IJID RSPISULIANTISAROSOIJID RSPISULIANTISAROSO
The Indonesian Journal of Infectious DiseasesThe Indonesian Journal of Infectious DiseasesLatar Belakang: Anak usia 0-5 tahun merupakan kelompok usia dengan risiko tertinggi terinfeksi tuberkulosis. Penyakit menular ini berkaitan erat dengan aspek gizi pada anak, meliputi asupan gizi, pemberian ASI eksklusif, status gizi, dan riwayat penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek gizi pada kasus tuberkulosis anak di kalangan anak usia 0-5 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dengan informan dan analisis dokumen. Penelitian ini melibatkan lima informan utama, yaitu ibu anak usia 0-5 tahun yang didiagnosis tuberkulosis, dan tiga informan pendukung, yang terdiri dari dua bidan desa dan satu petugas program tuberkulosis di Puskesmas Sumbang I, Kecamatan Sumbang. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik. Hasil: Hilangnya nafsu makan dan penurunan berat badan diamati pada balita setelah infeksi tuberkulosis, yang secara bertahap membaik dengan pengobatan. Terdapat distribusi seimbang antara status gizi baik dan buruk pada balita. Bakteri tuberkulosis dapat menginfeksi anak-anak terlepas dari status gizi jika sistem kekebalan tubuh tidak optimal. Anak-anak yang menerima ASI eksklusif masih rentan terhadap infeksi tuberkulosis. Kesimpulan: Ibu memenuhi kebutuhan gizi balita. Status gizi dan pemberian ASI eksklusif tidak secara langsung memengaruhi infeksi.
Penelitian ini menegaskan bahwa aspek gizi memainkan peran penting dalam kasus tuberkulosis (TB) pada anak usia 0-5 tahun.Anak-anak dengan TB sering mengalami penurunan nafsu makan dan penurunan berat badan, yang berkontribusi pada risiko malnutrisi atau memperburuk status gizi yang sudah ada.Upaya proaktif orang tua dalam memastikan asupan gizi yang memadai, terutama dengan meningkatkan konsumsi protein, sangat penting untuk mendukung proses penyembuhan dan keberhasilan pengobatan.Pemantauan status gizi secara teratur dan sistematis sangat penting untuk deteksi dini masalah gizi.Meskipun pemberian ASI eksklusif terbukti memberikan fondasi kekebalan yang lebih baik, paparan lingkungan yang dekat tetap menjadi faktor risiko.Secara keseluruhan, temuan ini memperkuat bukti bahwa malnutrisi dan TB saling memperburuk dalam hubungan siklus, yang menekankan perlunya pendekatan holistik untuk pengelolaan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kuantitatif untuk menguji secara lebih mendalam hubungan antara status gizi dan risiko infeksi TB pada anak-anak, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti paparan lingkungan dan status vaksinasi. Kedua, penelitian kualitatif yang lebih mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan praktik orang tua dalam memberikan asupan gizi yang adekuat bagi anak-anak dengan TB, serta mengidentifikasi hambatan dan solusi yang mungkin. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas program edukasi gizi yang disesuaikan dengan kebutuhan keluarga anak-anak dengan TB, dengan fokus pada peningkatan nafsu makan, pemenuhan protein, dan praktik pemberian makan yang sehat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran gizi dalam pencegahan dan penanganan TB pada anak-anak, serta mengembangkan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka.
- Tuberculosis and malnutrition: The European perspective - Clinical Nutrition. tuberculosis malnutrition... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0261561423000250Tuberculosis and malnutrition The European perspective Clinical Nutrition tuberculosis malnutrition linkinghub elsevier retrieve pii S0261561423000250
- KARAKTERISTIK PASIEN TUBERKULOSIS PADA ANAK DI KOTA TERNATE | Wahid | Kieraha Medical Journal. slot thailand... doi.org/10.33387/kmj.v3i1.3264KARAKTERISTIK PASIEN TUBERKULOSIS PADA ANAK DI KOTA TERNATE Wahid Kieraha Medical Journal slot thailand doi 10 33387 kmj v3i1 3264
- PENGARUH LINGKUNGAN FISIK RUMAH, RIWAYAT KONTAK DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN TUBERKULOSIS ANAK DI... pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/filejurnal/article/view/215PENGARUH LINGKUNGAN FISIK RUMAH RIWAYAT KONTAK DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN TUBERKULOSIS ANAK DI pergizipanganntt ejpazih index php filejurnal article view 215
- The child ecosystem and childhood pulmonary tuberculosis: A South African perspective - DeAtley - 2021... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/ppul.25369The child ecosystem and childhood pulmonary tuberculosis A South African perspective DeAtley 2021 onlinelibrary wiley doi 10 1002 ppul 25369
| File size | 397.26 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Antusiasme peserta dalam sesi diskusi dan evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dari peserta yang mencerminkan efektivitasAntusiasme peserta dalam sesi diskusi dan evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dari peserta yang mencerminkan efektivitas
HELVETIAHELVETIA Uji penerimaan data dianalisis dengan uji Friedman. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Siborong-Borong I Kecamatan Siborong-Borong Kabupaten TapanuliUji penerimaan data dianalisis dengan uji Friedman. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Siborong-Borong I Kecamatan Siborong-Borong Kabupaten Tapanuli
STIESTIE Balita stunting berisiko mengalami hambatan pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan peningkatan morbiditas jangka panjang. Pemerintah telah mengupayakanBalita stunting berisiko mengalami hambatan pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan peningkatan morbiditas jangka panjang. Pemerintah telah mengupayakan
PKRPKR Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. ASI eksklusif selama enam bulan pertama telah diidentifikasiStunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. ASI eksklusif selama enam bulan pertama telah diidentifikasi
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pengetahuan yang baik dan sikap positif terhadap hipertensi. Namun, hasil penelitianPenelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pengetahuan yang baik dan sikap positif terhadap hipertensi. Namun, hasil penelitian
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Pengetahuan dan sikap ibu merupakan faktor penentu keberhasilan imunisasi pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikapPengetahuan dan sikap ibu merupakan faktor penentu keberhasilan imunisasi pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Untuk meningkatkan status gizi balita diwilayah kerja Puskesmas Siantan Tengah perlu dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan penyuluhan danUntuk meningkatkan status gizi balita diwilayah kerja Puskesmas Siantan Tengah perlu dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan penyuluhan dan
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah tinggi berkelanjutan, meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti jantung, stroke, dan komplikasi lainnya.Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah tinggi berkelanjutan, meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti jantung, stroke, dan komplikasi lainnya.
Useful /
PPISHKPPISHK Kebijakan publik mengatasi tantangan sosial, membentuk struktur tata kelola, dan meningkatkan kinerja institusional. Artikel ini meninjau secara kritisKebijakan publik mengatasi tantangan sosial, membentuk struktur tata kelola, dan meningkatkan kinerja institusional. Artikel ini meninjau secara kritis
PPISHKPPISHK Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan menunjukkan bagaimana kendala sistemik—alokasi sumber daya yang tidak merata, kekurangan tenaga kerja,Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan menunjukkan bagaimana kendala sistemik—alokasi sumber daya yang tidak merata, kekurangan tenaga kerja,
IUSIUS Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan pendekatan legislatif, konseptual, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasiPenelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan pendekatan legislatif, konseptual, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi
STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG Puskesmas Cigugur Tengah dalam setiap harinya melayani pasien sekitar 150 orang dari berbagai wilayah didaerah Cigugur Tengah. Dengan bertambahnya jumlahPuskesmas Cigugur Tengah dalam setiap harinya melayani pasien sekitar 150 orang dari berbagai wilayah didaerah Cigugur Tengah. Dengan bertambahnya jumlah