STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG
Journal of Information TechnologyJournal of Information TechnologyPuskesmas Cigugur Tengah dalam setiap harinya melayani pasien sekitar 150 orang dari berbagai wilayah didaerah Cigugur Tengah. Dengan bertambahnya jumlah pasien tersebut, maka bertambah pula data pasien setiap harinya, sehingga sejumlah data tidak dapat dipelajari lebih lanjut dan data tersebut hanya digunakan sebagai arsip saja. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penulis ingin mengolah data tersebut untuk mengelompokan penyakit pasien berdasarkan penyakit akut dan penyakit tidak akut menggunakan teknik data mining dengan metode clustering dengan algoritma k-means dan algoritma k-medoids sebagai pembanding. Sehingga nantinya dapat membantu pihak Puskesmas Cigugur Tengah untuk mengetahui penyakit apa yang paling banyak diderita pasien, kemudian dapat membantu pihak pemerintah khususnya Dinas Kesehatan dalam pemberian penyuluhan kesehatan kepada masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil pengujian dari algoritma k-means dan algoritma k-medoids, didapat cluster model untuk algoritma k-means sebanyak 241 items pada cluster_0 atau penyakit akut sebesar 96% dan 9 items pada cluster_1 atau penyakit tidak akut sebesar 4% dari 250 data, sedangkan untuk algoritma k-medoids sebanyak 224 items pada cluster_0 atau penyakit akut sebesar 90% dan 26 items pada cluster_1 atau penyakit tidak akut sebesar 10% dari 250 data, maka penyakit yang paling banyak diderita pasien pada Puskesmas Cigugur Tengah adalah penyakit akut sebesar 93%, dengan nilai Davies Bouldin untuk algoritma k-means sebesar -0.453 dan algoritma k-medoids sebesar -1.276. Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa algoritma yang menghasilkan nilai Davies Bouldin terkecil dianggap sebagai algoritma yang lebih baik, maka dapat disimpulkan bahwa algoritma k-means lebih baik dari algoritma k-medoids yang menghasilkan nilai rata – rata Davies Bouldin sebesar -1.276.
Penelitian ini mengelompokkan penyakit pasien menjadi dua cluster, yaitu cluster_0 untuk penyakit akut dan cluster_1 untuk penyakit tidak akut.Pengujian algoritma k-means menghasilkan nilai Davies‑Bouldin sebesar -0.453, lebih baik dibandingkan k-medoids yang memperoleh -1.Dari hasil clustering, mayoritas (93 %) pasien Puskesmas Cigugur Tengah menderita penyakit akut.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma clustering lain seperti hierarchical clustering atau DBSCAN untuk membandingkan akurasi dan ketepatan pengelompokan penyakit pada dataset yang sama, sehingga dapat mengidentifikasi metode yang paling efektif. Selain itu, analisis temporal dapat ditambahkan untuk mempelajari perubahan pola penyakit dari tahun ke tahun dengan mengaplikasikan teknik time‑series clustering, yang akan membantu pihak kesehatan dalam merencanakan intervensi lebih proaktif. Selanjutnya, studi dapat memperluas cakupan data dengan mengumpulkan rekam medis dari beberapa puskesmas di wilayah berbeda serta menambahkan variabel demografis seperti usia, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi, guna menguji generalisasi model dan meningkatkan kemampuan prediksi penyakit pada populasi yang lebih luas.
| File size | 742.45 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IJID RSPISULIANTISAROSOIJID RSPISULIANTISAROSO Kesimpulan: Hasil penilaian sistem surveilens yang dikategorikan sangat baik adalah tujuan sistem surveilans, pengolahan dan analisis data, kelengkapanKesimpulan: Hasil penilaian sistem surveilens yang dikategorikan sangat baik adalah tujuan sistem surveilans, pengolahan dan analisis data, kelengkapan
IJID RSPISULIANTISAROSOIJID RSPISULIANTISAROSO Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi spasial dan tren temporal pneumonia di Indonesia menggunakan data Sistem Kewaspadaan Dini dan ResponPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi spasial dan tren temporal pneumonia di Indonesia menggunakan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon
IJID RSPISULIANTISAROSOIJID RSPISULIANTISAROSO Bakteri tuberkulosis dapat menginfeksi anak-anak terlepas dari status gizi jika sistem kekebalan tubuh tidak optimal. Anak-anak yang menerima ASI eksklusifBakteri tuberkulosis dapat menginfeksi anak-anak terlepas dari status gizi jika sistem kekebalan tubuh tidak optimal. Anak-anak yang menerima ASI eksklusif
PIKSIPIKSI Metode Agile adalah pendekatan pengembangan perangkat lunak yang bersifat iteratif dan fleksibel, berfokus pada kolaborasi tim serta respon cepat terhadapMetode Agile adalah pendekatan pengembangan perangkat lunak yang bersifat iteratif dan fleksibel, berfokus pada kolaborasi tim serta respon cepat terhadap
UNCMUNCM Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik. Data tersebut menunjukkan peningkatanPenerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik. Data tersebut menunjukkan peningkatan
UMNYARSIUMNYARSI Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan rasionalitas penggunaan obat antihipertensi dengan luaran klinis di Puskesmas Malalak Periode April - JuniTujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan rasionalitas penggunaan obat antihipertensi dengan luaran klinis di Puskesmas Malalak Periode April - Juni
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Waktu pendaftaran yang berkurang dari rata-rata 5–10 menit menjadi 1–2 menit membuktikan efektivitas sistem ini dalam mengotomatiskan proses pencarianWaktu pendaftaran yang berkurang dari rata-rata 5–10 menit menjadi 1–2 menit membuktikan efektivitas sistem ini dalam mengotomatiskan proses pencarian
STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG Dari hasil pengujian alat Berdasarkan Rancang Bangun Sistem Keamanan Terhadap Kunci Ruangan Berbasis Bot Telegram Menggunakan Mikrokontroler Esp8266 yangDari hasil pengujian alat Berdasarkan Rancang Bangun Sistem Keamanan Terhadap Kunci Ruangan Berbasis Bot Telegram Menggunakan Mikrokontroler Esp8266 yang
Useful /
IJID RSPISULIANTISAROSOIJID RSPISULIANTISAROSO Organisme ESKAPE (Enterococcus faecium, Staphylococcus aureus, Klebsiella pneumoniae, Acinetobacter baumannii, Pseudomonas aeruginosa, dan EnterobacterOrganisme ESKAPE (Enterococcus faecium, Staphylococcus aureus, Klebsiella pneumoniae, Acinetobacter baumannii, Pseudomonas aeruginosa, dan Enterobacter
UMNYARSIUMNYARSI Hasil uji analisa univariat menunjukkan yang mengkonsumsi antibiotik terbanyak pada usia 17-25 tahun sebanyak 19 responden dengan persentase (38,0%), jenisHasil uji analisa univariat menunjukkan yang mengkonsumsi antibiotik terbanyak pada usia 17-25 tahun sebanyak 19 responden dengan persentase (38,0%), jenis
STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA Penelitian ini membandingkan perbedaan antara Cumulative Abnormal Returns (CAR) dan Cumulative Trading Volume Activity (CTVA) untuk perusahaan yang melakukanPenelitian ini membandingkan perbedaan antara Cumulative Abnormal Returns (CAR) dan Cumulative Trading Volume Activity (CTVA) untuk perusahaan yang melakukan
PUBLISHING WIDYAGAMAPUBLISHING WIDYAGAMA 936 kg bahan baku yang dapat dipesan sekali pesan. Yan Utama bila memakai metode EOQ yang seharusnya atau lebih efisien adalah sebanyak 7 kali pembelian936 kg bahan baku yang dapat dipesan sekali pesan. Yan Utama bila memakai metode EOQ yang seharusnya atau lebih efisien adalah sebanyak 7 kali pembelian