UTMUTM
SEMNAS KABASTRA: Prosiding Seminar Nasional Kajian Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaSEMNAS KABASTRA: Prosiding Seminar Nasional Kajian Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan asesmen dilakukan guru dalam pembelajaran berdeferensiasi, (2) asesmen dan proses pemetaan (kebutuhan, minat dan gaya belajar) siswa yang dilakukan guru dalam pembelajaran berdeferensiasi, dan (3) proses dan hasil pembelajaran berdeferensiasi materi cerita rakyat di SD N 01 Doplang Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan paradigma nativistik nuturalistik, dengan studi kasus tunggal. Data: (1) perencanaan asesmen pembelajaran berdeferensiasi dikumpulkan dengan teknik observasi, dengan menelaah modul ajar yang dibuat guru, dan wawancara dengan guru (2) Data asesmen diagnosis untuk proses pemetaan (kebutuhan, minat, serta gaya belajar) dijaring dengan teknik wawancara dengan guru dan (3) Data hasil pembelajaran dikumpulkan dengan teknik assesmen tertulis. Validitas data dilakukan dengan triangulasi (metode dan informan). Analisis data menerapkan analisis interaktif model Miles & Huberman.
Guru tidak menyusun perencanaan asesmen diagnostik dengan baik, sehingga asesmen pada modul ajar tidak dapat mengidentifikasi kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa.Guru melakukan pemetaan peserta berdasarkan kemampuan riil harian, dan hasil asesmen menunjukkan bahwa kelompok dengan kategori sedang cukup berhasil dalam pembelajaran berdeferensiasi.Pembelajaran berdeferensiasi dengan materi cerita rakyat nasional menghasilkan nilai rata‑rata 50,7 yang lebih tinggi daripada materi cerita rakyat lokal (47,3), dengan cerita lokal “Telaga Madirda memperoleh nilai tertinggi (49,4) di antara cerita lokal lainnya.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana desain asesmen diagnostik yang sistematis dan terintegrasi dalam modul ajar dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengidentifikasi kebutuhan, minat, serta gaya belajar siswa pada pembelajaran berdeferensiasi di tingkat sekolah dasar. Penelitian tersebut dapat menggunakan pendekatan eksperimen dengan kelompok kontrol yang menerima modul asesmen diagnostik terstruktur dan kelompok eksperimen yang tidak, serta mengukur perubahan pada ketepatan pemetaan siswa dan hasil belajar. Selanjutnya, studi komparatif antar daerah dapat mengevaluasi efek pengenalan cerita rakyat lokal yang terdokumentasi secara memadai terhadap motivasi membaca dan pencapaian akademik siswa, sehingga dapat menilai apakah keberadaan sumber bahan ajar lokal yang terkurasi meningkatkan efektivitas pembelajaran berdeferensiasi. Penelitian ini dapat melibatkan beberapa sekolah di provinsi berbeda, mengumpulkan data melalui observasi, kuesioner motivasi, dan tes pencapaian, serta melakukan analisis multivariat untuk mengisolasi pengaruh variabel budaya. Selain itu, penelitian longitudinal dapat menelusuri dampak intervensi pelatihan guru tentang strategi diferensiasi berbasis asesmen diagnostik terhadap perubahan praktik mengajar dan peningkatan prestasi siswa selama tiga tahun ajaran. Populasi penelitian dapat meliputi guru bahasa Indonesia dan siswa kelas IV–VI, dengan pengukuran pada awal, pertengahan, dan akhir periode intervensi. Analisis data dapat menggunakan model pertumbuhan hierarkis untuk menangkap dinamika perubahan antar periode. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan pedoman asesmen diagnostik yang terstandarisasi serta mendukung pelestarian cerita rakyat lokal sebagai sumber belajar. Dengan demikian, sinergi antara perencanaan asesmen yang tepat, ketersediaan materi lokal, dan peningkatan kompetensi guru dapat meningkatkan kualitas pembelajaran berdeferensiasi secara berkelanjutan. Hasil temuan diharapkan dapat dipublikasikan dalam jurnal pendidikan nasional dan menjadi acuan bagi program pengembangan kurikulum di masa depan.
| File size | 461.4 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Anak-anak saat ini sangat membutuhkan pendidikan karakter, di mana dalam hal ini guru dan orang tua, khususnya guru, memainkan peran penting dalam memperkuatAnak-anak saat ini sangat membutuhkan pendidikan karakter, di mana dalam hal ini guru dan orang tua, khususnya guru, memainkan peran penting dalam memperkuat
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Pada awal pelatihan, siswa cenderung ragu dan kurang percaya diri, namun seiring dengan berjalannya sesi praktik dan bimbingan guru, keaktifan serta kreativitasPada awal pelatihan, siswa cenderung ragu dan kurang percaya diri, namun seiring dengan berjalannya sesi praktik dan bimbingan guru, keaktifan serta kreativitas
COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL Game board “Papan Nusantara terbukti meningkatkan literasi budaya anak SD melalui desain visual menarik dan kuis interaktif. Siswa lebih mengenal rumahGame board “Papan Nusantara terbukti meningkatkan literasi budaya anak SD melalui desain visual menarik dan kuis interaktif. Siswa lebih mengenal rumah
STIK SAMSTIK SAM Faktor perilaku dan pengetahuan juga berkontribusi signifikan terhadap kegagalan pengendalian (OR=4,156 dan OR=2,947 masing‑masing), sedangkan aktivitasFaktor perilaku dan pengetahuan juga berkontribusi signifikan terhadap kegagalan pengendalian (OR=4,156 dan OR=2,947 masing‑masing), sedangkan aktivitas
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Tokoh masyarakat, sebagaimana kita pahami secara kolektif, merupakan sebuah kelompok yang dapat digunakan sebagai suara kolektif, atau dapat digunakanTokoh masyarakat, sebagaimana kita pahami secara kolektif, merupakan sebuah kelompok yang dapat digunakan sebagai suara kolektif, atau dapat digunakan
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Pendidikan karakter memiliki urgensi yang tinggi di era 5. Dalam perspektif al-Quran, penanaman nilai-nilai pendidikan karakter menjadi semakin penting.Pendidikan karakter memiliki urgensi yang tinggi di era 5. Dalam perspektif al-Quran, penanaman nilai-nilai pendidikan karakter menjadi semakin penting.
STAI TBHSTAI TBH Penelitian menggunakan jenis penelitian field research dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian strategi dalam upaya penanaman nilai-nilai humanisPenelitian menggunakan jenis penelitian field research dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian strategi dalam upaya penanaman nilai-nilai humanis
UINSIUINSI Subjek data dalam penelitian ini adalah 1 orang guru kelas A1 di RA Perwanida 2. Data dokumen meliputi foto, video pembelajaran, lembar kerja siswa, danSubjek data dalam penelitian ini adalah 1 orang guru kelas A1 di RA Perwanida 2. Data dokumen meliputi foto, video pembelajaran, lembar kerja siswa, dan
Useful /
UTMUTM Esensialisme, Perenialisme, dan Progresivisme merupakan tiga filosofi pendidikan utama yang menawarkan wawasan dan praktik berbeda namun saling melengkapiEsensialisme, Perenialisme, dan Progresivisme merupakan tiga filosofi pendidikan utama yang menawarkan wawasan dan praktik berbeda namun saling melengkapi
SEAN INSTITUTESEAN INSTITUTE Studi ini juga menekankan peran penting umpan balik konsumen dalam meningkatkan metode promosi dan menekankan kebutuhan Herborist untuk merespons secaraStudi ini juga menekankan peran penting umpan balik konsumen dalam meningkatkan metode promosi dan menekankan kebutuhan Herborist untuk merespons secara
STAI TBHSTAI TBH Kepemimpinan adalah seni dan ilmu untuk mempengaruhi, memotivasi, dan mengaktifkan berbagai potensi melalui penggunaan terbaik dari sumber daya yang adaKepemimpinan adalah seni dan ilmu untuk mempengaruhi, memotivasi, dan mengaktifkan berbagai potensi melalui penggunaan terbaik dari sumber daya yang ada
STAI TBHSTAI TBH Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis isi atau content analisys. Analisis isi akan menghasilkan suatu kesimpulan mengenai gaya bahasa buku,Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis isi atau content analisys. Analisis isi akan menghasilkan suatu kesimpulan mengenai gaya bahasa buku,