IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL

International Journal of Community Service (IJCS)International Journal of Community Service (IJCS)

Kanker serviks tetap menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada wanita, terutama di negara-negara berkembang, sebagian besar karena diagnosis terlambat dan partisipasi rendah dalam program skrining dini. Pengetahuan dan kesadaran yang terbatas tentang kanker serviks dan pemeriksaan Pap smear berkontribusi signifikan terhadap penundaan deteksi. Kegiatan pelayanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran jemaat HKBP Jatisampurna Gereja Bekasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan Pap smear. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan konseling edukatif interaktif diikuti dengan layanan pemeriksaan Pap smear gratis. Sesi edukasi mencakup faktor risiko kanker serviks, strategi pencegahan, dan prosedur serta manfaat skrining Pap smear. Sebanyak 50 anggota jemaat wanita berpartisipasi dalam kegiatan ini dan secara sukarela menjalani pemeriksaan Pap smear. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang kanker serviks dan pentingnya deteksi dini melalui skrining Pap smear. Selain itu, terdapat peningkatan kesediaan dan partisipasi anggota jemaat dalam menjalani pemeriksaan Pap smear, yang menunjukkan perubahan perilaku positif menuju praktik kesehatan preventif.

Kegiatan pelayanan masyarakat, termasuk pendidikan dan pemeriksaan Pap smear di HKBP Jatisampurna Gereja Bekasi, telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran publik, terutama di kalangan wanita, tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks.Partisipasi tinggi, dan hasil tes menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki hasil normal, tetapi mereka yang memiliki hasil abnormal masih membutuhkan perhatian dan tindak lanjut.Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan layanan skrining gratis dapat mendorong kesadaran publik yang lebih besar tentang kesehatan reproduksi.Diharapkan kegiatan ini akan menjadi langkah pertama dalam meningkatkan kesadaran berkelanjutan dan partisipasi rutin dalam skrining kanker serviks serta memperkuat hubungan antara tenaga kesehatan dan komunitas gereja dalam upaya pencegahan penyakit.

Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kegiatan pendidikan dan skrining Pap smear ini terhadap perilaku skrining rutin kanker serviks. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode evaluasi yang lebih terstruktur dan melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai komunitas. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada efektivitas pendekatan berbasis komunitas dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam skrining kanker serviks. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan hasil dari berbagai lokasi dan kelompok demografis yang berbeda. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan akses dan partisipasi dalam skrining kanker serviks, seperti penggunaan teknologi kesehatan digital atau kolaborasi dengan organisasi keagamaan lainnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks di Indonesia.

Read online
File size527.1 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test