STT SUSTT SU

PROSIDING STT Sumatera UtaraPROSIDING STT Sumatera Utara

Penerapan spiritualitas di tempat kerja sangat diperlukan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja merupakan prediktor bermakna terhadap komitmen organisasi. Rumah sakit yang dikelola oleh organisasi berlatar agama cukup besar proporsinya. Rumah sakit agama lazim menggunakan nilai-nilai agama dalam merumuskan nilai, visi maupun misi organisasi. Kemampuan untuk mengasihi orang lain dan diri sendiri secara bermakna adalah bukti dari kesehatan spiritualitas. Perawat, sebagai tenaga kesehatan yang professional, berkesempatan besar untuk memberikan pelayanan kesehatan. Hal tersebut, terutama dalam pemberian asuhan keperawatan yang menyeluruh untuk menolong pasien dalam memenuhi kebutuhan dasarnya, yaitu kebutuhan manusia sebagai makhluk biopsikososial dan spiritual yang selalu memberikan respon secara cepat dan tanggap terhadap setiap perubahan status kesehatannya, dimana perawat tidak dapat mengabaikan aspek spiritual yang telah dan akan menjadi bagian utuh dari hubungan perawat dan pasien. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat hubungan penerapan spiritualitas di tempat kerja terhadap kepuasan kerja.

Penerapan spiritualitas di tempat kerja dan kepuasan kerja perawat maka dapat disimpulkan bahwa penerapan spiritualitas berhubungan dengan kepuasan kerja.Individu yang memiliki spiritualitas dan menerapkannya dalam pekerjaan akan merasa puas dalam pekerjaannya dan individu yang memiliki spiritualitas tinggi merasa diri mereka mempunyai keterampilan sosial yang lebih baik.Rasa percaya tersebut mungkin berkontribusi pada perilaku prososial yang lebih baik, dan dapat meningkatkan kepuasan kerja.

Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana penerapan spiritualitas di tempat kerja dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada rumah sakit agama untuk melihat apakah ada perbedaan signifikan dalam penerapan spiritualitas dan kepuasan kerja dibandingkan dengan rumah sakit non-agama. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana spiritualitas dapat mempengaruhi perilaku prososial perawat dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan kepuasan kerja. Dengan memahami lebih dalam tentang hubungan antara spiritualitas, perilaku prososial, dan kepuasan kerja, kita dapat mengembangkan strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan produktif.

Read online
File size425.42 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test