AREAIAREAI

Anggaran : Jurnal Publikasi Ekonomi dan AkuntansiAnggaran : Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mempunyai tugas yang penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan pekerjaan, serta menunjang redistribusi pendapatan. Akan tetapi, UKM masih mengalami beragam kendala yang dapat mengganggu daya saing serta perkembangannya. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis serta mengidentifikasi kendala utama yang dialami oleh pelaku UKM. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa hambatan yang dialami dalam mengoptimalkan skema pengembangan yaitu, waktu dan motivasi. Selain itu, kemauan dari si pengusaha guna mempraktikkan apa yang sudah didapat dari pelatihan ataupun pendampingan dalam manajemen bisnisnya.

Berbagai skema pengembangan yang sudah disalurkan oleh beragam pihak untuk para pengusaha kecil dan mikro amat bermanfaat terhadap kemajuan bisnis mereka.Terutama bagi bisnis yang baru saja dibangun, manfaatnya bisa diterima jauh lebih besar.Keadaan tersebut selaras dengan tujuan disalurkannya skema pengembangan tersebut yaitu guna mengembangkan kemandirian serta kemajuan bisnis.Akibat yang diterima dari skema pengembangan tersebut yaitu bisa memperkenalkan bisnisnya pada calon konsumen apabila fasilitasnya berbentuk bazar atau pameran.Apabila fasilitas berbentuk pelatihan bisa mengembangkan keterampilan serta menigkatkan pemahaman bag para pengusaha.Sebaliknya apabila fasilitas berbentuk permodalan bisa memberi stimulus bagi pengembangan bisnis ataupun penyempurnaan bisnis.Tantangan yang dihadapi dalam mengoptimalkan skema pengembangan UKM meliputi beberapa aspek, salah satunya ialah waktu.Bagi pengusaha yang sudah lama menjalankan bisnis serta mempunyai skala yang cukup besar, waktu guna mengikuti pelatihan menjadi amat terbatas.Mereka sering kali terjebak pada kebiasaan sehari-hari yang menyita perhatian, sehingga sulit untuk meluangkan waktu untuk pelatihan.Selain masalah waktu, motivasi juga menjadi kendala yang signifikan.Terkadang, hasil dari pelatihan sulit guna diimplementasikan sebab rendahnya kemauan dari pengusaha tersebut, serta adanya kebiasaan lama yang sulit diubah.Di sisi lain, pengusaha pemula cenderng memiliki lebih banyak waktu dan semangat yang tinggi untuk belajar.Mereka lebih terbuka untuk mengikuti pelatihan, terutama bila hasil dari pelatihan bisa langsung diterima, seperti mendapatkan izin dari Departemen Kesehatan atau sertifikasi produk.Masalah terkait sumber daya juga merupakan salah satu aspek yang menghambat peningkatan.Sumber daya ini dapat mencakup aspek manusia, seperti keterampilan serta pengetahuan tenaga kerja, serta aspek finansial, yaitu ketersediaan dana yang diperlukan untuk mendukung operasional serta pengembangan usaha.Selain adanya kendala, faktor yang mendorong efektivitas pengembangan ialah kemauan pengusaha untuk menerapkan pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ataupun konsultan atau mentor usaha mereka.Pengusaha yang berupaya guna membenahi sistem tata kelola serta pengelolaan bisnis selaras dengan pencapaian pelatihan serta pendampingan akan merasakan manfaat yang signifikan.Salah satu keuntungan tersebut ialah kemudahan dalam mendapatkan permodalan, yang serng kali memerlukan pencatatan serta administrasi yang lebih teratur serta sistematis.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan studi tentang strategi pemasaran yang efektif untuk UKM, dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pengusaha kecil dan mikro. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan pemasaran, seperti pemasaran digital, pemasaran lokal, atau strategi promosi yang inovatif, untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan produk UKM. 2. Meneliti dampak dan efektivitas pelatihan manajemen bisnis yang diberikan kepada pengusaha UKM. Studi ini dapat fokus pada bagaimana pelatihan tersebut dapat meningkatkan keterampilan manajemen, perencanaan bisnis, dan kemampuan pengusaha dalam mengelola usaha mereka secara lebih efisien dan efektif. 3. Melakukan analisis komprehensif tentang akses permodalan bagi UKM, termasuk tantangan dan hambatan yang mereka hadapi dalam memperoleh kredit atau dana. Penelitian ini dapat mengusulkan solusi dan strategi untuk meningkatkan akses permodalan, seperti pengembangan skema pembiayaan khusus untuk UKM atau kolaborasi antara lembaga keuangan dan pemerintah untuk mendukung usaha kecil dan mikro.

  1. Pemberdayaan Usaha Kecil dan Mikro: Kendala yang Dihadapi dan Solusinya | Anggaran : Jurnal Publikasi... doi.org/10.61132/anggaran.v3i3.1681Pemberdayaan Usaha Kecil dan Mikro Kendala yang Dihadapi dan Solusinya Anggaran Jurnal Publikasi doi 10 61132 anggaran v3i3 1681
Read online
File size839.45 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test