TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL

Jurnal Ilmiah TeunulehJurnal Ilmiah Teunuleh

This study examines how Muslim families navigate the challenges and opportunities of raising children in the digital age. Using a qualitative approach and descriptive analysis of relevant literature, the findings reveal that digitalization facilitates access to Islamic learning resources, such as e-books, online lectures, and educational apps. However, challenges include exposure to un-Islamic digital content, gadget addiction, and reduced face-to-face family interaction. To address these issues, Muslim families can adopt strategies like monitoring technology use, leveraging positive digital media, and integrating Islamic values into parenting. The study highlights the crucial role of parents as facilitators in guiding children to use technology wisely and in line with Islamic principles. Additionally, Islamic educational institutions and policymakers should contribute by establishing regulations and educational programs that promote healthy technology use in family-based Islamic education.

The study demonstrates that Islamic education within the family in the digital era has a multifaceted impact, presenting both significant opportunities and substantial challenges.Digital technology has greatly facilitated access to diverse Islamic learning resources, while considerable challenges arise, particularly regarding parental supervision of childrens technology use.To address these issues, adaptive and balanced educational strategies are essential, including parental control and the integration of Islamic values.Ultimately, Islamic education in the family can run more effectively in the midst of the challenges of the digital era by balancing the benefits of technology with Islamic values.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kuantitatif atau kualitatif mendalam untuk mengeksplorasi pendidikan berbasis digital dalam konteks budaya dan sosial yang beragam. Hal ini penting untuk memahami bagaimana praktik pendidikan Islam digital dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat yang berbeda-beda. Kedua, evaluasi terhadap metode pembelajaran Islam berbasis teknologi perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan dapat diimplementasikan. Evaluasi ini harus mempertimbangkan efektivitas metode pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman agama dan karakter siswa. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model parenting yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, dengan melibatkan peran aktif orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak dalam penggunaan teknologi. Model ini harus menekankan pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran dan pembentukan karakter yang kuat berdasarkan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang cerdas secara teknologi, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan moral.

  1. EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAM ISLAM | JURNAL AL-QAYYIMAH. efektivitas... doi.org/10.30863/aqym.v7i2.7451EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAM ISLAM JURNAL AL QAYYIMAH efektivitas doi 10 30863 aqym v7i2 7451
  2. Integrasi Kearifan Lokal dan Literasi Digital dalam Pendidikan Islam untuk Menghadapi Tantangan Abad... doi.org/10.30659/jspi.7.1.56-67Integrasi Kearifan Lokal dan Literasi Digital dalam Pendidikan Islam untuk Menghadapi Tantangan Abad doi 10 30659 jspi 7 1 56 67
  3. PENDIDIKAN KELUARGA SEBAGAI FONDASI PERTAMA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK PERSPEKTIF ISLAM | Ramdhani | Ta'lim.... doi.org/10.36269/tlm.v2i2.284PENDIDIKAN KELUARGA SEBAGAI FONDASI PERTAMA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK PERSPEKTIF ISLAM Ramdhani Talim doi 10 36269 tlm v2i2 284
Read online
File size409.25 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test