BMABERSAMABMABERSAMA
Jurnal Sinergi ManajemenJurnal Sinergi ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Disiplin Kerja (X1) dan Kepuasan Kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak Banten, baik secara parsial maupun simultan. Menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan deskriptif dengan 64 responden, analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, heteroskedastisitas, regresi sederhana, regresi berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil uji t menunjukkan Disiplin Kerja (X1) berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Pegawai (t = 7.372 > 1,999; sig = 0,003 < 0,005), begitu pula Kepuasan Kerja (X2) (t = 2.116 > 1,999; sig = 0,000 < 0,005). Persamaan regresi berganda memiliki konstanta 40,048, menunjukkan bahwa jika variabel Displin Kerja (X1) dan Kepuasan Kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y) bernilai nol, maka Kinerja Pegawai (Y) akan tetap pada angka 40,048. Uji F (F = 23,554 > 2,76; sig = 0,000 < 0,005) membuktikan X1 dan X2 secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap Y. Koefisien korelasi sebesar 0,680 menunjukkan hubungan kuat variabel displin kerja (X1) terhadap kinerja Pegawai (Y). Koefisien korelasi sebesar 0,800 dimana nilai tersebut berada pada interval 0,800 – 1,000 artinya variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. kepuasan kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y), sedangkan koefisien determinasi pengaruh variabel displin kerja (X1) dan kepuasan kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y) adalah sebesar 47,1 % sisanya 52,9% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel disiplin kerja (X1) dan kepuasan kerja (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai(Y) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak Banten.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja dan kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak Banten.Peningkatan disiplin kerja dan kepuasan kerja dapat menjadi strategi penting untuk meningkatkan kinerja pegawai secara keseluruhan.Penelitian selanjutnya dapat mengkaji faktor-faktor lain yang memengaruhi kinerja pegawai, seperti motivasi kerja dan lingkungan kerja, serta mengembangkan program-program yang dapat meningkatkan disiplin kerja dan kepuasan kerja pegawai.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi peran mediasi atau moderasi dari faktor-faktor lain, seperti komitmen organisasi atau budaya kerja, dalam hubungan antara disiplin kerja, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme yang mendasari hubungan tersebut. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, termasuk pegawai dari berbagai sektor dan tingkatan jabatan, untuk meningkatkan generalisasi temuan. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif, seperti wawancara mendalam atau studi kasus, untuk menggali lebih dalam pengalaman dan perspektif pegawai terkait disiplin kerja, kepuasan kerja, dan kinerja mereka.
- Pengaruh Displin Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Perhubungan di Kabupaten... doi.org/10.70285/zg3nkv89Pengaruh Displin Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Perhubungan di Kabupaten doi 10 70285 zg3nkv89
- Pengaruh Kepuasan Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada CV Lestari Mitra Sejahtera... jurnal.uss.ac.id/index.php/jmec/article/view/536Pengaruh Kepuasan Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada CV Lestari Mitra Sejahtera jurnal uss ac index php jmec article view 536
- Pengaruh Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Akulaku Silvrr Indonesia... doi.org/10.32493/jism.v4i2.39099Pengaruh Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Akulaku Silvrr Indonesia doi 10 32493 jism v4i2 39099
| File size | 511.9 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
PIPI Kabar yang beredar di awal dikarenakan adanya faktor-faktor komunikasi dan lingkungan yang kurang nyaman yang hadir setiap tahun sehingga mempengaruhiKabar yang beredar di awal dikarenakan adanya faktor-faktor komunikasi dan lingkungan yang kurang nyaman yang hadir setiap tahun sehingga mempengaruhi
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Hal ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi kerja karyawan, baik dalam bentuk motivasi berprestasi, semangat kerja, pengakuan, maupun tanggung jawab, belumHal ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi kerja karyawan, baik dalam bentuk motivasi berprestasi, semangat kerja, pengakuan, maupun tanggung jawab, belum
UADUAD Hasil: Berdasarkan uji korelasi Pearson, terdapat hubungan antara motivasi kerja, lingkungan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan (p=0,000).Hasil: Berdasarkan uji korelasi Pearson, terdapat hubungan antara motivasi kerja, lingkungan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan (p=0,000).
BMABERSAMABMABERSAMA Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresiTeknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi
STMIKIBASTMIKIBA Supervisi juga memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja mereka. Secara simultan, motivasi dan supervisi mempengaruhi kinerja petugas parkir. TemuanSupervisi juga memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja mereka. Secara simultan, motivasi dan supervisi mempengaruhi kinerja petugas parkir. Temuan
UTUUTU Hasilnya menunjukkan pengaruh signifikan antara motivasi (koefisien regresi 0,545) terhadap waktu tunggu pasien. Kesimpulannya, motivasi kerja pegawaiHasilnya menunjukkan pengaruh signifikan antara motivasi (koefisien regresi 0,545) terhadap waktu tunggu pasien. Kesimpulannya, motivasi kerja pegawai
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 89 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik survey dengan alat pengumpul dataJumlah responden dalam penelitian ini adalah 89 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik survey dengan alat pengumpul data
UNIPMAUNIPMA Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel profesionalisme (X1) berpengaruh dominan daripada variabel sertifikasi (X2) terhadap variabel kinerja guruHasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel profesionalisme (X1) berpengaruh dominan daripada variabel sertifikasi (X2) terhadap variabel kinerja guru
Useful /
BMABERSAMABMABERSAMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBV dan NPM secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini memberikan kontribusiHasil penelitian menunjukkan bahwa PBV dan NPM secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini memberikan kontribusi
UMPARUMPAR Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 47 pegawai negeri sipil yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Kuesioner digunakanDengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 47 pegawai negeri sipil yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Kuesioner digunakan
UMPARUMPAR Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui regresi linear sederhana serta uji parsial (uji-t) dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitianData dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui regresi linear sederhana serta uji parsial (uji-t) dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Sampel yang digunakan sejumlah 67 responden yang diambil dengan accidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner angaka kepuasan yangSampel yang digunakan sejumlah 67 responden yang diambil dengan accidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner angaka kepuasan yang