JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen IslamFIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen IslamPenelitian ini mengkaji etika pendidik menurut Syekh Abdul Fattah Abu Ghuddah dalam buku Al-Muallim Wa Asalibuhu fi At-Talim serta relevansinya dengan kode etik guru di Indonesia. Tujuan utamanya adalah untuk mengeksplorasi kesesuaian etika yang dibahas oleh Abu Ghuddah dengan kode etik guru di Indonesia, serta adaptasi dan integrasi nilai-nilai religius yang diajarkan untuk memperkaya kode etik tersebut. Penelitian ini merupakan analisis konsep yang menggunakan data primer dari buku Ar-Rasul Al-Muallim Wa Asalibuhu fi At-Talim karya Abu Ghuddah dan terjemahannya oleh Abu Husamuddin, serta data sekunder dari berbagai literatur relevan. Pengumpulan data melalui empat tahap: persiapan, penyusunan bibliografi, manajemen waktu, dan pencatatan penelitian, dengan teknik kepustakaan yang meliputi pemahaman topik, pencarian informasi pendukung, pengorganisasian bahan bacaan, dan pencatatan penelitian mendalam. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kode etik guru Indonesia menekankan kasih sayang, integritas, profesionalisme, dan keadilan yang sangat relevan dengan prinsip-prinsip Abu Ghuddah. Meskipun pendekatan Abu Ghuddah lebih religius, nilai-nilai tersebut dapat diadaptasi dan diintegrasikan ke dalam kode etik guru Indonesia yang lebih sekuler. Penelitian ini memperkaya kode etik pendidik di Indonesia dengan menggabungkan nilai-nilai tersebut. Adaptasi nilai-nilai ini dalam konteks multikultural dan pluralistik Indonesia dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih bermakna, inklusif, dan sejalan dengan prinsip-prinsip pendidikan inklusif, menghasilkan generasi yang cerdas secara intelektual serta memiliki moral dan etika yang kuat.
Penelitian ini menegaskan bahwa etika pendidik, sebagaimana dikaji oleh Syekh Abdul Fattah Abu Ghuddah, memiliki kesamaan signifikan dengan kode etik guru di Indonesia, khususnya dalam pendekatan moral dan etis terhadap proses pengajaran.Meskipun ada perbedaan pendekatan—Abu Ghuddah menekankan nilai-nilai religius dan spiritual, sementara kode etik Indonesia lebih universal—prinsip-prinsip seperti kasih sayang, integritas, profesionalisme, keadilan, dan teladan tetap sangat relevan dan membentuk inti etika pendidik yang efektif.Oleh karena itu, adaptasi dan integrasi nilai-nilai religius dalam konteks multikultural Indonesia sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, membekali generasi muda dengan kecerdasan intelektual, moral, dan etika yang kuat.
Melihat pentingnya etika pendidik dalam membentuk karakter generasi muda, penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa aspek krusial. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk mengkaji secara mendalam bagaimana nilai-nilai religius-spiritual yang mendalam dari pemikiran Syekh Abdul Fattah Abu Ghuddah dapat diimplementasikan secara praktis dalam konteks pengajaran di lingkungan sekolah umum yang beragam di Indonesia, di luar pelajaran agama. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode adaptasi yang efektif agar nilai-nilai seperti kasih sayang, keteladanan, dan keikhlasan dapat menyatu dalam setiap interaksi dan materi pembelajaran tanpa mengurangi keberagaman yang ada. Kedua, penting juga untuk melakukan studi komparatif terhadap kerangka etika pendidik dari berbagai tradisi pemikiran lain, baik lokal maupun global, yang menekankan pengembangan karakter dan pendidikan holistik. Ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen etis tambahan yang dapat memperkaya dan memperkuat kode etik guru Indonesia saat ini, sehingga menjadi lebih komprehensif dan responsif terhadap tantangan zaman. Terakhir, sebuah studi dampak jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi bagaimana lingkungan pendidikan yang secara sistematis menerapkan kode etik guru yang diperkaya dengan nilai-nilai adaptif—perpaduan antara etika universal dan nilai-nilai religius yang diintegrasikan—memengaruhi penalaran moral, perilaku etis, dan perkembangan karakter siswa secara keseluruhan. Hasil dari penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan konkret bagi pembuat kebijakan dan praktisi pendidikan untuk terus menyempurnakan kode etik guru, menciptakan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya melahirkan siswa cerdas, tetapi juga berintegritas dan memiliki moral luhur, selaras dengan cita-cita pendidikan nasional yang inklusif.
| File size | 312.36 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUGHAUNUGHA The results showed that the use of individual counseling with self-instruction techniques was effective in reducing students academic procrastination.The results showed that the use of individual counseling with self-instruction techniques was effective in reducing students academic procrastination.
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Siswa merasa tertarik dan sangat berantusias dalam pembelajaran hal tersebut dibuktikan dengan hasil observasi bahwa siswa sangat terlihat menyimak denganSiswa merasa tertarik dan sangat berantusias dalam pembelajaran hal tersebut dibuktikan dengan hasil observasi bahwa siswa sangat terlihat menyimak dengan
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Narasumber dalam penelitian ini yakni Amilin LAZ Al-Azhar Jatim, Muzakki selaku donatur program RGI, serta Mustahiq selaku peserta program RGI Surabaya.Narasumber dalam penelitian ini yakni Amilin LAZ Al-Azhar Jatim, Muzakki selaku donatur program RGI, serta Mustahiq selaku peserta program RGI Surabaya.
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Penelitian ini dilakukan melalui studi kasus kualitatif, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. InformanPenelitian ini dilakukan melalui studi kasus kualitatif, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Informan
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Peserta dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen mengikuti enam sesi bimbingan kelompok terstruktur berdurasi 60 menitPeserta dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen mengikuti enam sesi bimbingan kelompok terstruktur berdurasi 60 menit
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam menciptakan budaya belajar yang disiplin dan berorientasi padaPenelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam menciptakan budaya belajar yang disiplin dan berorientasi pada
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Kegiatan ekstrakurikuler diintegrasikan dengan tujuan akademik dan diawasi oleh instruktur kompeten selama pelaksanaan. Tahap evaluasi mengukur dampakKegiatan ekstrakurikuler diintegrasikan dengan tujuan akademik dan diawasi oleh instruktur kompeten selama pelaksanaan. Tahap evaluasi mengukur dampak
UIN MALANGUIN MALANG Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang efektivitas penggunaan cerita rakyat dalam pengembangan keterampilan sosial anak usia dini. Metode sosiodramaPenelitian ini memberikan wawasan baru tentang efektivitas penggunaan cerita rakyat dalam pengembangan keterampilan sosial anak usia dini. Metode sosiodrama
Useful /
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT A qualitative approach with a case study was used as the primary method. Data collection techniques included passive participatory observation, in-depthA qualitative approach with a case study was used as the primary method. Data collection techniques included passive participatory observation, in-depth
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Penelitian ini berkontribusi pada manajemen pendidikan Islam dengan menawarkan model transformasi pemasaran kontekstual. Praktisnya, temuan ini memberikanPenelitian ini berkontribusi pada manajemen pendidikan Islam dengan menawarkan model transformasi pemasaran kontekstual. Praktisnya, temuan ini memberikan
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Keterampilan holistik meningkat pada dimensi spiritual (65 % menekankan tanggung jawab lingkungan), sosial (kolaborasi proyek), emosional (52 % menunjukkanKeterampilan holistik meningkat pada dimensi spiritual (65 % menekankan tanggung jawab lingkungan), sosial (kolaborasi proyek), emosional (52 % menunjukkan
KOMPETIFKOMPETIF Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian bebas dari uji asumsi klasik. Dari hasil uji F didapatkan nilai F sebesar 2,178 dengan nilai P sebesar 0,173.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian bebas dari uji asumsi klasik. Dari hasil uji F didapatkan nilai F sebesar 2,178 dengan nilai P sebesar 0,173.