STAIMA ALHIKAMSTAIMA ALHIKAM
Leadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan IslamLeadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan IslamKepemimpinan kiai menjadi sangat penting di pondok pesantren karena pengembangan mutu pendidikan pesantren bergantung pada kompetensi pemimpin, yang dimaksud pemimpin di sini adalah kiai atau pengasuh pondok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pertama peran kepemimpinan dalam meningkatkan mutu pendidikan, kedua kepemimpinan kiai yang efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan di pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan studi kasus di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh di Malang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pola pikir induktif. Tujuannya adalah untuk menganalisis data yang diperoleh dari objek lapangan, kemudian dihubungkan dengan teori-teori yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Peran kiai dalam meningkatkan mutu di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh di Malang adalah sebagai manajer, pendidik, pemberdaya sumber daya manusia, pengambil keputusan, pencapai tujuan pesantren, motivator, dan supervisor. 2) Kepemimpinan kiai yang efektif adalah kepemimpinan yang membangun kerja sama dengan kiai atau institusi lain, meregenerasi kiai, dan membangun hubungan baik dengan masyarakat.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran kepemimpinan kiai dalam meningkatkan mutu pendidikan mencakup tujuh aspek, yaitu sebagai manajer, pendidik, pemberdaya SDM, pengambil keputusan, pencapai tujuan, motivator, dan supervisor.Kepemimpinan kiai yang efektif di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh ditunjukkan melalui pembangunan kerja sama dengan kiai dan lembaga lain, kaderisasi kiai dari santri senior, serta terjalinnya hubungan baik dengan masyarakat.Mutu pendidikan pesantren secara keseluruhan juga didukung oleh empat kriteria penting.pendidik, kurikulum, suasana pembelajaran, dan sumber keilmuan.
Penelitian ini memberikan wawasan berharga mengenai peran kepemimpinan kiai di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, namun ada beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, akan sangat menarik untuk menganalisis secara lebih mendalam bagaimana setiap peran kepemimpinan kiai—seperti manajer, pendidik, dan supervisor—secara spesifik berkontribusi terhadap indikator mutu pendidikan yang lebih konkret, misalnya peningkatan nilai akademik santri, tingkat kelulusan, atau keberlanjutan program inovatif. Studi lanjutan bisa menginvestigasi dampak jangka panjang dari model kepemimpinan ini terhadap adaptasi pesantren dalam menghadapi tantangan modernisasi dan perubahan sosial. Kedua, mengingat pesantren ini memiliki program kewirausahaan yang unik seperti urban farming dan produksi keju, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas program-program tersebut dalam membekali santri dengan keterampilan praktis dan kemandirian ekonomi setelah lulus, serta bagaimana kepemimpinan kiai memfasilitasi integrasi kurikulum tradisional dengan pendidikan vokasi. Pertanyaan penelitian bisa mencakup tingkat keberhasilan alumni dalam berwirausaha atau bekerja setelah terlibat dalam program-program tersebut. Ketiga, untuk menguji generalisasi temuan dari studi kasus tunggal ini, disarankan untuk melakukan studi komparatif. Penelitian selanjutnya dapat membandingkan model kepemimpinan kiai dan strategi peningkatan mutu pendidikan di beberapa pondok pesantren dengan karakteristik yang berbeda, misalnya antara pesantren salafiyah dan modern, atau pesantren dengan skala yang berbeda. Dengan demikian, kita dapat mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitas kepemimpinan kiai dan strategi peningkatan mutu pendidikan secara lebih luas dalam lanskap pendidikan Islam di Indonesia.
| File size | 311.74 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
NEWINERANEWINERA PSHTs success is supported by the synergy between state actors such as the Indonesian Consulate General in Osaka and the Indonesian Embassy in Tokyo withPSHTs success is supported by the synergy between state actors such as the Indonesian Consulate General in Osaka and the Indonesian Embassy in Tokyo with
STIESTEKOMSTIESTEKOM Temuan ini menekankan perlunya manajemen aset yang efisien dan profitabilitas yang konsisten untuk meningkatkan nilai perusahaan, terlepas dari strukturTemuan ini menekankan perlunya manajemen aset yang efisien dan profitabilitas yang konsisten untuk meningkatkan nilai perusahaan, terlepas dari struktur
STIESTEKOMSTIESTEKOM Temuan ini memberikan rekomendasi strategis bagi manajemen perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas untuk mendorong penjualan. BerdasarkanTemuan ini memberikan rekomendasi strategis bagi manajemen perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas untuk mendorong penjualan. Berdasarkan
STIEPARISTIEPARI Sebagai langkah lanjut, perusahaan harus meningkatkan variasi produk, promosi digital, serta kualitas layanan pengiriman. Rekomendasi penelitian meliputiSebagai langkah lanjut, perusahaan harus meningkatkan variasi produk, promosi digital, serta kualitas layanan pengiriman. Rekomendasi penelitian meliputi
UNIRAYAUNIRAYA Teknik pengumpulan data adalah menyebarkan angket kepada responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitianTeknik pengumpulan data adalah menyebarkan angket kepada responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian
PDPIPDPI Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja secara parsial sebesar 45.153%, sehingga komunikasi dan disiplin kerja secara bersama-sama (simultan) sebesarPengaruh disiplin kerja terhadap kinerja secara parsial sebesar 45.153%, sehingga komunikasi dan disiplin kerja secara bersama-sama (simultan) sebesar
PDPIPDPI Dalam pelaksanaanya Divisi purchasing pasti memiliki kendala lainnya seperti kesalahan dalam pencatatan Purchase Order (PO), Keterlambatan Approval dariDalam pelaksanaanya Divisi purchasing pasti memiliki kendala lainnya seperti kesalahan dalam pencatatan Purchase Order (PO), Keterlambatan Approval dari
PDPIPDPI Motivasi juga berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, namun nilai pengaruhnya lebih kecil dan tidak signifikan secara statistik. Secara bersama-sama,Motivasi juga berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, namun nilai pengaruhnya lebih kecil dan tidak signifikan secara statistik. Secara bersama-sama,
Useful /
IBLAMIBLAM Akhirnya berdasarkan hasil penelitian, penulis simpulkan bahwa Penerapan diversi dalam menjatuhkan putusan terhadap anak sebagai pelaku tindak pencurianAkhirnya berdasarkan hasil penelitian, penulis simpulkan bahwa Penerapan diversi dalam menjatuhkan putusan terhadap anak sebagai pelaku tindak pencurian
POLIWANGIPOLIWANGI Faktor pertama adalah dosis pupuk blotong dengan tiga taraf yakni kontrol (tanpa pupuk blotong), 10 ton/ha, dan 20 ton/ha. Faktor kedua adalah dosis NPKFaktor pertama adalah dosis pupuk blotong dengan tiga taraf yakni kontrol (tanpa pupuk blotong), 10 ton/ha, dan 20 ton/ha. Faktor kedua adalah dosis NPK
POLIWANGIPOLIWANGI Pertama yaitu POC Daun Lamtoro konsentrasi K0 (0 ml/L), K1 (100 ml/L), K2 (150 ml/L), dan K3 (200 ml/L). Kemudian faktor kedua, interval waktu yaitu W1Pertama yaitu POC Daun Lamtoro konsentrasi K0 (0 ml/L), K1 (100 ml/L), K2 (150 ml/L), dan K3 (200 ml/L). Kemudian faktor kedua, interval waktu yaitu W1
UNIMUNIM Perusahaan dapat meningkatkan kinerja karyawan dengan memperkuat work life balance, budaya organisasi, dan meningkatkan motivasi. Penelitian ini bertujuanPerusahaan dapat meningkatkan kinerja karyawan dengan memperkuat work life balance, budaya organisasi, dan meningkatkan motivasi. Penelitian ini bertujuan