UMBJMUMBJM
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan kondisi progresif yang memerlukan terapi farmakologis jangka panjang, seringkali rumit karena regimen obat yang kompleks dan risiko tinggi masalah terkait obat (DRP). Non‑kepatuhan pengobatan pada populasi ini berhubungan dengan progresi penyakit, peningkatan rawat inap, dan penurunan kualitas hidup. Apoteker memainkan peran strategis dalam meningkatkan kepatuhan melalui intervensi edukasi, konseling, dan medication therapy management (MTM). Tinjauan naratif ini bertujuan mengidentifikasi bukti ilmiah mengenai dampak intervensi yang dipimpin apoteker terhadap kepatuhan pengobatan pada pasien PGK. Pencarian sistematis dilakukan pada basis data PubMed, ProQuest, dan Google Scholar untuk artikel yang diterbitkan antara 2015–2025, dengan sepuluh studi yang memenuhi kriteria dianalisis secara kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa intervensi seperti MTM, konseling terstruktur, dan aplikasi edukasi digital secara signifikan meningkatkan skor kepatuhan, mengurangi DRP, dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Hasil yang dilaporkan meliputi penurunan tingkat non‑kepatuhan dari 38,9 % menjadi 21,6 %, perbaikan parameter laboratorium, serta peningkatan skor kepatuhan dan kualitas hidup. Faktor‑faktor yang memengaruhi efektivitas meliputi intensitas intervensi, pemahaman pasien, beban pengobatan, dan kolaborasi interprofesional. Secara keseluruhan, intervensi yang dipimpin apoteker terbukti efektif memperkuat kepatuhan, mengurangi risiko terapi, dan mendukung kesuksesan terapeutik jangka panjang. Prioritas pada keterlibatan apoteker yang terstruktur, adaptif, dan berkelanjutan sangat penting untuk mengoptimalkan hasil manajemen PGK.
Intervensi apoteker efektif meningkatkan kepatuhan pengobatan dan menurunkan kejadian DRP pada pasien penyakit ginjal kronis melalui edukasi, konseling, medication therapy management (MTM), dan teknologi digital.Efektivitas intervensi dipengaruhi oleh pemahaman pasien, kompleksitas terapi, komorbiditas, serta keberlanjutan dan personalisasi intervensi.Oleh karena itu, diperlukan penguatan peran apoteker dalam tim kesehatan serta pengembangan program intervensi yang terstruktur dan berkelanjutan.
Saran penelitian selanjutnya meliputi tiga arah utama. Pertama, dilakukan uji coba terkontrol longitudinal untuk mengevaluasi efektivitas aplikasi mobile yang dikembangkan oleh apoteker dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien PGK selama minimal satu tahun, dengan mengukur perubahan skor kepatuhan, kejadian DRP, dan kualitas hidup. Kedua, diteliti apakah pendekatan medication therapy management yang dipersonalisasi berdasarkan profil farmakogenomik pasien dapat menurunkan beban polifarmasi dan meningkatkan hasil klinis, melalui studi kohort multi‑pusat yang membandingkan kelompok menerima MTM standar dengan kelompok menerima MTM berbasis genetik. Ketiga, eksplorasi model kolaborasi interprofesional antara apoteker, dokter nefrologi, dan tenaga keperawatan di layanan primer untuk menilai dampaknya terhadap keberlanjutan intervensi dan pengurangan readmisi rumah sakit, menggunakan desain penelitian tindakan praktik dengan evaluasi proses dan outcome. Semua penelitian tersebut harus melibatkan populasi lansia dengan PGK stadium awal hingga lanjut, memperhatikan faktor sosiodemografis, serta mengintegrasikan analisis biaya‑manfaat untuk mendukung kebijakan kesehatan nasional. Dengan demikian, hasilnya diharapkan memberikan bukti kuat bagi implementasi kebijakan yang menempatkan apoteker sebagai anggota inti tim perawatan PGK.
| File size | 498.58 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
RADEN FATAHRADEN FATAH Hal ini menunjukkan masker ini mengandung gugus OH dari alkohol dan tidak mengandung gelatin karena serapan di daerah gugus fungsional (3394,63 cm-1) menunjukkanHal ini menunjukkan masker ini mengandung gugus OH dari alkohol dan tidak mengandung gelatin karena serapan di daerah gugus fungsional (3394,63 cm-1) menunjukkan
BSIBSI Pemerintah berupaya meningkatkan imunitas masyarakat melalui pola hidup sehat, termasuk konsumsi makanan sehat dan suplemen. Pengabdian masyarakat iniPemerintah berupaya meningkatkan imunitas masyarakat melalui pola hidup sehat, termasuk konsumsi makanan sehat dan suplemen. Pengabdian masyarakat ini
BSIBSI Pelaksanaan kegiatan masyarakat yang dilakukan pada kader Posyandu Seruni berupa pelatihan Survey online menggunakan Google Form ini sangat bermanfaatPelaksanaan kegiatan masyarakat yang dilakukan pada kader Posyandu Seruni berupa pelatihan Survey online menggunakan Google Form ini sangat bermanfaat
STIESTIE Sampel berjumlah 15 responden yang dipilih secara total sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dietSampel berjumlah 15 responden yang dipilih secara total sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan diet
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Kriteria inklusi adalah pasien gagal ginjal kronis yang rutin menjalani hemodialisa lebih dari 3 bulan dan rutin 2 – 3 kali seminggu. Instrumen yangKriteria inklusi adalah pasien gagal ginjal kronis yang rutin menjalani hemodialisa lebih dari 3 bulan dan rutin 2 – 3 kali seminggu. Instrumen yang
4141 Di sisi lain, kualitas produk mempengaruhi nilai pelanggan secara langsung. Kualitas produk dan nilai konsumen adalah dua faktor yang tidak mempengaruhiDi sisi lain, kualitas produk mempengaruhi nilai pelanggan secara langsung. Kualitas produk dan nilai konsumen adalah dua faktor yang tidak mempengaruhi
BSIBSI Canva adalah salah satu software untuk membuat grafis media sosial, presentasi, poster, dokumen dan konten visual lainnya. Aplikasi ini juga menyediakanCanva adalah salah satu software untuk membuat grafis media sosial, presentasi, poster, dokumen dan konten visual lainnya. Aplikasi ini juga menyediakan
ITEKES BALIITEKES BALI Penyakit tuberkulosis paru dapat menimbulkan penurunan terhadap kualitas hidup pasien TB Paru. Beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut adalah adanyaPenyakit tuberkulosis paru dapat menimbulkan penurunan terhadap kualitas hidup pasien TB Paru. Beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut adalah adanya
Useful /
RADEN FATAHRADEN FATAH 9H2O (2:1) menggunakan metode kopresipitasi serempak pada interval pH 10-13. Kajian sintesis meliputi kajian karakteristik padatan hasil sintesis menggunakan9H2O (2:1) menggunakan metode kopresipitasi serempak pada interval pH 10-13. Kajian sintesis meliputi kajian karakteristik padatan hasil sintesis menggunakan
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Interval pemberian 4 hari sekali merupakan konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervalInterval pemberian 4 hari sekali merupakan konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interval
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Barat, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 189 responden.Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Barat, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 189 responden.
ITEKES BALIITEKES BALI Stres ini dapat dipengaruhi oleh pengetahuan tentang afasia dan dukungan sosial yang dimiliki keluarga. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antaraStres ini dapat dipengaruhi oleh pengetahuan tentang afasia dan dukungan sosial yang dimiliki keluarga. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara