PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING
Journal Of Education And Teaching Learning (JETL)Journal Of Education And Teaching Learning (JETL)Rumusan masalah: 1). Apakah media pembelajaran dapat meningkatkan minat siswa belajar? 2). Apakah media pembelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa? 3). Apakah media pembelajaran dapat membuat siswa lebih mudah memahami bahan pelajaran? Tujuan penelitian: 1). Ingin mengetahui seberapa besar minat siswa belajar dengan menggunakan media pembelajaran. Penelitian Tindakan dilaksanakan melalui tiga siklus dengan prosedur penelitian terdiri dari 1) planning/perencanaan; 2) Acting/Tindakan: 3) Observing/Pengamatan; 4) Reflekting/refleksi; hal-hal yang belum memuaskan akan direfleksi sebagai bahan perbaikan pengajaran pada siklus berikutnya. Hasil Penelitian Tindakan dari deskripsi data hasil proses pembelajaran pada setiap siklus dapat di simpulkan bahwa; Telah terjadi peningkatan aktifitas belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran siswa kelas IX-6 SMP Negeri 1 Patumbak karena rata-rata aktifitas belajar siswa pada siklus I dalam aspek kerja sama adalah 16,9; dalam aspek kesungguhan adalah 16,3; dalam aspek keberanian adalah 16,7; dan dalam Aspek perhatian adalah 16,7; berartti total nilai keaktivitas belajar siswa pada siklus I 68,55. Pada siklus II terjadi lagi perubahan yaitu aktifitas belajar siswa pada aspek kerjasama menjadi 16,07; aspek kesungguhan menjadi 18,08 aspek keberanian menjadi 19,05 dan aspek menjadi 19,04 dengan total nilai katifitas belajar siswa pada siklus II menjadi 73,8. Dengan demikian Penelitian Tindakan Kelas dengan penerepan media pembelajaran telah berhasil meningkatkan aktifitas belajar yaitu pada siklus I Nilai Aktifitas Belajar Siswa = 68,55, pada siklus II. Nilai Aktifitas Belajar siswa = 73,08. Karena itu disarankan agar pengguna media pembelajaran diterapkan pada setiap pembelajaran.
Dari deskripsi data hasil dan data proses pembelajaran pada setiap siklus dapat di simpulkan bahwa.Penggunaan media pernbelajaran di kelas IX-6 SMP Negeri I Patumbak dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi jenis media pembelajaran lainnya, seperti penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran IPS agar dapat menarik minat siswa lebih lanjut. Selain itu, penting untuk mengevaluasi jangka panjang dari penggunaan media pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar untuk mengetahui efeknya setelah beberapa waktu. Terakhir, pengembangan metode pembelajaran interaktif yang melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan dapat menjadi arah studi yang bermanfaat untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPS.
| File size | 163.38 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PRINPRIN Media pembelajaran berbasis video tutorial adalah pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan teknologi dan disajikan dalam bentuk video. PembelajaranMedia pembelajaran berbasis video tutorial adalah pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan teknologi dan disajikan dalam bentuk video. Pembelajaran
UMSBUMSB 3) Berdasarkan hasil analisis setelah penerapan model pembelajaran SAVI dalam pembelajaran bahasa Arab, sebagian besar siswa, yaitu 89,5%, mengalami peningkatan3) Berdasarkan hasil analisis setelah penerapan model pembelajaran SAVI dalam pembelajaran bahasa Arab, sebagian besar siswa, yaitu 89,5%, mengalami peningkatan
AFEKSIAFEKSI Subjek penelitian terdiri dari 54 siswa kelas IV SDN Srengat 1 yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaranSubjek penelitian terdiri dari 54 siswa kelas IV SDN Srengat 1 yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Metode kuantitatif eksperimen dengan desain quasi‑eksperimental tipe nonequivalent group design menunjukkan bahwa rata‑rata nilai pretest kelas eksperimenMetode kuantitatif eksperimen dengan desain quasi‑eksperimental tipe nonequivalent group design menunjukkan bahwa rata‑rata nilai pretest kelas eksperimen
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Perkembangan ilmu pengetahuan yang cukup pesat yang dibarengi dengan kecanggihan teknologi dalam bidang pendidikan merupakan ciri dari pembelajaran abadPerkembangan ilmu pengetahuan yang cukup pesat yang dibarengi dengan kecanggihan teknologi dalam bidang pendidikan merupakan ciri dari pembelajaran abad
UNDIKMAUNDIKMA Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, uji normalitas untuk kelas eksperimen adalah 0,076 dan kelas kontrol adalah 0,043. Dari dua data uji normalitas,Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, uji normalitas untuk kelas eksperimen adalah 0,076 dan kelas kontrol adalah 0,043. Dari dua data uji normalitas,
UADUAD Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media teka-teki silang efektif meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas tujuh SMP Muhammadiyah 2 Kalasan.Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media teka-teki silang efektif meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas tujuh SMP Muhammadiyah 2 Kalasan.
UNIDAUNIDA Hasil peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa dapat disimpulkan bahwa varian kelas eksperimen dan kelas kontrol homogen. Dan yang terakhir adalahHasil peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa dapat disimpulkan bahwa varian kelas eksperimen dan kelas kontrol homogen. Dan yang terakhir adalah
Useful /
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Proses pemesinan yang digunakan adalah proses gurdi yang dilakukan pada mesin CNC vertikal Brother TC-22A-O. Gaya tekan dan momen torsi adalah respon yangProses pemesinan yang digunakan adalah proses gurdi yang dilakukan pada mesin CNC vertikal Brother TC-22A-O. Gaya tekan dan momen torsi adalah respon yang
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Peningkatan ini ditunjukkan dengan berkurangnya persentase siswa dengan minat belajar rendah dan meningkatnya persentase siswa dengan minat belajar sedangPeningkatan ini ditunjukkan dengan berkurangnya persentase siswa dengan minat belajar rendah dan meningkatnya persentase siswa dengan minat belajar sedang
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Kapasitas pantiaw 0,5 kg per proses dengan waktu 30 detik. Alat pemotong pantiaw berhasil menciptakan pemotongan yang seragam dengan lebar 7 mm dan kapasitasKapasitas pantiaw 0,5 kg per proses dengan waktu 30 detik. Alat pemotong pantiaw berhasil menciptakan pemotongan yang seragam dengan lebar 7 mm dan kapasitas
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Populasi terdiri dari seluruh 32 pegawai Dinas Sosial Kabupaten Buru Selatan dengan teknik full sampling. Data dianalisis menggunakan analisis jalur. HasilPopulasi terdiri dari seluruh 32 pegawai Dinas Sosial Kabupaten Buru Selatan dengan teknik full sampling. Data dianalisis menggunakan analisis jalur. Hasil