STT SUSTT SU
PROSIDING STT Sumatera UtaraPROSIDING STT Sumatera UtaraSalah satu tanda gereja yang sehat adalah kepemimpinan gereja yang alkitabiah. Berdasarkan hal tersebut, penulis ingin menggali salah satu model kepemimpinan atau lebih baik dipahami sebagai model pelayan gereja dengan memaknai kata huperetes dalam I Korintus 4:1a. Permasalahannya adalah penggalian makna kata huperetes kurang diperhatikan para ahli. Dalam Perjanjian Baru, kata doulos memang lebih banyak digunakan untuk menyebut pelayan atau hamba daripada kata huperetes. Keduanya sesungguhnya memiliki makna yang berbeda, tetapi kerapkali para ahli menyamakan kedua kata tersebut sehingga gagasan penting yang hendak disampaikan dalam kata huperetes akhirnya tidak terlihat. Oleh karena itu, penulis akan menggali makna kata huperetes dalam I Korintus 4:1a. Penelitian terhadap kata tersebut memunculkan gagasan yang penting dan relevan dalam mewujudkan gereja yang sehat, yakni menekankan pelayan gereja yang tunduk kepada Kristus serta pelayan yang beribawa dan bermartabat.
Melalui tulisan ini dapat disimpulkan bahwa upaya untuk memaknai kata huperetes dalam I Korintus 4.1a dapat dijadikan sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan gereja yang sehat.Salah satu tanda gereja yang sehat dapat dilihat dari para pelayan gereja.Pemaknaan kata huperetes dalam 1 Korintus 4.1a menawarkan model pelayan atau hamba yang masih relevan dalam konteks gereja masa kini, yakni pelayan-pelayan yang tunduk kepada Kristus, pelayan-pelayan yang tidak membentuk kelompok-kelompok di dalam gereja, dan pelayan-pelayan yang menjaga kewibawaan dan martabatnya.Jika pelayan gereja memiliki sifat atau karakter yang demikian, maka dapat menolong pelayan gereja untuk mewujudkan gereja yang sehat.Tentu saja banyak faktor-faktor dalam upaya mewujudkan gereja yang sehat.Penelitian ini hanya sebagai salah satu upaya untuk mewujudkannya dengan menawarkan model pelayan gereja berdasarkan pemaknaan kata huperetes dalam I Korintus 4.Meskipun kata huperetes hanya satu kali digunakan oleh Paulus, namun melalui penelitian ini terlihat bahwa upaya untuk memaknainya cukup penting dan bermanfaat.Terlebih isu yang dibahas di dalam cukup relevan dengan isu yang kerap terjadi pada masa kini, yakni berkaitan dengan perselisihan di dalam jemaat yang dapat mengganggu pertumbuhan gereja.Dengan demikian, tulisan ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih dalam mewujudkan gereja yang sehat.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: . 1. Menganalisis lebih dalam tentang peran dan tanggung jawab pelayan gereja dalam mewujudkan gereja yang sehat, dengan fokus pada aspek kepemimpinan dan pelayanan yang alkitabiah.. 2. Meneliti dan membandingkan model-model kepemimpinan gereja yang berbeda, termasuk model huperetes, untuk memahami implikasi dan dampak masing-masing model terhadap kesehatan gereja.. 3. Mengkaji lebih lanjut tentang perselisihan dalam jemaat dan bagaimana pemahaman akan kata huperetes dapat membantu mencegah atau mengatasi perselisihan tersebut, serta mempromosikan kesatuan dan pertumbuhan gereja yang sehat.
| File size | 356.11 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA Kondisi infrastruktur yang terbatas dan tidak siap di Nusa Penida secara langsung berdampak pada keberlanjutan pariwisata di wilayah tersebut. KeterbatasanKondisi infrastruktur yang terbatas dan tidak siap di Nusa Penida secara langsung berdampak pada keberlanjutan pariwisata di wilayah tersebut. Keterbatasan
UMSUMS Lima implikasi penting untuk praktik dan kebijakan dapat ditarik. Pertama, proyek demonstrasi jangka panjang sangat penting karena manfaat ekologis, sosial,Lima implikasi penting untuk praktik dan kebijakan dapat ditarik. Pertama, proyek demonstrasi jangka panjang sangat penting karena manfaat ekologis, sosial,
ASIAASIA Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian prinsip ekonomi Syariah dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Jember menawarkan pendekatan yangPenelitian ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian prinsip ekonomi Syariah dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Jember menawarkan pendekatan yang
UNDIKMAUNDIKMA Hasil proyek pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pengetahuan mitra dalam produk olahan cabai meningkat dari 45% menjadi 95%, keterampilan mitraHasil proyek pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pengetahuan mitra dalam produk olahan cabai meningkat dari 45% menjadi 95%, keterampilan mitra
UNJANIUNJANI Iran merespons dengan memperkuat hubungan bilateral dan menggunakan pendekatan inovatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan deskriptif denganIran merespons dengan memperkuat hubungan bilateral dan menggunakan pendekatan inovatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan deskriptif dengan
UNIKOMUNIKOM Dalam analisisi LQ terbagi menjadi 3 tahap uji. Pertama mencari nilai static location quotient (SLQ). Kedua dilanjutkan untuk mencari nilai dynamic locationDalam analisisi LQ terbagi menjadi 3 tahap uji. Pertama mencari nilai static location quotient (SLQ). Kedua dilanjutkan untuk mencari nilai dynamic location
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu membantu pelaku usaha mikro kalangan muda dalam meningkatkan pemasaran produk, meningkatkan perekonomianHasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu membantu pelaku usaha mikro kalangan muda dalam meningkatkan pemasaran produk, meningkatkan perekonomian
STT SUSTT SU Selain itu, pelayan Tuhan harus memiliki motivasi, strategi, dan kasih yang sejati untuk mengidentifikasi kebutuhan jemaat dan memberikan solusi yang tepat.Selain itu, pelayan Tuhan harus memiliki motivasi, strategi, dan kasih yang sejati untuk mengidentifikasi kebutuhan jemaat dan memberikan solusi yang tepat.
Useful /
UNKRISWINAUNKRISWINA Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan gabungan dari dua metode penelitian hukum, yaitu penelitian hukum normatif-empiris (applied law research). PenelitianDalam penelitian ini, peneliti menggunakan gabungan dari dua metode penelitian hukum, yaitu penelitian hukum normatif-empiris (applied law research). Penelitian
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan model Probing-Prompting pada Fase D kelas VII di SMP Santo Antonius Bangun Mulia berhasil meningkatkan kemampuanPenelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan model Probing-Prompting pada Fase D kelas VII di SMP Santo Antonius Bangun Mulia berhasil meningkatkan kemampuan
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Bukti empiris menunjukkan bahwa Model Pembelajaran CORE dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Siklus I memperoleh rata-rata nilai postesBukti empiris menunjukkan bahwa Model Pembelajaran CORE dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Siklus I memperoleh rata-rata nilai postes
STT SUSTT SU Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pengertian gereja yang sehat dan menurut para ahli. Untuk tujuan itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif.Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pengertian gereja yang sehat dan menurut para ahli. Untuk tujuan itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif.