DHARMAWANGSADHARMAWANGSA

SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu KependidikanSABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan

Penulisan ini menggunakan jenis penulisan naratif dengan studi perpustakaan dan studi komparatif hasil penelitian yang ada. Subjek dari pembahasan ini adalah kepala sekolah. Berdasarkan hasil studi, dapat disimpulkan bahwa Implementasi Manajemen Peserta Didik di MTs Nurul Ikhsan Medan telah dilaksanakan dengan menerapkan delapan langkah dalam kegiatan manajemen peserta didik yaitu analisis kebutuhan peserta didik, rekrutmen peserta didik, seleksi peserta didik, pengelompokan peserta didik, orientasi, pembinaan dan pengembangan peserta didik, pencatatan dan pelaporan, serta kelulusan dan alumni. Namun, ada beberapa bagian dari indikator dalam implementasi manajemen peserta didik yang masih belum optimal. MTs Nurul Ikhsan tidak melaksanakan seleksi peserta didik yang akan masuk di MTs tersebut melainkan hanya seleksi untuk pembagian kelas, dikarenakan masih kurangnya minat peserta didik untuk mendaftar di MTs Raudhatul Ulum.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan penelitian tentang pelaksanaan manajemen peserta didik di MTs Nurul Ikhsan Kota Medan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan manajemen peserta didik di MTs Nurul Ikhsan Kota Medan sudah terlaksana dengan menerapkan delapan langkah dalam kegiatan manajemen peserta didik.Akan tetapi, ada beberapa bagian dari indikator dalam pelaksanaan manajemen peserta didik yang masih belum optimal.Seperti di indikator seleksi peserta didiknya dimana MTs Nurul Ikhsan tidak melaksanakan seleksi peserta didik yang akan masuk di MTs tersebut melainkan hanya seleksi untuk pembagian kelas, dikarenakan masih kurangnya minat peserta didik untuk mendaftar di MTs Raudhatul Ulum.

Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti kurangnya efektivitas manajemen peserta didik di MTs Nurul Ikhsan Medan, serta keterbatasan dalam seleksi siswa dan kurangnya bimbingan konseling profesional, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak penerapan sistem pembagian kelas terhadap kualitas pembelajaran dan perkembangan akademik siswa, dengan fokus pada identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas sistem tersebut. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas program bimbingan konseling yang ada, dengan melibatkan guru bahasa Arab sebagai konselor, untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi dan pelatihan yang diperlukan. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur hubungan antara kualitas manajemen peserta didik dengan tingkat kepuasan siswa dan orang tua, serta dampaknya terhadap prestasi akademik siswa.

Read online
File size1021.68 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test