STT SUSTT SU
PROSIDING STT Sumatera UtaraPROSIDING STT Sumatera UtaraPeranan pendidikan merupakan suatu proses yang sangat penting dalam meningkatkan sumber daya manusia suatu bangsa. Keterbelakangan pendidikan suatu negara merupakan suatu hambatan serius dalam meningkatkan kesejahteraan suatu bangsa. Dalam mencerdaskan anak bangsa, peran swasta dibutuhkan dalam penyelenggaraan pendidikan. Peran swasta dalam hal ini pendidikan yang dikelola oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, khususnya Wilayah Sumatera Utara, telah berkontribusi dalam menyelenggarakan pendidikan, namun belum secara maksimal dalam memberikan standar pendidikan yang berkualitas, hal ini dapat dilihat dengan melihat indikator, sarana prasarana yang kurang memadai, status akreditasi belum maksimal, serta belum menjadi pilihan utama peserta didik, khususnya di wilayah Sumatera Utara. Hal ini menjadi salah satu perhatian yang serius bagi pengelola institusi pendidikan di bawah Yayasan Pendidikan Advent. Dalam hal ini, Gereja memiliki peranan dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui peran pemimpin yang Kristiani. Pemimpin yang Kristiani dipastikan akan dapat meningkatkan mutu pendidikan suatu Institusi khususnya yang dikelola oleh Gereja.
Mengingat perhatian Tuhan Allah dalam menyelenggarakan rencana-Nya yang besar bagi dunia, guna mengembalikan peta Allah yang hilang, maka tidaklah menjadi suatu yang mengherankan bahwasanya setiap orang percaya haruslah terlibat di dalamnya.Maka yang terlibat di dalamnya seharusnya bukan hanya guru dan murid, melainkan seluruh orang percaya di muka bumi.Tugas pengajaran tidak hanya dibebankan pada pundak guru, hal ini adalah tugas setiap orang percaya sebagai pendidik, termasuk juga tugas utama orangtua.Bagi pemimpin yang dipercayakan pada suatu institusi perlu untuk meningkatkan mutu pendidikan, khususnya yang dikelolah oleh organisasi Gereja, maka Tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin/pengajar dalam jalanakan pekerjaannya harus memiliki kriteria-kriteria yang sesuai dengan standar Kristus.Dimana pemimpin/pengajar tersebut harus memiliki kerendahan hati, menonjolkan sifat-sifat rohani, dan selalu berpedoman kepada Firman Tuhan banyak berdoa, dan memohon pimpinan dan kuasa Roh Kudus.Gereja dan pendidikan harus sejalan dalam memberikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat, Alkitab haruslah menjadi sumber utama dalam menyampaikan ilmu pengetahuan kepada para pelajar di bangku sekolah/perkuliahan.
Untuk meningkatkan mutu pendidikan yang dikelola oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, diperlukan pendekatan kepemimpinan yang Kristiani. Pemimpin yang Kristiani dapat berperan dalam mendorong anggota beraktivitas sambil memberi semangat dan motivasi agar tujuan dapat tercapai. Selain itu, pemimpin juga perlu memiliki pengetahuan yang luas tentang teknologi digital untuk melakukan terobosan dalam pelayanan. Fokus pada kualitas sekolah dan pengembangan sumber daya pendidikan menjadi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan demikian, institusi pendidikan dapat mempersiapkan anak didik secara keseluruhan, menyanggupkan mereka untuk hidup lebih berdaya guna di dunia sekarang, dan menuntun mereka agar dapat berpikir kritis dan memilih yang baik untuk diri mereka sendiri. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana kepemimpinan yang Kristiani dapat diterapkan dalam konteks pendidikan, serta bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan.
| File size | 391.8 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STTPBSTTPB Gereja diposisikan sebagai learning community di mana liturgi, pelayanan, dan persekutuan menjadi locus pembentukan iman. Kesimpulannya, rekonstruksi iniGereja diposisikan sebagai learning community di mana liturgi, pelayanan, dan persekutuan menjadi locus pembentukan iman. Kesimpulannya, rekonstruksi ini
STTBERITAHIDUPSTTBERITAHIDUP Artikel ini menyajikan analisis mendalam atas 1 Korintus 6:11, berangkat dari konteks historis jemaat Korintus abad pertama yang mengalami dekadensi moralArtikel ini menyajikan analisis mendalam atas 1 Korintus 6:11, berangkat dari konteks historis jemaat Korintus abad pertama yang mengalami dekadensi moral
STTNISTTNI Ketiganya sama-sama menolak aspek-aspek fundamental Kristologi Konsili Ekumenis seperti kesatuan kodrat ilahi dan manusia dalam satu pribadi Kristus, keabadianKetiganya sama-sama menolak aspek-aspek fundamental Kristologi Konsili Ekumenis seperti kesatuan kodrat ilahi dan manusia dalam satu pribadi Kristus, keabadian
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Metode yang digunakan adalah naratif-teologis dan studi kepustakaan. Hasil penelitian adalah menunjukkan kesinambungan integral narasi Matius 28:18–20Metode yang digunakan adalah naratif-teologis dan studi kepustakaan. Hasil penelitian adalah menunjukkan kesinambungan integral narasi Matius 28:18–20
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Tantangan moral yang dihadapi gereja kontemporer memiliki kemiripan dengan persoalan jemaat Korintus, sehingga prinsip-prinsip etika Kristen yang diterapkanTantangan moral yang dihadapi gereja kontemporer memiliki kemiripan dengan persoalan jemaat Korintus, sehingga prinsip-prinsip etika Kristen yang diterapkan
IAIQHIAIQH Berlandaskan konsep Insan Kamil sebagai manusia ideal yang memantulkan atribut Ilahi, penelitian ini menekankan bahwa integrasi nilai-nilai tasawuf ibnuBerlandaskan konsep Insan Kamil sebagai manusia ideal yang memantulkan atribut Ilahi, penelitian ini menekankan bahwa integrasi nilai-nilai tasawuf ibnu
STT ABDIELSTT ABDIEL Penelitian selanjutnya bisa menggali bagaimana konsep keberpihakan ilahi terhadap yang tertindas dalam perang dapat diterapkan pada konflik modern, sepertiPenelitian selanjutnya bisa menggali bagaimana konsep keberpihakan ilahi terhadap yang tertindas dalam perang dapat diterapkan pada konflik modern, seperti
STTAASTTAA Penulis menolak reduksi Alkitab menjadi pengalaman subjektif atau teks budaya, serta menekankan bahwa bahasa manusia tetap memadai untuk menyampaikan kebenaranPenulis menolak reduksi Alkitab menjadi pengalaman subjektif atau teks budaya, serta menekankan bahwa bahasa manusia tetap memadai untuk menyampaikan kebenaran
Useful /
STTPBSTTPB Meskipun rukun Indonesia telah dikritik sebagai sikap menghindari konflik yang melanggengkan ketidakadilan struktural, penelitian ini berargumen untukMeskipun rukun Indonesia telah dikritik sebagai sikap menghindari konflik yang melanggengkan ketidakadilan struktural, penelitian ini berargumen untuk
IAIQHIAIQH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktualisasi sikap tadzim santri terhadap ustadz dalam pembelajaran kitab Talim Mutaallim di Pondok PesantrenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktualisasi sikap tadzim santri terhadap ustadz dalam pembelajaran kitab Talim Mutaallim di Pondok Pesantren
UIN MATARAMUIN MATARAM Selanjutnya, pendidikan agama inklusif, partisipasi aktif dalam pembangunan desa, serta pelestarian budaya lokal yang disesuaikan dengan nilai‑nilaiSelanjutnya, pendidikan agama inklusif, partisipasi aktif dalam pembangunan desa, serta pelestarian budaya lokal yang disesuaikan dengan nilai‑nilai
UMNUMN Namun, karena keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, produktivitas tanaman agrowisata di desa Bangun Sari belum berjalan dengan baik. Hasil tanamanNamun, karena keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, produktivitas tanaman agrowisata di desa Bangun Sari belum berjalan dengan baik. Hasil tanaman