UNAIUNAI
11th International Scholars Conference11th International Scholars ConferenceThis study examines the contrast between the image of a loving and merciful God and the history of violent warfare in the Old Testament. In addition to looking at the challenges of consistently understanding Gods character in the Old and New Testament, this study addresses arguments that question God and His morality in the context of warfare in the Old Testament, such as the topics of ethnic cleansing and genocide. It also explores the issue of Gods character and its relationship with warfare that led some to reject the Old Testament and deny the existence of God. Through careful examination of the biblical text and their historical and cultural contexts, this study argues that the conquest of Canaan was Gods judgment on evil after a long opportunity for repentance rather than cruel violence. It concludes that an accurate understanding of warfare in the Old Testament is possible without compromising the view of a God who is consistently loving and merciful throughout the Bible. The discussion aims to reconcile the ethical concerns of contemporary readers with the biblical account of divine character.
The study concludes that the warfare depicted in the Old Testament, particularly the conquest of Canaan, was not a senseless act of violence but a divine judgment against the Canaanites deeply ingrained moral corruption.God demonstrated patience and offered centuries of opportunity for repentance, but the Canaanites persistently rejected His grace.Ultimately, the conquest served to fulfill Gods covenant promises to Israel and to cleanse the land of idolatry, while simultaneously upholding Gods consistent character of both justice and mercy.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana pemahaman modern tentang trauma kolektif dan dampak jangka panjang kekerasan dapat memberikan wawasan baru tentang narasi peperangan dalam Alkitab. Selain itu, studi komparatif yang membandingkan penggambaran peperangan dalam teks-teks keagamaan lain, seperti Al-Quran atau literatur Hindu, dapat membantu mengidentifikasi tema-tema universal dan perspektif unik tentang hubungan antara agama dan konflik. Terakhir, penelitian yang berfokus pada interpretasi etis dari peperangan dalam Alkitab oleh berbagai denominasi Kristen dan tradisi teologis dapat memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana keyakinan agama membentuk respons terhadap kekerasan dan keadilan, serta membuka jalan bagi dialog antaragama yang lebih konstruktif.
| File size | 157.53 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IFRELIFREL Studi ini juga membahas strategi pedagogis yang dapat diadopsi dalam pendidikan agama untuk mendukung dialog antaragama dan berkontribusi pada harmonisasiStudi ini juga membahas strategi pedagogis yang dapat diadopsi dalam pendidikan agama untuk mendukung dialog antaragama dan berkontribusi pada harmonisasi
ULUMUNAULUMUNA Setelah lebih dari 17 tahun, aliran lumpur panas Lapindo masih merusak lingkungan dan infrastruktur sosial-ekonomi masyarakat. Bencana ini bukan hanyaSetelah lebih dari 17 tahun, aliran lumpur panas Lapindo masih merusak lingkungan dan infrastruktur sosial-ekonomi masyarakat. Bencana ini bukan hanya
APPIHIAPPIHI Akhirnya, kajian ini mengusulkan perlunya diskusi yang lebih mendalam untuk mewujudkan energi yang selaras dan menyenangkan antara hukum yang terjaminAkhirnya, kajian ini mengusulkan perlunya diskusi yang lebih mendalam untuk mewujudkan energi yang selaras dan menyenangkan antara hukum yang terjamin
STTSIMPSONSTTSIMPSON Penggunaan paradigma DAMAI (Dialog, Adaptasi, Mediasi, Akomodasi, Integrasi) untuk membangun moderasi beragama dalam konteks pendidikan teologi KristenPenggunaan paradigma DAMAI (Dialog, Adaptasi, Mediasi, Akomodasi, Integrasi) untuk membangun moderasi beragama dalam konteks pendidikan teologi Kristen
UINSAIZUUINSAIZU Jaringan Islam Liberal (JIL) menekankan metode istinbat hukum yang bersumber pada prinsip rasional dan konteks sosial. Pendekatan hermeneutika digunakanJaringan Islam Liberal (JIL) menekankan metode istinbat hukum yang bersumber pada prinsip rasional dan konteks sosial. Pendekatan hermeneutika digunakan
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yangTanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Agama dan hak asasi manusia dapat berdampingan jika prinsip hak asasi diterapkan secara universal. Penelitian ini menunjukkan pentingnya toleransi danAgama dan hak asasi manusia dapat berdampingan jika prinsip hak asasi diterapkan secara universal. Penelitian ini menunjukkan pentingnya toleransi dan
UNUDUNUD Oleh karena itu, upacara besar, yang melibatkan para pendeta paling kuat, dilakukan pada 15 November 2002 untuk membersihkan Bali dari trauma pembomanOleh karena itu, upacara besar, yang melibatkan para pendeta paling kuat, dilakukan pada 15 November 2002 untuk membersihkan Bali dari trauma pemboman
Useful /
PUTRAGALUHPUTRAGALUH Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media puzzlePenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media puzzle
UNAIUNAI Karena itu, peletakan tangan dalam Kisah Para Rasul 6. 6 tidak menunjuk pada penahbisan yang dipraktikkan oleh gereja saat ini. Sebaliknya, peletakan tanganKarena itu, peletakan tangan dalam Kisah Para Rasul 6. 6 tidak menunjuk pada penahbisan yang dipraktikkan oleh gereja saat ini. Sebaliknya, peletakan tangan
UNAIUNAI Perspektif YEC, OEC, TE, dan ID memberikan pandangan unik yang memperkaya perdebatan antara ilmu pengetahuan dan agama. Kesimpulannya, manusia dipandangPerspektif YEC, OEC, TE, dan ID memberikan pandangan unik yang memperkaya perdebatan antara ilmu pengetahuan dan agama. Kesimpulannya, manusia dipandang
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Tulisan ini akan menyelidiki sejauh mana framing sejumlah isu kewarganegaraan intim (hak reproduksi, aborsi, pernikahan sesama jenis, dan perceraian) olehTulisan ini akan menyelidiki sejauh mana framing sejumlah isu kewarganegaraan intim (hak reproduksi, aborsi, pernikahan sesama jenis, dan perceraian) oleh