STAI YPBWISTAI YPBWI
Journal of Early Childhood Education StudiesJournal of Early Childhood Education StudiesKeterampilan sosial pada anak usia dini adalah fondasi bagi keberhasilan akademik dan adaptasi sosial mereka di masa depan. Namun, di tengah arus digitalisasi, pengembangan keterampilan ini kerap terabaikan, terutama di PAUD nonformal (SPS). Guru menjadi kunci, bukan hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai teladan yang membentuk perilaku sosial anak melalui interaksi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini, menganalisis dampaknya, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi di SPS Kamboja 47 Sukowono. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan aktif melalui keteladanan, pembiasaan perilaku positif, pendekatan dialogis, dan kegiatan kelompok terstruktur. Dampak peran ini terlihat dari peningkatan rasa percaya diri, kemampuan berbagi, kerja sama, komunikasi, dan empati anak, baik di sekolah maupun di rumah. Meski demikian, guru menghadapi hambatan berupa perbedaan karakter anak, keterbatasan sarana, dan keterlibatan orang tua yang belum merata. Penelitian ini menegaskan perlunya strategi adaptif, penguatan fasilitas, dan kemitraan sekolah dan keluarga untuk memastikan pengembangan keterampilan sosial anak berjalan konsisten dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi penguatan praktik pembelajaran sosial-emosional di PAUD nonformal, khususnya di konteks pendidikan anak usia dini.
Guru di SPS Kamboja 47 Sukowono memiliki peran sentral dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini melalui kombinasi keteladanan, pembiasaan positif, pendekatan dialogis, dan kegiatan kelompok yang terencana.Peran ini berdampak signifikan terhadap perubahan perilaku anak, yang terlihat dari meningkatnya rasa percaya diri, kemampuan berbagi, kerja sama, komunikasi, dan empati, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.Meskipun demikian, guru menghadapi tantangan berupa perbedaan karakter anak, keterbatasan sarana pembelajaran, dan keterlibatan orang tua yang belum merata.Hambatan ini menegaskan perlunya strategi adaptif, penguatan fasilitas, dan kemitraan yang lebih erat antara sekolah dan keluarga untuk memastikan pengembangan keterampilan sosial anak berlangsung konsisten dan berkelanjutan.
Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai model intervensi sosial-emosional yang disesuaikan dengan konteks PAUD nonformal, dengan fokus pada bagaimana guru dapat mengintegrasikan model-model tersebut ke dalam kegiatan sehari-hari. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara sistematis dampak program pengembangan keterampilan sosial terhadap prestasi akademik dan perilaku anak di SPS, sehingga dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh perspektif orang tua mengenai peran mereka dalam mendukung pengembangan keterampilan sosial anak, serta bagaimana sekolah dan keluarga dapat menjalin kemitraan yang lebih efektif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana meningkatkan kualitas pembelajaran sosial-emosional di PAUD nonformal, sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang kompeten secara sosial dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
- Perkembangan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini | JAPRA (Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal). keterampilan... doi.org/10.15575/japra.v2i1.5312Perkembangan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini JAPRA Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal keterampilan doi 10 15575 japra v2i1 5312
- Analisis Pengaruh Pembelajaran Kelompok Terhadap Keterampilan Komunikasi pada Anak Usia Dini di PAUD... doi.org/10.62354/jep.v1i2.6Analisis Pengaruh Pembelajaran Kelompok Terhadap Keterampilan Komunikasi pada Anak Usia Dini di PAUD doi 10 62354 jep v1i2 6
- Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD | Jurnal... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/4453Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD Jurnal obsesi index php obsesi article view 4453
- Membaca Dunia Anak dengan Bijak: Peran Guru dalam Pembelajaran Cerita Anak Realis | Jurnal Obsesi : Jurnal... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/5248Membaca Dunia Anak dengan Bijak Peran Guru dalam Pembelajaran Cerita Anak Realis Jurnal Obsesi Jurnal obsesi index php obsesi article view 5248
- Peran Interaksi Sosial dalam Pengembangan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini: Studi Kasus di Taman Kanak-Kanak... doi.org/10.62872/tpvbw823Peran Interaksi Sosial dalam Pengembangan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Studi Kasus di Taman Kanak Kanak doi 10 62872 tpvbw823
| File size | 234.27 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Data were collected using a validated 5-scale Likert questionnaire (Cronbach α=0. 87-0. 94) measuring the variables of training and career developmentData were collected using a validated 5-scale Likert questionnaire (Cronbach α=0. 87-0. 94) measuring the variables of training and career development
UmriUmri Materi penyuluhan mencakup jenis makanan bergizi dan manfaat zat gizi seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral, disampaikan melalui permainanMateri penyuluhan mencakup jenis makanan bergizi dan manfaat zat gizi seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral, disampaikan melalui permainan
HABIHABI Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, guru di SDN Sukamaju menerapkan beberapa strategi, seperti penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi,Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, guru di SDN Sukamaju menerapkan beberapa strategi, seperti penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi,
STIESTEKOMSTIESTEKOM Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompensasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada perusahaan rokok Gama Karanganyar. SampelPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompensasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada perusahaan rokok Gama Karanganyar. Sampel
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF These findings indicate that the peer support approach is effective in increasing adolescent awareness and participation in managing their health. ThisThese findings indicate that the peer support approach is effective in increasing adolescent awareness and participation in managing their health. This
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Outcome menunjukkan bahwa kepatuhan pasien dalam pengobatan dan perubahan perilaku hidup sehat masih perlu ditingkatkan. Faktor penghambat utama meliputiOutcome menunjukkan bahwa kepatuhan pasien dalam pengobatan dan perubahan perilaku hidup sehat masih perlu ditingkatkan. Faktor penghambat utama meliputi
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Kebijakan yang diterapkan sangatlah menarik untuk diteliti sehingga dapat ditemukan sebuah model kebijakan yang akan menjadi best practice bagi sekolah-sekolahKebijakan yang diterapkan sangatlah menarik untuk diteliti sehingga dapat ditemukan sebuah model kebijakan yang akan menjadi best practice bagi sekolah-sekolah
MACHUNGMACHUNG The final product is a 14-page hardcover book, with merchandise such as secondary packaging, interactive magnetic poster, bucket hat, sanitizer, waterThe final product is a 14-page hardcover book, with merchandise such as secondary packaging, interactive magnetic poster, bucket hat, sanitizer, water
Useful /
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Memanfaatkan sampah kelapa muda menjadi sesuatu yang berguna. Jumlah timbulan sampah di pantai Padang sebesar 10,8 kg/per pedagang per hari. Sebagian besarMemanfaatkan sampah kelapa muda menjadi sesuatu yang berguna. Jumlah timbulan sampah di pantai Padang sebesar 10,8 kg/per pedagang per hari. Sebagian besar
UmriUmri Pengabdian masyarakat Fun English Day yang dilaksanakan di SDN 009 Desa Rawang Air Putih berhasil meningkatkan minat belajar, penguasaan kosakata dasar,Pengabdian masyarakat Fun English Day yang dilaksanakan di SDN 009 Desa Rawang Air Putih berhasil meningkatkan minat belajar, penguasaan kosakata dasar,
UmriUmri Pelaksanaan program yang dimulai dari tahap perencanaan, penataan fasilitas literasi, pendampingan kegiatan membaca, hingga evaluasi kolaboratif antaraPelaksanaan program yang dimulai dari tahap perencanaan, penataan fasilitas literasi, pendampingan kegiatan membaca, hingga evaluasi kolaboratif antara
UmriUmri Pelatihan dilaksanakan pada 9 Juli 2025 di Kabupaten Sleman dengan peserta sebanyak 24 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode yang digunakan meliputiPelatihan dilaksanakan pada 9 Juli 2025 di Kabupaten Sleman dengan peserta sebanyak 24 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode yang digunakan meliputi