POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan GorontaloJournal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan GorontaloMasalah kesehatan mental masih menjadi salah satu masalah signifikan di dunia, termasuk di Indonesia. Menurut WHO (2016), terdapat 35 juta orang yang mengalami depresi dan stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh afirmasi positif terhadap tingkat stres pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen pada 55 responden remaja sebagai sampel penelitian, yang diambil menggunakan teknik one-group pretest-posttest. Pengumpulan data menggunakan kuesioner menggunakan tes T-test. Berdasarkan hasil uji t-test, diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian intervensi afirmasi positif terhadap tingkat stres pada remaja.
Berdasarkan hasil penelitian dengan total sampel 55 responden mengenai pengaruh pemberian afirmasi positif terhadap tingkat stres pada remaja di SMAN 4 Palangka Raya, dapat disimpulkan bahwa.Sebelum intervensi afirmasi positif, sebagian besar remaja mengalami tingkat stres sedang hingga berat.Setelah intervensi, mayoritas masuk ke kategori normal dan ringan, dengan penurunan signifikan pada tingkat stres sedang dan berat.Temuan ini mengkonfirmasi bahwa afirmasi positif dapat digunakan sebagai intervensi praktis dalam program sekolah untuk membantu remaja mengelola stres secara lebih efektif.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas afirmasi positif dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk memastikan keberlanjutan dampaknya terhadap penurunan stres pada remaja. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana faktor-faktor sosial ekonomi dan dukungan keluarga berinteraksi dengan respons remaja terhadap intervensi afirmasi positif, sehingga program intervensi dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik kelompok remaja yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi, seperti aplikasi seluler, untuk memberikan afirmasi positif secara terstruktur dan berkelanjutan, sehingga meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas intervensi bagi remaja di berbagai lingkungan.
| File size | 322.5 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
ASDKVIASDKVI Motivasi NCTzen didorong oleh nilai edukasi, moral, spiritual, emosional, dan solidaritas fandom, yang menunjukkan peran fandom sebagai ruang ekspresiMotivasi NCTzen didorong oleh nilai edukasi, moral, spiritual, emosional, dan solidaritas fandom, yang menunjukkan peran fandom sebagai ruang ekspresi
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan afirmasi positif dalam membangun motivasi belajar di kalangan sarjana penghafal Quran di STIQ Amuntai.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan afirmasi positif dalam membangun motivasi belajar di kalangan sarjana penghafal Quran di STIQ Amuntai.
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Namun, laporan survei SETARA Institute (2023) mengungkap bahwa meskipun 70,2% siswa SMA memiliki sikap toleran, terdapat 24,2% yang masuk kategori intoleranNamun, laporan survei SETARA Institute (2023) mengungkap bahwa meskipun 70,2% siswa SMA memiliki sikap toleran, terdapat 24,2% yang masuk kategori intoleran
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan integratif yang menggabungkan kekuatan ushul tafsir dan hermeneutika untuk menjawab tantangan zaman modernPenelitian ini menekankan pentingnya pendekatan integratif yang menggabungkan kekuatan ushul tafsir dan hermeneutika untuk menjawab tantangan zaman modern
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Berdasarkan pengamatan di lapangan, masyarakat umumnya belum melakukan pengelolaan sampah dengan baik seperti pemisahan sampah organik dan anorganik. NamunBerdasarkan pengamatan di lapangan, masyarakat umumnya belum melakukan pengelolaan sampah dengan baik seperti pemisahan sampah organik dan anorganik. Namun
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Kepmenkes RI Nomor: 942/Menkes/SK/VII/2003 mengatur persyaratan higiene sanitasi makanan jajanan, yang mengharuskan penjamah makanan dan sarana penjajaKepmenkes RI Nomor: 942/Menkes/SK/VII/2003 mengatur persyaratan higiene sanitasi makanan jajanan, yang mengharuskan penjamah makanan dan sarana penjaja
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Nugget yang dikenal masyarakat biasanya terbuat dari daging sapi atau ayam dengan harga mahal. Namun, dengan menggunakan bahan dasar yang murah dan mudahNugget yang dikenal masyarakat biasanya terbuat dari daging sapi atau ayam dengan harga mahal. Namun, dengan menggunakan bahan dasar yang murah dan mudah
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah prototype produk kerupuk dengan campuran kulit kakao yang diberi nama Kerupuk Kulit Kakao. PelaksanaanHasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah prototype produk kerupuk dengan campuran kulit kakao yang diberi nama Kerupuk Kulit Kakao. Pelaksanaan
Useful /
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Akan tetapi, ada beberapa bagian dari indikator dalam pelaksanaan manajemen peserta didik yang masih belum optimal. Seperti di indikator seleksi pesertaAkan tetapi, ada beberapa bagian dari indikator dalam pelaksanaan manajemen peserta didik yang masih belum optimal. Seperti di indikator seleksi peserta
GRAHAKAROMAHGRAHAKAROMAH Oleh karena itu, studi ini dilakukan untuk memahami titik temu dan titik beda etika pernikahan ketiga tradisi tersebut secara lebih komprehensif. PenelitianOleh karena itu, studi ini dilakukan untuk memahami titik temu dan titik beda etika pernikahan ketiga tradisi tersebut secara lebih komprehensif. Penelitian
UTUUTU Stunting tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan otak. Berbagai faktor berkontribusi terhadap stunting, termasuk praktik asuhStunting tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan otak. Berbagai faktor berkontribusi terhadap stunting, termasuk praktik asuh
UTUUTU 723), work period (ρ=0. 695), and employment status (ρ=0. 685) do not. The safety culture among nurses is influenced by their knowledge and attitudes.723), work period (ρ=0. 695), and employment status (ρ=0. 685) do not. The safety culture among nurses is influenced by their knowledge and attitudes.