UNUBLITARUNUBLITAR

New Psycho Aksara : Jurnal PsikologiNew Psycho Aksara : Jurnal Psikologi

Kondisi pandemi Covid-19 telah menyebabkan banyak orang menjadi stres, salah satu cara untuk menurunkan stres adalah dengan mendengarkan musik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peran mendengarkan musik sebagai self healing dalam penurunan stres pada penyintas Covid-19 di Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah 51.571 penyintas Covid-19 di Surabaya. Sampel penelitian sebanyak 144 penyintas. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive. Dengan menggunakan skala mendengarkan musik. Analisis data menggunakan deskriptif tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan mendengarkan musik efektif untuk menurunkan stres pada penyintas Covid-19. Dengan sebaran Efektif 66,7%, sangat efektif 21,5%, kurang efektif 9,7%, dan tidak efektif 2,1%.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat peran mendengarkan musik sebagai self healing dalam penurunan stres pada penyintas Covid-19 di Surabaya.Sebanyak 66,7% subjek merasa mendengarkan musik efektif dalam menurunkan stres, dan 21,5% merasa sangat efektif.Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan penelitian eksperimen untuk mengkaji tingkat stres sebelum dan sesudah intervensi, serta seberapa signifikan peran terapi musik sebagai self healing terhadap stres.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian eksperimental dapat dilakukan untuk menguji secara lebih ketat efektivitas mendengarkan musik sebagai intervensi untuk menurunkan stres pada penyintas Covid-19, dengan membandingkan kelompok yang menerima intervensi musik dengan kelompok kontrol. Kedua, studi kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif penyintas Covid-19 dalam menggunakan musik sebagai mekanisme koping, termasuk jenis musik yang paling efektif dan bagaimana musik membantu mereka mengatasi stres dan trauma. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat menyelidiki peran moderasi faktor-faktor individu seperti kepribadian, latar belakang budaya, dan tingkat dukungan sosial dalam hubungan antara mendengarkan musik dan penurunan stres, untuk memahami siapa yang paling diuntungkan dari intervensi musik dan dalam kondisi apa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi terapi musik dalam mendukung kesehatan mental penyintas Covid-19 dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif dan personal.

  1. Depresi, Kecemasan, dan Stres Remaja selama Pandemi Covid-19. | Pertiwi | JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI... doi.org/10.36722/sh.v6i2.497Depresi Kecemasan dan Stres Remaja selama Pandemi Covid 19 Pertiwi JURNAL Al AZHAR INDONESIA SERI doi 10 36722 sh v6i2 497
  2. Mengenali dan Mengatasi Stres di Era Pandemi Covid 19 | Nuralita | JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian... doi.org/10.30596/jp.v6i1.7684Mengenali dan Mengatasi Stres di Era Pandemi Covid 19 Nuralita JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian doi 10 30596 jp v6i1 7684
Read online
File size299.86 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test