DWCUDWCU

Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict StudiesAradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict Studies

Jurnal Aradha bertujuan mempublikasikan hasil-hasil penelitian/karya ilmiah secara interdisiplin dan interreligius dalam bidang kajian filsafat keilahian sebagai upaya mengembangkan metodologi serta pemikiran baru ilmiah aktual dalam kesadaran konteks masyarakat pluralistik di Indonesia. Artikel yang diterbitkan meliputi kajian-kajian biblika, teologi publik, teologi praktis, pelayanan kependetaan, konflik dan perdamaian, serta kajian-kajian lainnya yang selaras.

Jurnal Aradha bertujuan mempublikasikan hasil-hasil penelitian/karya ilmiah secara interdisiplin dan interreligius dalam bidang kajian filsafat keilahian sebagai upaya mengembangkan metodologi serta pemikiran baru ilmiah aktual dalam kesadaran konteks masyarakat pluralistik di Indonesia.Artikel yang diterbitkan meliputi kajian-kajian biblika, teologi publik, teologi praktis, pelayanan kependetaan, konflik dan perdamaian, serta kajian-kajian lainnya yang selaras.Artikel-artikel yang dimuat tidak mencerminkan pandangan redaksi.Berdasarkan beragam topik yang diangkat dalam jurnal ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada eksplorasi lebih mendalam mengenai bagaimana nilai-nilai komunitarian dapat diintegrasikan dalam konteks teologi praktis, khususnya dalam menangani isu-isu kompleks seperti pernikahan pendeta-pasangan cerai hidup.Selain itu, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut bagaimana filsafat proses Whitehead dapat memberikan kerangka kerja yang relevan untuk memahami konstruksi kebenaran di era post-truth, dengan mempertimbangkan implikasinya terhadap dialog antaragama dan pemahaman wahyu.Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana konsep pluralisme kewargaan, sebagaimana diartikulasikan oleh John Howard Yoder, dapat diterapkan dalam konteks hubungan gereja dan negara di Indonesia, khususnya dalam memastikan kebebasan beragama dan harmoni sosial di ruang publik.Jurnal Aradha bertujuan mempublikasikan hasil-hasil penelitian/karya ilmiah secara interdisiplin dan interreligius dalam bidang kajian filsafat keilahian sebagai upaya mengembangkan metodologi serta pemikiran baru ilmiah aktual dalam kesadaran konteks masyarakat pluralistik di Indonesia.Artikel yang diterbitkan meliputi kajian-kajian biblika, teologi publik, teologi praktis, pelayanan kependetaan, konflik dan perdamaian, serta kajian-kajian lainnya yang selaras.

Berdasarkan beragam topik yang diangkat dalam jurnal ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada eksplorasi lebih mendalam mengenai bagaimana nilai-nilai komunitarian dapat diintegrasikan dalam konteks teologi praktis, khususnya dalam menangani isu-isu kompleks seperti pernikahan pendeta-pasangan cerai hidup. Selain itu, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut bagaimana filsafat proses Whitehead dapat memberikan kerangka kerja yang relevan untuk memahami konstruksi kebenaran di era post-truth, dengan mempertimbangkan implikasinya terhadap dialog antaragama dan pemahaman wahyu. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana konsep pluralisme kewargaan, sebagaimana diartikulasikan oleh John Howard Yoder, dapat diterapkan dalam konteks hubungan gereja dan negara di Indonesia, khususnya dalam memastikan kebebasan beragama dan harmoni sosial di ruang publik.

Read online
File size1.22 MB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test