STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG

SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenSESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Penelitian ini mengkaji penerapan etika Kristen dalam menangani kegagalan moral jemaat, dengan menyoroti kasus jemaat Korintus pada masa Rasul Paulus dan relevansinya bagi gereja masa kini. Masalah seperti perselingkuhan, perilaku seksual menyimpang, dan tindakan amoral pemimpin gereja masih kerap terjadi. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menganalisis teks Alkitab, literatur teologis, dan jurnal terkait untuk memahami pendekatan Paulus terhadap kegagalan moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paulus menerapkan prinsip-prinsip etika seperti kasih sebagai dasar tindakan, pengampunan yang memulihkan, disiplin rohani yang mendidik, pembaruan moral, teladan Kristus, dan ketergantungan pada Roh Kudus. Prinsip-prinsip ini menjadi pedoman bagi gereja dalam menangani kasus serupa secara bijaksana dan seimbang, menggabungkan ketegasan terhadap dosa dengan belas kasih terhadap pelaku. Gereja didorong membangun sistem pastoral yang menekankan pemulihan, bukan hanya hukuman, serta menciptakan komunitas yang mendukung pertobatan. Dengan demikian, etika Kristen dapat membentuk gereja yang kudus, penuh kasih, dan relevan dalam menghadapi tantangan moral kontemporer.

Kegagalan moral dalam jemaat Korintus yang disebabkan oleh pengaruh budaya sekular dan lemahnya kepemimpinan rohani menunjukkan perlunya pendekatan etika Kristen yang seimbang.Rasul Paulus berhasil mengatasi krisis moral tersebut dengan menerapkan prinsip-prinsip yang mengintegrasikan kebenaran dan kasih karunia, di mana disiplin gereja difungsikan sebagai sarana pemulihan ketimbang penghukuman.Tantangan moral yang dihadapi gereja kontemporer memiliki kemiripan dengan persoalan jemaat Korintus, sehingga prinsip-prinsip etika Kristen yang diterapkan Paulus tetap relevan hingga kini.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji implementasi praktis prinsip-prinsip etika Paulus dalam konteks gereja multikultural masa kini, khususnya dalam menghadapi tantangan moral yang muncul dari perkembangan teknologi dan media sosial. Selain itu, diperlukan kajian komparatif tentang efektivitas berbagai model pendampingan pastoral dan sistem disiplin gereja dalam berbagai denominasi, serta analisis mendalam tentang peran komunitas jemaat dalam proses pemulihan moral anggota yang mengalami kegagalan etis. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi gereja dalam membangun sistem pastoral yang holistik dan relevan dengan tantangan zaman, sekaligus memperkuat peran etika Kristen dalam membentuk respons yang bijaksana terhadap kegagalan moral.

Read online
File size621.3 KB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-1zt
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test