir kritis, dan bekerja sama dalamHasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan berhasil mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif, berpikir kritis, dan bekerja sama dalam
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Pasien dengan tingkat pendidikan lebih tinggi memiliki kecenderungan sedikit lebih besar untuk merasa puas, meskipun perbedaan ini tidak signifikan secaraPasien dengan tingkat pendidikan lebih tinggi memiliki kecenderungan sedikit lebih besar untuk merasa puas, meskipun perbedaan ini tidak signifikan secara