UINSAUINSA

Proceedings of Annual Islamic Conference for Learning and ManagementProceedings of Annual Islamic Conference for Learning and Management

Dalam melaksanakan tugas profesi guru Pendidikan Agama Islam menyadari sepenuhnya bahwa perlu ditetapkan kode etik guru, sebagai pedoman sikap dan perilaku yang memiliki kemampuan menerapkan nilai serta etika dalam pekerjaan guru PAI sebagai pendidik. Maka guru harus mampu mengemban tugasnya agar tidak melenceng dari ajaran Islam. Penelitian ini berfokus pada bagaimana manifestasi kode etik guru PAI khususnya dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan library research. Sistem pengumpulan data melalui data lapangan dari proses telaah jurnal, buku, laporan penelitian, dll. Hasil manifestasi kode etik guru PAI khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yakni : 1)Guru hendaknya mengajar dengan niat mengharapkan ridha Allah, 2)Guru hendaknya mencintai muridnya seperti ia mencintai dirinya sendiri, 3)Guru hendaknya mengadakan evaluasi terhadap kegiatan belajar mengajar, 4)Guru hendaknya menyampaikan pelajaran dengan bahasa yang mudah, 5)Guru hendaknya mengadakan evaluasi terhadap kegiatan belajar mengajar, 6)Guru hendaknya bersikap adil terhadap semua muridnya.

Manifestasi tersebut meliputi niat mengajar demi ridha Allah, mencintai murid layaknya diri sendiri, menyampaikan pelajaran dengan bahasa yang mudah, dan bersikap adil kepada semua siswa.Selain itu, guru juga wajib melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap kegiatan belajar mengajar untuk memastikan pemahaman dan kemajuan peserta didik.

Penelitian ini telah mengidentifikasi berbagai manifestasi kode etik guru PAI dalam pembelajaran, namun penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana perwujudan etika ini benar-benar diimplementasikan dalam praktik mengajar sehari-hari di berbagai sekolah. Akan sangat menarik untuk melakukan studi lapangan yang mendalam, misalnya melalui observasi langsung di kelas atau wawancara dengan guru PAI dan kepala sekolah, untuk memahami nuansa dan tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan kode etik tersebut secara konsisten. Pertanyaan penelitian bisa berfokus pada: Bagaimana guru PAI menafsirkan dan mengaplikasikan enam manifestasi kode etik yang telah diidentifikasi dalam konteks pengajaran mereka?. Selain itu, penting juga untuk meneliti dampak konkret dari penerapan kode etik guru PAI terhadap perkembangan karakter siswa dan kualitas pembelajaran agama. Penelitian di masa depan dapat menyelidiki: Sejauh mana konsistensi guru PAI dalam menjalankan kode etik memengaruhi pembentukan akhlak mulia siswa serta peningkatan motivasi belajar mereka?. Terakhir, mengingat tantangan kualitas guru yang disinggung di awal, studi dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mendukung atau menghambat guru PAI dalam menginternalisasi dan mengaktualisasikan kode etik profesi mereka, baik dari sisi individu guru, dukungan institusi, maupun lingkungan sosial. Dengan demikian, kita dapat mengidentifikasi strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas guru PAI secara berkelanjutan.

Read online
File size374.63 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test