JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen IslamFIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen IslamIntegrasi ilmu alam dan sosial merupakan hal yang penting dalam pendidikan dasar untuk memperkuat koherensi konseptual serta meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kehidupan nyata. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Model Sequenced pada pembelajaran tematik IPAS dalam Kurikulum Merdeka dengan menempatkan konsep ilmiah yang konkret terlebih dahulu sebelum aspek sosial, guna mengembangkan kompetensi holistik siswa. Studi kasus kualitatif dilakukan pada kelas V SD Negeri 2 Pandanrejo, Malang, selama Januari hingga Maret 2025, melibatkan guru, siswa, kepala sekolah, dan orang tua sebagai subjek penelitian; data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan kerangka studi kasus Yin dengan teknik pencocokan pola dan pembangunan penjelasan. Validitas dipertahankan melalui triangulasi sumber, teknik, serta verifikasi oleh guru dan kepala sekolah. Temuan menunjukkan bahwa Model Sequenced secara efektif mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan ilmu sosial, dengan pembelajaran bergerak dari keseimbangan ekosistem ke pengelolaan sumber daya alam; 78 % siswa berhasil menjelaskan siklus air dan menghubungkannya dengan ketersediaan air di lingkungan mereka. Keterampilan holistik meningkat pada dimensi spiritual (65 % menekankan tanggung jawab lingkungan), sosial (kolaborasi proyek), emosional (52 % menunjukkan empati terhadap kerusakan lingkungan), dan kognitif (rata‑rata nilai tes naik 13 poin). Penelitian ini menegaskan kesesuaian Model Sequenced dengan teori konstruktivis serta adaptabilitas Kurikulum Merdeka, dan menunjukkan bahwa model ini bukan sekadar urutan konten melainkan strategi pedagogis untuk memperkaya pemahaman lintas disiplin serta memperkuat kompetensi abad 21. Implikasi praktisnya dapat mendukung pengembangan pembelajaran tematik yang lebih kontekstual di sekolah dasar.
Model Sequenced menghasilkan integrasi yang koheren antara ilmu pengetahuan dan ilmu sosial, memudahkan siswa memahami hubungan sebab‑akibat melalui urutan konseptual konkret‑ke‑abstrak, selaras dengan teori perkembangan kognitif Piaget.Model ini juga secara signifikan meningkatkan keterampilan holistik siswa, mencakup dimensi spiritual, sosial, emosional, dan kognitif, serta meningkatkan kesadaran lingkungan.Penelitian menyarankan perlunya panduan pengajaran berbasis sequenced yang sistematis untuk mendukung implementasi pembelajaran tematik yang konsisten, kontekstual, dan berorientasi pada keterampilan abad 21.
Penelitian lanjutan dapat melakukan studi kuasi‑eksperimental pada sejumlah sekolah untuk menguji efektivitas Model Sequenced secara komparatif dengan kelompok kontrol, sehingga menghasilkan bukti empiris yang lebih kuat mengenai dampaknya pada prestasi akademik dan keterampilan holistik siswa. Selanjutnya, diperlukan penyelidikan tentang bagaimana sumber daya digital dapat mendukung guru dalam merancang materi tematik berurutan, dengan menilai kemudahan penggunaan, beban kerja guru, dan pengaruhnya terhadap kualitas pembelajaran. Terakhir, sebuah studi longitudinal yang mengikuti siswa selama beberapa tahun ajaran dapat mengungkap efek jangka panjang penerapan Model Sequenced terhadap perkembangan keterampilan holistik, terutama pada aspek spiritual, sosial, emosional, dan kognitif, serta implikasinya terhadap kesiapan mereka menghadapi tantangan abad 21.
- One moment, please.... one moment please wait request verified journal.formosapublisher.org/index.php/jiph/article/view/3942One moment please one moment please wait request verified journal formosapublisher index php jiph article view 3942
- Implementation of the Project-Based Learning Model to Enhance Collaborative Skills of Elementary School... doi.org/10.56916/jirpe.v4i2.1218Implementation of the Project Based Learning Model to Enhance Collaborative Skills of Elementary School doi 10 56916 jirpe v4i2 1218
- The Impact of Project-Based Learning on Students' Collaboration Skills in Secondary Schools | International... doi.org/10.55299/ijere.v3i2.740The Impact of Project Based Learning on Students Collaboration Skills in Secondary Schools International doi 10 55299 ijere v3i2 740
| File size | 304.89 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mendeskripsikan dan menemukan konsep pengelolaan pondok pesantren berbasis pengembangan fasilitas dan infrastrukturPenelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mendeskripsikan dan menemukan konsep pengelolaan pondok pesantren berbasis pengembangan fasilitas dan infrastruktur
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Berdasarkan hasil studi, dapat disimpulkan bahwa Implementasi Manajemen Peserta Didik di MTs Nurul Ikhsan Medan telah dilaksanakan dengan menerapkan delapanBerdasarkan hasil studi, dapat disimpulkan bahwa Implementasi Manajemen Peserta Didik di MTs Nurul Ikhsan Medan telah dilaksanakan dengan menerapkan delapan
APPIHIAPPIHI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pedagogis dalam pembelajaran Kitab Nailur Roja Syarah Safinatun Najah pada bab nikah di Pondok PesantrenPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pedagogis dalam pembelajaran Kitab Nailur Roja Syarah Safinatun Najah pada bab nikah di Pondok Pesantren
IAIDAIAIDA kepemimpinan visioner, keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan (guru, siswa, dan orang tua), pengelolaan sumber daya yang efektif, serta budaya organisasikepemimpinan visioner, keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan (guru, siswa, dan orang tua), pengelolaan sumber daya yang efektif, serta budaya organisasi
UIRUIR Pembentukan karakter menghadapi tantangan komplek pada era 4. 0, sehingga dapat memicu terjadinya penurunan spiritualitas dan permasalahan sosial. AdapunPembentukan karakter menghadapi tantangan komplek pada era 4. 0, sehingga dapat memicu terjadinya penurunan spiritualitas dan permasalahan sosial. Adapun
TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL This study examines how Muslim families navigate the challenges and opportunities of raising children in the digital age. Using a qualitative approachThis study examines how Muslim families navigate the challenges and opportunities of raising children in the digital age. Using a qualitative approach
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan minat berbahasa asing di Pondok Pesantren Darunnajah sangat berpengaruh terhadap peningkatan minat tersebut,Strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan minat berbahasa asing di Pondok Pesantren Darunnajah sangat berpengaruh terhadap peningkatan minat tersebut,
UNIMALUNIMAL Rata- rata kemampuan pemahaman siswa dengan menggunakan model pembelajaran Direct Introuction adalah 72,75, sedangkan rata-rata kemampuan pemahaman siswaRata- rata kemampuan pemahaman siswa dengan menggunakan model pembelajaran Direct Introuction adalah 72,75, sedangkan rata-rata kemampuan pemahaman siswa
Useful /
YSCSYSCS Penyuluhan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala guna menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi lansia agar dapat menjalani masaPenyuluhan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala guna menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi lansia agar dapat menjalani masa
YSCSYSCS Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat yang tidak menderita atau belum terkena penyakit DBD yang berusia di atas 25 tahun, dengan jumlah sampelPopulasi penelitian adalah seluruh masyarakat yang tidak menderita atau belum terkena penyakit DBD yang berusia di atas 25 tahun, dengan jumlah sampel
KAMPUSMELAYUKAMPUSMELAYU Dalam Islam, pemeliharaan anak (hadhanah) dan perwalian (wilayah) memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan bahwa anak tumbuh dalam lingkunganDalam Islam, pemeliharaan anak (hadhanah) dan perwalian (wilayah) memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan bahwa anak tumbuh dalam lingkungan
KAMPUSMELAYUKAMPUSMELAYU Setelah itu, Baznas Kota Jambi juga melakukan pengawasan kepada para mustahik yang telah menerima bantuan modal usaha maupun bantuan konsumtif tersebut,Setelah itu, Baznas Kota Jambi juga melakukan pengawasan kepada para mustahik yang telah menerima bantuan modal usaha maupun bantuan konsumtif tersebut,