UMSIDAUMSIDA
Journal of Tropical Food and Agroindustrial TechnologyJournal of Tropical Food and Agroindustrial TechnologyAbstrak. Tepung ampas tahu adalah hasil olahan produk yang berasal dari ampas tahu yang masih basah dan diolah dengan cara dikeringkan menggunakan sinar matahari secara langsung atau menggunakan mesin pengering. Suatu produk yang akan dijadikan bahan baku pangan harus diketahui terlebih dahulu sifat fisik dan karakteristiknya sehingga dapat diketahui arah pengembangan pangan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat fisik meliputi uji warna, uji densitas kamba, uji daya serap air dan minyak, serta uji morfologi tepung. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil pengujian fisik pada tepung ampas tahu menunjukkan nilai a* = 2,9, b* = 17,6, L* = 79,6, C* = 17,8, hue = 80,7, densitas kamba = 1,83 g/mL, daya serap air = 8,00 g/g (bK), daya serap minyak = 2,80 g/g (bK), serta morfologi yang memperlihatkan adanya badan protein dan serat tanpa ditemukan granula pati. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa tepung ampas tahu memiliki karakteristik fisik yang dapat dijadikan alternatif substitusi tepung terigu sebagai bahan pangan fungsional.
Karakteristik fisik tepung ampas tahu, termasuk nilai warna a* = 2,9, b* = 17,6, L* = 79,6, C* = 17,8, hue = 80,7, densitas kamba = 1,83 g/mL, daya serap air = 8,00 g/g (bK), dan daya serap minyak = 2,80 g/g (bK), serta morfologi yang menunjukkan keberadaan protein dan serat tanpa pati, menunjukkan potensi tepung ini sebagai alternatif pengganti tepung terigu dalam produk pangan fungsional.Sifat amilografi tepung ampas tahu memperlihatkan laju gelatinisasi pati 13 menit, viskositas 48 cP, breakdown viscosity 11 cP, setback 16 cP, dan viskositas akhir tertinggi 157 cP, menandakan kestabilan termal yang dapat dimanfaatkan dalam formulasi makanan.Dengan demikian, tepung ampas tahu dapat dipertimbangkan sebagai bahan baku inovatif untuk pengembangan produk pangan fungsional berkelanjutan.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi metode pengeringan (matahari, oven, atau pengering mekanik) memengaruhi nilai nutrisi dan kestabilan mikrobiologis tepung ampas tahu, sehingga dapat diidentifikasi proses optimal untuk skala industri. Selanjutnya, penting untuk menguji penerapan tepung ampas tahu sebagai bahan baku dalam produk makanan tertentu, misalnya roti, kue, atau mie, dengan menilai tekstur, rasa, dan penerimaan konsumen secara sensori, guna menentukan kelayakan komersialnya. Selain itu, studi jangka panjang mengenai daya simpan tepung ampas tahu, termasuk perubahan sifat fisik, kimia, dan nilai gizi selama penyimpanan pada kondisi berbeda, akan memberikan panduan praktis untuk pengelolaan rantai pasok dan memperkuat potensi penggunaan sebagai bahan pangan fungsional berkelanjutan.
| File size | 388.26 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSIDAUMSIDA Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis struktur rantai pasok biji kopi robusta di KSU Buah Ketakasi Sidomulyo dan (2) menganalisis kinerjaTujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis struktur rantai pasok biji kopi robusta di KSU Buah Ketakasi Sidomulyo dan (2) menganalisis kinerja
YANAYANA 58, categorized as moderate. Therefore, Telinggo is suitable for use as a learning media for two-dimensional shapes in fourth-grade elementary school classrooms.58, categorized as moderate. Therefore, Telinggo is suitable for use as a learning media for two-dimensional shapes in fourth-grade elementary school classrooms.
ALFITHRAHALFITHRAH Guna mendapatkan hasil yang kredibel maka peneliti lakukan tehnik pengumpulan data, analisis data hingga pada keabsahan data. Adapun hasil penelitiannyaGuna mendapatkan hasil yang kredibel maka peneliti lakukan tehnik pengumpulan data, analisis data hingga pada keabsahan data. Adapun hasil penelitiannya
ALFITHRAHALFITHRAH Data primer dalam penelitian ini ialah wawacara dengan pempinan BMT NU Cabang Blega Bangkalan. Sedangkan data sekunder pada penelitian ini ialah brosur,Data primer dalam penelitian ini ialah wawacara dengan pempinan BMT NU Cabang Blega Bangkalan. Sedangkan data sekunder pada penelitian ini ialah brosur,
ALFITHRAHALFITHRAH Studi ini menyarankan perlunya pelatihan digital dan pengelolaan konten yang konsisten untuk memaksimalkan potensi media sosial dalam pemasaran. PenelitianStudi ini menyarankan perlunya pelatihan digital dan pengelolaan konten yang konsisten untuk memaksimalkan potensi media sosial dalam pemasaran. Penelitian
STIK SAMSTIK SAM Komposisi setil alkohol dan propilenglikol dioptimasi menggunakan perangkat lunak Design Expert versi 13 dengan parameter uji daya sebar, daya lekat, danKomposisi setil alkohol dan propilenglikol dioptimasi menggunakan perangkat lunak Design Expert versi 13 dengan parameter uji daya sebar, daya lekat, dan
POLTEKLPPPOLTEKLPP Kondisi lahan yang tidak sesuai dapat berpengaruh terhadap produktivitas perkebunan teh. Topografi lereng dan umur pangkas dapat memberikan kondisi ketersediaanKondisi lahan yang tidak sesuai dapat berpengaruh terhadap produktivitas perkebunan teh. Topografi lereng dan umur pangkas dapat memberikan kondisi ketersediaan
STIFERASTIFERA Penelitian ini dilakukan di RSUD Muara Teweh pada bulan Desember 2016 dengan sampel sebesar 110 untuk waktu tunggu pelayanan resep jadi dan waktu tungguPenelitian ini dilakukan di RSUD Muara Teweh pada bulan Desember 2016 dengan sampel sebesar 110 untuk waktu tunggu pelayanan resep jadi dan waktu tunggu
Useful /
UMSIDAUMSIDA Operating at 5 km/h offered the best balance between productivity and energy efficiency. The optimal configuration of a 10–15° slope at 5 km/h can significantlyOperating at 5 km/h offered the best balance between productivity and energy efficiency. The optimal configuration of a 10–15° slope at 5 km/h can significantly
BKUBKU Untuk penelitian selanjutnya adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara status demografi dan indeks massa tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritasUntuk penelitian selanjutnya adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara status demografi dan indeks massa tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas
BKUBKU Hasil penelitian menunjukkan bahwa 30 orang tua (57,7%) memiliki peran yang baik dalam mendukung toilet training, sementara 32 anak (61,5%) telah menunjukkanHasil penelitian menunjukkan bahwa 30 orang tua (57,7%) memiliki peran yang baik dalam mendukung toilet training, sementara 32 anak (61,5%) telah menunjukkan
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui analisis dokumen, tinjauan pustaka, dan wawancara dengan guru serta praktisi pendidikan. HasilPenelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui analisis dokumen, tinjauan pustaka, dan wawancara dengan guru serta praktisi pendidikan. Hasil