MEDIAZAYNAMEDIAZAYNA

LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian MasyarakatLITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Penyakit degeneratif adalah jenis penyakit yang terjadi akibat kerusakan atau penurunan fungsi sel, jaringan, atau organ tubuh secara bertahap. Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Indonesia 2023 oleh Kementerian Kesehatan, penyakit tidak menular, termasuk penyakit degeneratif, menyumbang proporsi terbesar terhadap kematian, mencapai lebih dari 70%. Penyakit kardiovaskular, diabetes, kanker, dan penyakit pernapasan kronis adalah yang paling umum. Pengukuran status gizi merupakan langkah penting dalam penilaian kesehatan secara keseluruhan, terutama dalam pencegahan penyakit degeneratif. Status gizi yang buruk dapat menjadi salah satu faktor risiko utama terjadinya Penyakit Tidak Menular. Pengukuran status gizi dapat berfungsi sebagai deteksi dini terkait resiko penyakit PTM. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa terdapat 57% orang dengan IMT normal, kategori kurang 10% kemudian pada kategori IMT lebih terdapat 33% orang. Pada pemeriksaan Tekanan darah terdapat 40% orang dengan kategori normal dan sebanyak 60% orang dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil pemeriksaan lingkar perut dengan kategori normal terdapat 33% orang, kategori lebih terdapat 67% orang. Pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu menunjukkan secara keseluruhan (100%) guru pada SMAN 1 Polman termasuk dalam kategori normal dengan hasil pemeriksaan dibawah <200g/dl. Hasil Pemeriksaan kolesterol dengan kategori normal sebanyak 33% orang dan 67% orang dengan kategori tinggi.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan bahwa derajat kesehatan para guru di SMAN 1 Polman perlu diperhatikan dengan baik.Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan khususnya pada kategori pemeriksaan tekanan darah, lebih dari separuh guru termasuk dalam kategori tekanan darah tinggi.Selain pada pemeriksaan tekanan darah, kategori pemeriksaan kadar kolesterol juga merupakan salah satu masalah kesehatan yang dialami oleh para guru di SMAN 1 Polewali dilihat dari nilai yang lebih dari 60% guru memiliki hasil pemeriksaan kolesterol yang tinggi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan guru di SMAN 1 Polman, terdapat beberapa ide penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai faktor-faktor gaya hidup seperti pola makan, tingkat aktivitas fisik, dan manajemen stres yang berkontribusi terhadap tingginya prevalensi tekanan darah dan kolesterol tinggi di kalangan guru. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi program intervensi kesehatan yang terintegrasi, seperti edukasi gizi, pelatihan olahraga ringan, dan konseling kesehatan mental, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik guru. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan teknologi kesehatan digital, seperti aplikasi seluler atau platform online, dalam memantau dan meningkatkan perilaku kesehatan guru secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif dan solusi praktis untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan guru, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kualitas pendidikan.

Read online
File size1.21 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test