GRAHAKAROMAHGRAHAKAROMAH
Averroes: Journal for Science and Religious StudiesAverroes: Journal for Science and Religious StudiesArtikel ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pernikahan sebagai institusi sosial dan spiritual yang menopang tatanan moral masyarakat. Berbagai kajian menunjukkan bahwa Islam, Katolik, dan Kristen Protestan memiliki pandangan kuat mengenai fungsi etis perkawinan, namun perbedaan doktrinal kerap menimbulkan perdebatan, terutama dalam konteks masyarakat plural seperti Indonesia. Oleh karena itu, studi ini dilakukan untuk memahami titik temu dan titik beda etika pernikahan ketiga tradisi tersebut secara lebih komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan menelaah sumber primer—Al-Quran, Alkitab, dokumen magisterium Katolik—serta literatur akademik terkait etika keluarga, hukum agama, dan teologi perbandingan. Analisis difokuskan pada empat kategori moral: komitmen, kesetiaan, tanggung jawab, dan keadilan. Temuan utama menunjukkan nilai universal yang diakui ketiga agama, seperti kesucian ikatan pernikahan, tuntutan kesetiaan, serta tanggung jawab moral dan spiritual pasangan. Namun, perbedaan tetap muncul, terutama terkait keabadian ikatan (indissolubilitas dalam Katolik), fleksibilitas perceraian dalam Islam dan Protestan, serta pandangan terhadap kontrasepsi dan struktur relasi gender. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan wacana etika keluarga lintas agama dengan menunjukkan bahwa ketiga tradisi memiliki fondasi moral yang kompatibel untuk dialog.
Meskipun berbeda secara teologis, nilai-nilai universal ketiga agama dapat menjadi dasar etika keluarga yang inklusif dan relevan dalam masyarakat modern.Etika pernikahan tidak hanya berurusan dengan relasi interpersonal, tetapi juga berkaitan dengan kebijakan reproduksi dan tanggung jawab sosial.Dalam konteks masyarakat multikultural dan majemuk seperti Indonesia, pemahaman yang mendalam terhadap perbedaan dan titik temu ini sangat penting untuk membangun dialog antarumat beragama.Etika pernikahan yang bersifat universal—seperti cinta, kesetiaan, tanggung jawab, dan keadilan—dapat dijadikan fondasi bersama untuk memperkuat institusi keluarga lintas keyakinan.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai etika pernikahan diimplementasikan dalam kehidupan keluarga sehari-hari oleh umat dari masing-masing agama. Hal ini dapat dilakukan melalui studi lapangan atau wawancara dengan tokoh agama dan umat beragama. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan menambahkan perspektif agama lain, seperti Hindu, Buddha, atau Konghucu, untuk memperkaya pemahaman lintas budaya dan lintas iman dalam studi etika pernikahan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak hukum perkawinan antaragama terhadap stabilitas keluarga dan harmoni sosial, dengan mempertimbangkan perspektif hukum positif dan hukum agama yang berlaku di Indonesia. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai etika pernikahan lintas agama dan implikasinya terhadap kehidupan sosial dan hukum keluarga.
- Islam Progresif Abdullah Saeed Dan Relevansinya Terhadap Isu Gender Dan Ekologi di Indonesia | Millatuna:... ejournal.unhasy.ac.id/index.php/millatuna/article/view/8203Islam Progresif Abdullah Saeed Dan Relevansinya Terhadap Isu Gender Dan Ekologi di Indonesia Millatuna ejournal unhasy ac index php millatuna article view 8203
- POLA PEMBINAAN BERDASARKAN EFESUS 5 : 22- 33 BAGI PERNIKAHAN DINI WARGA JEMAAT MASA KINI | Missio Ecclesiae.... doi.org/10.52157/me.v7i2.89POLA PEMBINAAN BERDASARKAN EFESUS 5 22 33 BAGI PERNIKAHAN DINI WARGA JEMAAT MASA KINI Missio Ecclesiae doi 10 52157 me v7i2 89
- Pentingnya Kesetiaan Suami Istri di Wilayah Rohani St. Carolus Boromeus Paroki Bunda Hati Kudus Woloan... comserva.publikasiindonesia.id/index.php/comserva/article/view/2740Pentingnya Kesetiaan Suami Istri di Wilayah Rohani St Carolus Boromeus Paroki Bunda Hati Kudus Woloan comserva publikasiindonesia index php comserva article view 2740
- Perkawinan Lintas Agama Perspektif Hukum Positif dan Hukum Agama di Indonesia | Hartanto | YUDISIA :... doi.org/10.21043/yudisia.v10i2.5877Perkawinan Lintas Agama Perspektif Hukum Positif dan Hukum Agama di Indonesia Hartanto YUDISIA doi 10 21043 yudisia v10i2 5877
| File size | 335.32 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
YMPNYMPN Perspektif bersama dan mitologi lokal yang menjadi dasar tradisi ini sering kali mencerminkan kreativitas dan kejeniusan lokal masyarakat. Salah satu tradisiPerspektif bersama dan mitologi lokal yang menjadi dasar tradisi ini sering kali mencerminkan kreativitas dan kejeniusan lokal masyarakat. Salah satu tradisi
ISQIISQI Artikel ini mengkaji hambatan dan peluang yang dihadapi pendidikan Islam dalam konteks modern. Pendidikan Islam berada di persimpangan antara tradisi danArtikel ini mengkaji hambatan dan peluang yang dihadapi pendidikan Islam dalam konteks modern. Pendidikan Islam berada di persimpangan antara tradisi dan
ISQIISQI Revitalisasi lembaga pendidikan Islam merupakan suatu keniscayaan dalam merespons dinamika global yang terus berkembang secara cepat. Lembaga pendidikanRevitalisasi lembaga pendidikan Islam merupakan suatu keniscayaan dalam merespons dinamika global yang terus berkembang secara cepat. Lembaga pendidikan
ISQIISQI Pendidikan Islam di Indonesia memiliki signifikansi yang kuat dalam membentuk karakter bangsa dan mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan.melaluiPendidikan Islam di Indonesia memiliki signifikansi yang kuat dalam membentuk karakter bangsa dan mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan.melalui
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Lings menekankan peran Nabi dalam menyatukan masyarakat yang terfragmentasi melalui ummah—komunitas yang terikat oleh iman dan kesetaraan—serta mempromosikanLings menekankan peran Nabi dalam menyatukan masyarakat yang terfragmentasi melalui ummah—komunitas yang terikat oleh iman dan kesetaraan—serta mempromosikan
IAIN SUIAIN SU Penelitian ini menyimpulkan bahwa pandangan Hasbi Ash-Shiddieqy tentang poligami adalah haram kecuali dalam keadaan darurat karena ketidakmampuan suamiPenelitian ini menyimpulkan bahwa pandangan Hasbi Ash-Shiddieqy tentang poligami adalah haram kecuali dalam keadaan darurat karena ketidakmampuan suami
MAHESA CENTERMAHESA CENTER Tidak banyak orang mengetahui tentang batik Melayu-Riau yang sempat redup eksistensinya seiring dengan hilangnya Kerajaan Daek Lingga dan Kerajaan SiakTidak banyak orang mengetahui tentang batik Melayu-Riau yang sempat redup eksistensinya seiring dengan hilangnya Kerajaan Daek Lingga dan Kerajaan Siak
ULUMUNAULUMUNA Menurut hukum Islam, tindakan manusia jatuh ke dalam lima kategori hukum: wajib, sunnah, mubah, makruh, dan haram. Dengan kata lain, tidak semua hal baruMenurut hukum Islam, tindakan manusia jatuh ke dalam lima kategori hukum: wajib, sunnah, mubah, makruh, dan haram. Dengan kata lain, tidak semua hal baru
Useful /
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh afirmasi positif terhadap tingkat stres pada remaja. Penelitian ini menggunakan desainTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh afirmasi positif terhadap tingkat stres pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain
UINSAIDUINSAID Perubahan tersebut berakibat negatif pada kesehatan fisik dan mental mahasiswa serta mengganggu aktivitas sehari-hari. Saran utamanya adalah penggunaanPerubahan tersebut berakibat negatif pada kesehatan fisik dan mental mahasiswa serta mengganggu aktivitas sehari-hari. Saran utamanya adalah penggunaan
UNPUNP Namun, transmisi data sinyal getaran melalui sensor piezoelektrik masih mengandalkan metode kabel konvensional yang dapat menimbulkan masalah di ruangNamun, transmisi data sinyal getaran melalui sensor piezoelektrik masih mengandalkan metode kabel konvensional yang dapat menimbulkan masalah di ruang
LAPANLAPAN Uji terowongan angin model kapal bersayap dilakukan dengan metodologi rigidly body – upside up - power off. Model uji kapal bersayap dengan profil aerofoilUji terowongan angin model kapal bersayap dilakukan dengan metodologi rigidly body – upside up - power off. Model uji kapal bersayap dengan profil aerofoil