UNDIKSHAUNDIKSHA
Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education JournalTujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan gambaran kesadaran politik siswa terhadap pengetahuan, pemahaman, sikap dan tindakan atau pola prilaku politik siswa antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem based learning dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran secara konvensional (2) mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning dalam membentuk kesadaran politik (pengetahuan, pemahaman, sikap, tindakan atau pola prilaku) siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Sawan. Rancangan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen semu (quasi eksperimen), populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII dengan sampel dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data diambil dari hasil pretest dan posttest yang dimana hasil tersebut di analisis dengan uji non parametrik wilcoxon signed rank test. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pada kesadaran politik siswa dengan penerapan model pembelajaran problem based learning dibandingkan dengan penerapan model pembelajaran konvensional. Hal tersebut dibuktikan dengan temuan hasil data yang di uji secara berurutan yaitu hipotesis nihil (Ho) dari 4 variabel terikat: Pengetahuan (Y1), Pemahaman (Y2), Sikap (Y3) dan Tindakan atau pola prilaku (Y4). Implikasinya dapat memberikan harapan dalam mengatasi masalah apatisme politik di kalangan generasi muda. Melalui PBL, siswa dapat merasakan relevansi politik dalam kehidupan mereka dan termotivasi untuk terlibat.
Berdasarakan Penelitian Eksperimen yang telah peneliti lakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sawan pada materi sistem pemerintahan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning memiliki pengaruh yang signifikat terhadap kesadaran politik siswa terutama pada materi sistem pemerintahan yang dimana hasil dari penelitian eksperimen ini terdapat peningkatan nilai pretest ke posttest ini dapat dikatakan bahwa pembelajaran yang diterapkan dapat dikatakan efektif.Model pembelajaran ini dapat menjadi solusi untuk mencari alternatif lain dalam melaksanakan proses pembelajaran terutama mata pelajaran PPKn pada materi sistem pemerintahan agar tidak membosankan, siswa juga tidak hanya mendengarkan teori pelajaran saja, tetapi juga turut aktif dalam diskusi, mengeluarkan pendapat, dan berdebat.Sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan tentunya dapat meningkatkan aktivitas siswa.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning pada kesadaran politik siswa di berbagai tingkat pendidikan dan daerah. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan kreatif untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran PPKn, serta menumbuhkan minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Sekolah juga dapat membantu memotivasi guru untuk melakukan pengembangan dan berinovasi dalam proses pembelajaran, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan bermakna bagi siswa.
| File size | 478.66 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Sedangkan kelas IV B sebagai kelas kontrol menggunakan metode realistik dengan nilai rata-rata pretest yaitu 71,77 dan nilai rata-rata post test yaituSedangkan kelas IV B sebagai kelas kontrol menggunakan metode realistik dengan nilai rata-rata pretest yaitu 71,77 dan nilai rata-rata post test yaitu
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Pada proses pembelajaran melalui kegiatan guru dalam mengelola pembelajaran melalui model kooperatif tipe two stay two stray yang dibantu dengan mediaPada proses pembelajaran melalui kegiatan guru dalam mengelola pembelajaran melalui model kooperatif tipe two stay two stray yang dibantu dengan media
UPSUPS Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) rata-rata hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding lebih tinggiHasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) rata-rata hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding lebih tinggi
UM SURABAYAUM SURABAYA Terdapat empat belas soal isian singkat untuk pre-test maupun post-test berdasarkan indikator pembelajaran turunan dari kurikulum yang berlaku. AnalisisTerdapat empat belas soal isian singkat untuk pre-test maupun post-test berdasarkan indikator pembelajaran turunan dari kurikulum yang berlaku. Analisis
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Tantangan utamanya adalah membuat proses belajar menarik dan efektif, sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuanTantangan utamanya adalah membuat proses belajar menarik dan efektif, sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan
UNTAGUNTAG Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup dengan bentuk skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalahInstrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup dengan bentuk skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
ALFITHRAHALFITHRAH Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya perhatian siswa dalam pembelajaran PAI akibat keterbatasan waktu, dominasi minat padaPermasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya perhatian siswa dalam pembelajaran PAI akibat keterbatasan waktu, dominasi minat pada
FOURIERFOURIER Oleh karena itu, informasi tentang parameter klimatologi dibutuhkan di masa depan sebagai upaya mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksiOleh karena itu, informasi tentang parameter klimatologi dibutuhkan di masa depan sebagai upaya mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi
Useful /
APTISIAPTISI Teori Sinergi Digital-Layanan yang dikembangkan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa loyalitas mahasiswa berasal dari interaksi dinamis antara kualitasTeori Sinergi Digital-Layanan yang dikembangkan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa loyalitas mahasiswa berasal dari interaksi dinamis antara kualitas
RISETILMIAHRISETILMIAH Sebagian besar masyarakat menunjukkan sikap kontra terhadap Sound Horeg karena kebisingan yang mengganggu, sementara kelompok pro menilai manfaat ekonomiSebagian besar masyarakat menunjukkan sikap kontra terhadap Sound Horeg karena kebisingan yang mengganggu, sementara kelompok pro menilai manfaat ekonomi
POLIMDOPOLIMDO 200 (BFA25% BFA15%). Metode pengujian adalah studi eksperimen di Lab. Uji Bahan Politeknik Negeri Manado dengan prosedur sesuai SNI 03-2834-2000 dan American200 (BFA25% BFA15%). Metode pengujian adalah studi eksperimen di Lab. Uji Bahan Politeknik Negeri Manado dengan prosedur sesuai SNI 03-2834-2000 dan American
UM PalembangUM Palembang Pantun halaman 77, 107, 155, 122, dan 123 merupakan pantun nasihat. Sedangkan pantun halaman 90 dan 103 merupakan pantun gembira. Penanaman nilai-nilaiPantun halaman 77, 107, 155, 122, dan 123 merupakan pantun nasihat. Sedangkan pantun halaman 90 dan 103 merupakan pantun gembira. Penanaman nilai-nilai