LEMBAGA KITALEMBAGA KITA

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN)Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN)

Menabung merupakan langkah awal dalam menghadapi masa depan yang lebih baik untuk kehidupan sejahtera. Untuk mencapai tujuan tersebut, dari usia sejak dini, sebaiknya diajarkan bagi anak – anak yang sedang belajar dibangku sekolah dasar ataupun masih taman kanak – kanak untuk dibiasakan gemar menabung. Tidak perlu uang yang cukup banyak untuk menyimpan di tempat tabungan tersebut tetapi hanya cukup untuk menyisihkannya dari nominal terkecil misalnya Rp. 500,- (lima ratus rupiah) dulu. Untuk itu diperlukan kegiatan menabung bagi anak – anak. Mengapa menabung bagi anak – anak usia dini tidak perlu dana yang besar, dalam hal ini adalah ini dari pokok menabung adalah menumbuhkan rasa gemar menabung sejak kecil. Mengapa hal itu dilakukan pada anak – anak usia dini ? karena dengan melakukan kebiasaan tersebut akan memupuk kebiasaan dewasa nanti untuk selalu menabung dalam keadaan apapun. Bentuk kegiatan yang dilakukan pada Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah berupa penyuluhan kepada anak – anak SMPN 5 Kota Bekasi kelas 1, 2 dan 3. Penyuluhan berupa himbauan kepada anak – anak tersebut untuk menyisihkan uang apabila diberikan uang jajan oleh orang tuanya. Hal yang dilakukan adalah dengan memberikan contoh cara menabung dengan membawa celengan yang mudah dibeli di toko – toko buku ataupun lainnya. Ada yang terbuat dari plastik, kaleng ataupun bahan kain. Pada intinya adalah menabung tersebut dengan menyisihkan uang yang “tidak terpakai untuk ditabung dan digunakan kembali pada saat “dibutuhkan. Pelatihan ini merupakan kegiatan dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) terhadap warga kelurahan Harapan Jaya kota Bekasi. Rencananya kegiatan ini telah dilaksanakan pada pertengahan bulan November 2020 di SMPN 5 kota Bekasi yang masih berada dalam wilayah bekasi kota.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai arti pentingnya menabung sejak usia dini dengan tujuan agar dapat memberikan masa depan yang cerah.Kegiatan ini melibatkan para guru dan beberapa siswa kelas 7 di SMPN 5 Kota Bekasi.Untuk mendukung kegiatan pelaksanaan kegiatan masyarakat ini sebaiknya dilanjutkan dengan materi parenting bagi orang tua murid dan adanya dukungan dari pihak guru-guru di sekolah dalam memonitor perkembangan para siswa dalam menabung.

Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas metode penyuluhan yang berbeda dalam meningkatkan perilaku menabung pada anak usia sekolah dasar, misalnya dengan membandingkan metode ceramah dengan metode bermain peran atau simulasi. Kedua, penting untuk meneliti pengaruh lingkungan keluarga dan sosial terhadap pembentukan kebiasaan menabung pada anak, termasuk peran orang tua sebagai *role model* dan pengaruh teman sebaya. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul atau program pelatihan keuangan yang lebih komprehensif dan adaptif, yang tidak hanya menekankan pentingnya menabung, tetapi juga mengajarkan keterampilan dasar manajemen keuangan seperti membuat anggaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta memahami risiko investasi sederhana. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan literasi keuangan dan kesejahteraan finansial masyarakat di masa depan.

  1. Saving Can Save from Death Anxiety: Mortality Salience and Financial Decision-Making | PLOS One. saving... doi.org/10.1371/journal.pone.0079407Saving Can Save from Death Anxiety Mortality Salience and Financial Decision Making PLOS One saving doi 10 1371 journal pone 0079407
Read online
File size512.01 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test