UM SURABAYAUM SURABAYA
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan SastraStilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan SastraPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan berbahasa dalam tataran sintaksis pada tugas pemelajar BIPA program KNB mata kuliah Keterampilan Menyimak di Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan gabungan kualitatif dan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah simak dan catat. Teknik analisis data pada penelitian ini berdasarkan enam prosedur kesalahan berbahasa, yaitu pengumpulan data, identifikasi data, klasifikasi data, penentuan frekuensi penyebaran kesalahan, idenfikasi wilayah kesalahan, dan perbaikan kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan sintaksis pada tugas pemelajar lebih dominan terjadi pada konstruksi kalimat dibandingkan dengan konstruksi frasa. Kesalahan pada konstruksi kalimat tercatat sebanyak 76.92%, konstruksi frasa hanya mencapai 23.08%. Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa pemelajar cenderung menghadapi lebih banyak kesulitan dalam menyusun kalimat dibandingkan frasa. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan materi pembelajaran BIPA, khususnya dalam meningkatkan kemampuan menyusun frasa dan kalimat secara efektif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik determinasi bahwa analisis kesalahan berbahasa pada tataran sintaksis dalam penelitian ini meliputi kesalahan konstruksi frasa dan kalimat.Kesalahan konstruksi frasa, meliputi penggunaan kata yang kurang tepat, ungkapan terjemahan dari bahasa Inggris, dan penggunaan preposisi yang kurang tepat.Kesalahan konstruksi kalimat, meliputi penempatan struktur kalimat yang kurang tepat, kalimat ambigu, struktur tidak berpredikat, dan penggunaan dua subjek yang berbeda.Temuan ini menunjukkan bahwa pemelajar BIPA program KNB di Universitas Negeri Surabaya cenderung menghadapi lebih banyak kesulitan dalam menyusun kalimat dibandingkan frasa.Hal ini menjadi indikator utama terhadap perlunya penguatan pemahaman sintaksis dalam program BIPA.Keterkaitan pemahaman bahasa dapat memengaruhi penulisan yang kurang tepat terhadap tataran sintaksis.Kesalahan pada sintaksis mencerminkan ketidakpahaman aturan-aturan bahasa dalam menyusun kalimat yang kohesif dan koheren.Persentase kesalahan yang dominan pada kalimat menunjukkan bahwa pemelajar memerlukan pelatihan intensif dalam memahami struktur kalimat yang efektif.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan sintaksis pada pemelajar BIPA. Penelitian ini dapat fokus pada identifikasi dan pemetaan kesalahan-kesalahan spesifik yang sering terjadi, serta menganalisis pola-pola kesalahan tersebut. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi pengajaran yang efektif dalam mengatasi kesalahan sintaksis, termasuk penggunaan latihan perbaikan sintaksis dan simulasi menyimak terintegrasi. Penelitian juga dapat menyelidiki pengaruh lingkungan belajar dan interaksi sosial terhadap kesalahan sintaksis, serta mengembangkan strategi-strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif untuk meningkatkan kemampuan sintaksis pemelajar BIPA.
- Kesalahan Berbahasa Tataran Sintaksis pada Tugas Keterampilan Menyimak Pemelajar BIPA Program KNB di... doi.org/10.30651/st.v18i1.22961Kesalahan Berbahasa Tataran Sintaksis pada Tugas Keterampilan Menyimak Pemelajar BIPA Program KNB di doi 10 30651 st v18i1 22961
- Vol 9, No 2 (2022). vol jurnal eduscience jes doi https v9i2 table contents articles pengaruh model pembelajaran... jurnal.ulb.ac.id/index.php/eduscience/issue/view/315Vol 9 No 2 2022 vol jurnal eduscience jes doi https v9i2 table contents articles pengaruh model pembelajaran jurnal ulb ac index php eduscience issue view 315
| File size | 429.26 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil penelitian ditemukan posisi aktor sebagai subjek terdominasi dan objek terodominasi yang mengalami (a) marginalisasi (b) subordinasi (c) stereotipHasil penelitian ditemukan posisi aktor sebagai subjek terdominasi dan objek terodominasi yang mengalami (a) marginalisasi (b) subordinasi (c) stereotip
UM SURABAYAUM SURABAYA Namun, materi bersastra kurang mendapat perhatian dari para guru mata pelajaran Bahasa Indonesia sehingga selama ini proses pembelajaran yang dilakukanNamun, materi bersastra kurang mendapat perhatian dari para guru mata pelajaran Bahasa Indonesia sehingga selama ini proses pembelajaran yang dilakukan
IDEBAHASAIDEBAHASA membuat beberapa perubahan terhadap Kuasa Ramalan guna menambah efek dramatis. Improvisasi menjadi strategi utama untuk menciptakan efek estetis, sementaramembuat beberapa perubahan terhadap Kuasa Ramalan guna menambah efek dramatis. Improvisasi menjadi strategi utama untuk menciptakan efek estetis, sementara
UM SURABAYAUM SURABAYA Mereka mengaku bahwa, dari konten Tiktok mereka menirukan dan ikut memviralkan ujaran-ujaran bahasa kasar tersebut. Anak-anak remaja tersebut mengaku wajarMereka mengaku bahwa, dari konten Tiktok mereka menirukan dan ikut memviralkan ujaran-ujaran bahasa kasar tersebut. Anak-anak remaja tersebut mengaku wajar
UM SURABAYAUM SURABAYA Data dan sumber data berupa kata, frasa, dan kalimat dalam buku bahasa Indonesia kelas VIII Kurikulum Merdeka yang diterbitkan oleh Kemendikbud pada tahunData dan sumber data berupa kata, frasa, dan kalimat dalam buku bahasa Indonesia kelas VIII Kurikulum Merdeka yang diterbitkan oleh Kemendikbud pada tahun
UIN SUKAUIN SUKA Karya tafsir Al-Ibrīz li Marifat Tafsīr Al-Qurān al-Azīz oleh KH Bisri Mustafa dan Al-Iklīl fī Maānī al-Tanzīl oleh KH Misbah Mustafa, yang keduanyaKarya tafsir Al-Ibrīz li Marifat Tafsīr Al-Qurān al-Azīz oleh KH Bisri Mustafa dan Al-Iklīl fī Maānī al-Tanzīl oleh KH Misbah Mustafa, yang keduanya
UWIKAUWIKA Popularitas wayang yang terus berlanjut hingga saat ini menunjukkan pentingnya dan signifikansi wayang dalam kehidupan masyarakat. Wayang Golek dan WayangPopularitas wayang yang terus berlanjut hingga saat ini menunjukkan pentingnya dan signifikansi wayang dalam kehidupan masyarakat. Wayang Golek dan Wayang
JIPEDJIPED Dari kedua validasi ahli memperoleh hasil akhir 90% dengan kriteria sangat valid. Kepraktisan diperoleh dari angket respon guru dan respon siswa. BerdasarkanDari kedua validasi ahli memperoleh hasil akhir 90% dengan kriteria sangat valid. Kepraktisan diperoleh dari angket respon guru dan respon siswa. Berdasarkan
Useful /
IDEBAHASAIDEBAHASA Dengan menggunakan pendekatan pascakolonial, khususnya orientalisme Edward Said, peneliti mengungkap berbagai mitos dan fenomena. Metode yang digunakanDengan menggunakan pendekatan pascakolonial, khususnya orientalisme Edward Said, peneliti mengungkap berbagai mitos dan fenomena. Metode yang digunakan
UNAIUNAI Penelitian ini menelaah perkembangan historis, dasar teologis, argumen ilmiah, serta implikasi pandangan tersebut dalam wacana yang lebih luas tentangPenelitian ini menelaah perkembangan historis, dasar teologis, argumen ilmiah, serta implikasi pandangan tersebut dalam wacana yang lebih luas tentang
UNAIUNAI It concludes that an accurate understanding of warfare in the Old Testament is possible without compromising the view of a God who is consistently lovingIt concludes that an accurate understanding of warfare in the Old Testament is possible without compromising the view of a God who is consistently loving
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Agama tidak hanya menjanjikan kedamaian dan keharmonisan bagi pemeluknya, disisi lain agama menyimpan sensitifitas yang berujung konflik bagi pemeluknyaAgama tidak hanya menjanjikan kedamaian dan keharmonisan bagi pemeluknya, disisi lain agama menyimpan sensitifitas yang berujung konflik bagi pemeluknya