STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU
FIDEIFIDEIPenelitian ini bertujuan untuk menunjukkan kesatuan teologis antara misi penginjilan yang disebut Amanat Agung dalam Matius 28:18–20 dan praktik penginjilan dalam kitab Kisah Para Rasul sebagai bagian integral dari realisasi misi keselamatan Allah. Amanat Agung bukanlah inisiatif manusia, melainkan perintah ilahi yang bersumber dari otoritas Kristus dan dilaksanakan di bawah tuntunan Roh Kudus. Metode yang digunakan adalah naratif-teologis dan studi kepustakaan. Hasil penelitian adalah menunjukkan kesinambungan integral narasi Matius 28:18–20 berfungsi sebagai landasan teologis misi gereja, sedangkan Kisah Para Rasul memperlihatkan realisasi konkret mandat tersebut dalam tindakan penginjilan. Dengan demikian, kedua teks tersebut memperlihatkan kesatuan narasi Matius dan Kisah Para Rasul agar gereja masa kini memiliki dasar teologis yang utuh dalam melaksanakan misi dan Roh Kudus sebagai agen utamanya atau sebagai penghubung antara proklamasi Kristologis (Matius) dan realisasi ekklesiologis (Kisah Para Rasul) yang menegaskan misi sebagai bagian integral dari karya Trinitas.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesatuan teologis antara Amanat Agung Matius dan misi dalam Kisah Para Rasul tidak hanya bersifat implementatif, tetapi juga naratif dan pneumatologis.Bukti utama terletak pada peran sentral Roh Kudus yang berfungsi sebagai agen ilahi yang mentransmisikan otoritas Kristus kepada gereja, serta merealisasikan mandat universal segala bangsa melalui progresi misi yang terstruktur.Dengan demikian, Kisah Para Rasul harus dibaca sebagai kelanjutan organik yang menafsirkan dan memperluas Amanat Agung.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konteks sosio-kultural pada abad pertama memengaruhi strategi misi yang digunakan oleh para rasul, dan bagaimana strategi tersebut dapat diadaptasi dalam konteks budaya yang berbeda saat ini. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan misiologis dalam berbagai denominasi Kristen, dengan fokus pada bagaimana mereka memahami dan mengimplementasikan Amanat Agung. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami pengalaman misionaris di lapangan, termasuk tantangan yang mereka hadapi dan strategi yang mereka gunakan untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang dinamika misi gereja dan membantu gereja untuk lebih efektif dalam melaksanakan Amanat Agung di dunia yang semakin kompleks dan beragam. Dengan demikian, gereja dapat terus menjadi saksi Kristus yang relevan dan berdampak bagi dunia.
- Mengimplementasikan Pelayanan Yesus Dalam Konteks Misi Masa Kini Menurut Injil Sinoptik | Fidei: Jurnal... stt-tawangmangu.ac.id/e-journal/index.php/fidei/article/view/21Mengimplementasikan Pelayanan Yesus Dalam Konteks Misi Masa Kini Menurut Injil Sinoptik Fidei Jurnal stt tawangmangu ac e journal index php fidei article view 21
- Studi Hermeneutika Dalam Analisis Teks Dan Konteks | SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. studi... jurnal.widyaagape.ac.id/index.php/servire/article/view/99Studi Hermeneutika Dalam Analisis Teks Dan Konteks SERVIRE Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat studi jurnal widyaagape ac index php servire article view 99
- Karya Kristus Sebagai Dasar Penginjilan di Dunia Non-Kristen | Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan... stt-tawangmangu.ac.id/e-journal/index.php/fidei/article/view/119Karya Kristus Sebagai Dasar Penginjilan di Dunia Non Kristen Fidei Jurnal Teologi Sistematika dan stt tawangmangu ac e journal index php fidei article view 119
| File size | 335.46 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
ARIPAFIARIPAFI Keluarga Kristen merupakan sebuah keluarga yang menjadikan Kristus sebagai fondasi dan dasar yang kuat dalam keluarganya. Keluarga merupakan tempat pertamaKeluarga Kristen merupakan sebuah keluarga yang menjadikan Kristus sebagai fondasi dan dasar yang kuat dalam keluarganya. Keluarga merupakan tempat pertama
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Reformasi 1998 membawa perubahan mendasar, menekankan supremasi hukum, demokratisasi, penghormatan HAM, serta pengakuan atas pluralisme hukum, termasukReformasi 1998 membawa perubahan mendasar, menekankan supremasi hukum, demokratisasi, penghormatan HAM, serta pengakuan atas pluralisme hukum, termasuk
STTBERITAHIDUPSTTBERITAHIDUP Penerapan prinsip-prinsip ini pada masa kini menekankan pentingnya gereja memprioritaskan ketergantungan pada Roh Kudus dalam melaksanakan misi, menjadikanPenerapan prinsip-prinsip ini pada masa kini menekankan pentingnya gereja memprioritaskan ketergantungan pada Roh Kudus dalam melaksanakan misi, menjadikan
STAK PESATSTAK PESAT Mengacu pada teori manajemen konflik (Rahim, 2023) dan resolusi konflik sosial (Garcia & Chen, 2023), penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptifMengacu pada teori manajemen konflik (Rahim, 2023) dan resolusi konflik sosial (Garcia & Chen, 2023), penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif
FIP UNGFIP UNG Strategi dimulai dengan analisis kekuatan dan kelemahan serta asesmen minat dan bakat untuk mengidentifikasi potensi peserta didik. Pada tahap implementasi,Strategi dimulai dengan analisis kekuatan dan kelemahan serta asesmen minat dan bakat untuk mengidentifikasi potensi peserta didik. Pada tahap implementasi,
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Metode: Penelitian dilaksanakan di RSI Sunan Kudus menggunakan jenis rancangan dalam penelitian ini adalah Quasy-eksperimental dengan Desain penelitianMetode: Penelitian dilaksanakan di RSI Sunan Kudus menggunakan jenis rancangan dalam penelitian ini adalah Quasy-eksperimental dengan Desain penelitian
STTSETIASTTSETIA Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) Jemaat Smirna yang berada di Desa Denduka, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, tempat di manaGereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) Jemaat Smirna yang berada di Desa Denduka, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, tempat di mana
STT ABDIELSTT ABDIEL Analisis lagu ini menunjukkan penggunaan ritme dengan nilai not 1, ½, ¼, 1/8, melodi dalam skala nada mayor dengan alur melangkah dan melompat, harmoniAnalisis lagu ini menunjukkan penggunaan ritme dengan nilai not 1, ½, ¼, 1/8, melodi dalam skala nada mayor dengan alur melangkah dan melompat, harmoni
Useful /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI CV JAYA MAKMUR adalah perusahaan yang memproduksi pengolahan rotan dan menghasilkan furnitur dari rotan dan kayu. Perusahaan ini mampu memproduksi 60 buahCV JAYA MAKMUR adalah perusahaan yang memproduksi pengolahan rotan dan menghasilkan furnitur dari rotan dan kayu. Perusahaan ini mampu memproduksi 60 buah
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Hasil pre‑post menunjukkan peningkatan pengetahuan baik dan cukup serta penurunan pengetahuan kurang, sehingga terjadi perubahan positif dalam pemahamanHasil pre‑post menunjukkan peningkatan pengetahuan baik dan cukup serta penurunan pengetahuan kurang, sehingga terjadi perubahan positif dalam pemahaman
UNPERUNPER Produk secara parsial memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap volume penjualan. Harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan.Produk secara parsial memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap volume penjualan. Harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan.
STT ABDIELSTT ABDIEL Terakhir, bagaimana tradisi lisan dan ritual dalam pewayangan—seperti pelarangan memainkan Baratayuda di waktu dan tempat sembarangan—dapat dijadikanTerakhir, bagaimana tradisi lisan dan ritual dalam pewayangan—seperti pelarangan memainkan Baratayuda di waktu dan tempat sembarangan—dapat dijadikan