GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL
Jurnal Ilmu Pemerintahan : Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik DaerahJurnal Ilmu Pemerintahan : Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik DaerahPenelitian ini menganalisis apakah perluasan merupakan solusi berdasarkan perspektif kompetitif, dengan fokus pada perluasan Nagari di Kabupaten Pasaman Barat. Data dikumpulkan untuk penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan informan kunci dari pemerintahan Nagari dan masyarakat setempat. Temuan menunjukkan bahwa perluasan nagari tidak selalu mengarah pada kemajuan nagari tersebut. Banyak nagari baru yang belum optimal dalam mengelola sumber daya, dan terdapat konflik kepemilikan dan persaingan antara wilayah induk dan nagari yang baru muncul, serta proses transisi politik, yang menghambat pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, meskipun perluasan wilayah menawarkan peluang baru, diperlukan penilaian dan peningkatan kebijakan untuk memastikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan pencapaian otonomi Nagari.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa meskipun perluasan di Kabupaten Pasaman Barat membawa harapan baru, terdapat beberapa permasalahan yang menghambat pencapaian tujuan perluasan.Perluasan bertujuan untuk pemerataan pembangunan, pemberdayaan masyarakat lokal, dan memperkuat identitas lokal.Namun, terdapat permasalahan ketergantungan pada dana dari pemerintah pusat, permasalahan kepemilikan sumber daya, pengaruh dan kepentingan politik lokal.Permasalahan ini menunjukkan bahwa tujuan perluasan dan otonomi nagari belum tercapai secara optimal, sehingga dapat disimpulkan bahwa perluasan belum memiliki korelasi positif dalam mendukung kemajuan ekonomi nagari.Perluasan tanpa perencanaan yang matang dan dukungan yang memadai justru dapat menghambat kemajuan.
Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak sosial-budaya dari perluasan nagari terhadap struktur masyarakat adat dan nilai-nilai lokal. Hal ini penting untuk memahami bagaimana perubahan administratif memengaruhi identitas dan kohesi sosial di tingkat nagari. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan partisipatif di nagari-nagari yang baru terbentuk. Model ini harus melibatkan masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan dan memastikan manfaat ekonomi yang adil bagi semua pihak. Ketiga, perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah di nagari-nagari yang telah melakukan perluasan. Evaluasi ini harus mencakup analisis terhadap dampak program terhadap peningkatan kapasitas masyarakat, akses terhadap layanan publik, dan partisipasi dalam proses pembangunan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi nagari-nagari yang baru terbentuk, serta merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
| File size | 799.54 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBMEDIAPUBMEDIA Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan menggunakan pendekatan statutori, konseptual, dan doktrinal untuk menganalisis dasar konstitusionalPenelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan menggunakan pendekatan statutori, konseptual, dan doktrinal untuk menganalisis dasar konstitusional
STAIKUSTAIKU Penelitian ini memperkaya teori konflik politik dengan menekankan perbedaan pandangan dunia dan pengaruh politik nasional terhadap konflik lokal. PenutupanPenelitian ini memperkaya teori konflik politik dengan menekankan perbedaan pandangan dunia dan pengaruh politik nasional terhadap konflik lokal. Penutupan
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Sebagai dasar hukum tertinggi, konstitusi memberikan kerangka aturan yang jelas untuk pengaturan pemerintahan, pembagian kekuasaan, dan perlindungan hak-hakSebagai dasar hukum tertinggi, konstitusi memberikan kerangka aturan yang jelas untuk pengaturan pemerintahan, pembagian kekuasaan, dan perlindungan hak-hak
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Sinergi yang harmonis di antara mereka penting untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan, memastikan akuntabilitas, transparansi, dan keadilan sosial.meskipunSinergi yang harmonis di antara mereka penting untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan, memastikan akuntabilitas, transparansi, dan keadilan sosial.meskipun
URINDOURINDO Politisasi distribusi, keterbatasan kapasitas digital, dan tumpang tindih regulasi menjadi kendala sistemik yang belum teratasi. 3) Kesenjangan kapasitasPolitisasi distribusi, keterbatasan kapasitas digital, dan tumpang tindih regulasi menjadi kendala sistemik yang belum teratasi. 3) Kesenjangan kapasitas
UMSBUMSB Menggunakan pendekatan kualitatif dan teori implementasi kebijakan Mazmanian dan Sabatier, penelitian ini memfokuskan pada tiga aspek: kejelasan tujuanMenggunakan pendekatan kualitatif dan teori implementasi kebijakan Mazmanian dan Sabatier, penelitian ini memfokuskan pada tiga aspek: kejelasan tujuan
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Dari perspektif ekonomi Islam, OJK juga memiliki peran dalam melindungi nasabah perbankan syariah. Perlindungan hukum bagi nasabah penyimpan telah diaturDari perspektif ekonomi Islam, OJK juga memiliki peran dalam melindungi nasabah perbankan syariah. Perlindungan hukum bagi nasabah penyimpan telah diatur
IKMEDIAIKMEDIA Pajak Bumi dan Bangunan serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan identifikasi sebagai pajak prima, sementara pajak hotel, restoran, dan peneranganPajak Bumi dan Bangunan serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan identifikasi sebagai pajak prima, sementara pajak hotel, restoran, dan penerangan
Useful /
HKBPHKBP Uji regresi menunjukkan bahwa kontrol diri berkontribusi sebesar 35,7%, sementara sisanya 64,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil penelitian,Uji regresi menunjukkan bahwa kontrol diri berkontribusi sebesar 35,7%, sementara sisanya 64,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil penelitian,
URINDOURINDO Oleh karena itu, hipotesis H3 diterima dan H0 ditolak. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa kedua variabel independen ini menjelaskanOleh karena itu, hipotesis H3 diterima dan H0 ditolak. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa kedua variabel independen ini menjelaskan
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Mbok Wilis adalah tokoh utama dalam novel karya A. Mustafa yang memilih hidup sebagai perempuan meskipun secara biologis berjenis kelamin laki-laki. KepribadiannyaMbok Wilis adalah tokoh utama dalam novel karya A. Mustafa yang memilih hidup sebagai perempuan meskipun secara biologis berjenis kelamin laki-laki. Kepribadiannya
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Ketiga, faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan Arvin adalah perubahan fisik, perubahan keluarga, perubahan lingkungan, dan orang-orang penting. Namun,Ketiga, faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan Arvin adalah perubahan fisik, perubahan keluarga, perubahan lingkungan, dan orang-orang penting. Namun,