STIKESRSANWARMEDIKASTIKESRSANWARMEDIKA

Journal of Community Service (JCS)Journal of Community Service (JCS)

Pandemi COVID-19 mempengaruhi penurunan tingkat aktivitas fisik yang didampingi dengan penurunan kualitas fisik tubuh. Penelitian terdahulu menyebutkan bahwa terjadi peningkatan durasi aktivitas duduk pada mahasiswa akibat perkuliahan virtual. Penelitian ini menganalisis tingkat aktivitas fisik mahasiswa di Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional study yang melibatkan 320 responden. Pengukuran tingkat aktivitas fisik menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) yang diisi secara online. Teknik analisis data yang digunakan adalah rata-rata, frekuensi, dan persentase. Hasil penelitian menyebutkan bahwa semua jenis aktivitas fisik pada mahasiswa perempuan dan laki-laki ada yang ringan, sedang, dan berat. Namun, pada mahasiswa perempuan presentase tingkat aktivitas yang sedang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa laki-laki. Kesimpulannya, mahasiswa perempuan memiliki tingkat aktivitas fisik yang lebih aktif dibandingkan mahasiswa laki-laki.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa mahasiswa perempuan memiliki level aktivitas fisik yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa laki-laki selama masa pandemi COVID-19 di Jawa Timur.Mahasiswa perempuan lebih sering melakukan aktivitas fisik dan memiliki tingkat aktivitas harian yang lebih tinggi, yang berisi aktivitas non-exercise activity thermogenesis (NEAT) sehari-hari.

Terlebih dahulu, Penelitian berikutnya sebaiknya mempertanyakan bagaimana dampak pandemi COVID-19 pada tingkat aktivitas fisik mahasiswa yang berasal dari berbagai provinsi. Selain itu, penelitian lanjutan juga bisa meneliti perbedaan aktivitas fisik antara mahasiswa yang belajar dari rumah dan mahasiswa yang menetap di asrama diperlukan untuk melihat pengaruh pekerjaan rumah tangga terhadap kinerja fisik mahasiswa. Hal ini bertujuan agar lebih memahami masa pandemi yang memaksa proses belajar dan kuliah secara daring. Penelitian yang lebih mendalam dapat mencakup faktor-faktor demografis, rohani, dan psikologis yang mempengaruhi tingkat aktivitas fisik. Selain itu, penelitian lanjutan dapat meneliti program intervensi yang efektif untuk meningkatkan aktivitas fisik mahasiswa selama masa pandemi. Bertujuan untuk mencapai kesehatan yang lebih baik untuk mahasiswa dan mengembangkan cara atau cara-teknik terbaru peningkatan aktivitas fisik secara online.

  1. Volume 7, No.3, September 2019 | Sport and Fitness Journal. volume sport fitness journal skip main content... ojs.unud.ac.id/index.php/sport/issue/view/3267Volume 7 No 3 September 2019 Sport and Fitness Journal volume sport fitness journal skip main content ojs unud ac index php sport issue view 3267
  2. jurnal ilmiah kedokteran wijaya kusuma surabaya. infeksi covid kehamilan insulin dependent diabetes mellitus... journal.uwks.ac.id/index.php/jikw/article/view/966jurnal ilmiah kedokteran wijaya kusuma surabaya infeksi covid kehamilan insulin dependent diabetes mellitus journal uwks ac index php jikw article view 966
Read online
File size371.32 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test