STTABSTTAB
MAN_RAFMAN_RAFArtikel ini membahas adat Pongonsong Bihing, sebuah praktik budaya dari suku Saluan di Sulawesi Tengah yang dilakukan dalam konteks kematian dan masa berkabung. Tradisi ini muncul dari keyakinan bahwa arwah orang yang meninggal dapat mengganggu jalannya pesta jika tidak dihormati melalui ritus tertentu. Dalam masyarakat Kristen Saluan, praktik ini menimbulkan ketegangan antara tradisi leluhur dan ajaran teologi Kristen mengenai keadaan jiwa setelah kematian. Artikel ini menganalisis adat ritual Pongonsong Bihing menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan kepustakaan dan studi kasus. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun aspek kepercayaan terhadap arwah bertentangan dengan doktrin Kristen, nilai-nilai sosial seperti penghormatan, solidaritas, dan empati dalam adat ini dapat diakomodasi secara etis-teologis. Artikel ini juga menekankan bahwa pendekatan inklusif terhadap budaya lokal dapat memperkuat harmoni antarumat beragama dalam masyarakat multikultural di Indonesia.
Adat Pongonsong Bihing merupakan warisan budaya suku Saluan yang dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada keluarga yang sedang berduka, dengan cara menunda atau meminta izin untuk mengadakan pesta demi menjaga perasaan dan solidaritas sosial.Meskipun adat ini berasal dari kepercayaan tradisional tentang jiwa orang mati yang masih dapat memengaruhi kehidupan orang hidup, hal ini bertentangan dengan ajaran Alkitab yang menegaskan bahwa setelah kematian, roh manusia kembali kepada Tuhan dan tidak lagi berinteraksi dengan dunia.Namun, dari perspektif Teologi Agama-Agama dan Etika Kristen, adat ini memiliki nilai-nilai luhur seperti empati, penghormatan, dan solidaritas sosial yang sejalan dengan ajaran kasih kristiani.Adat ini juga dapat berfungsi untuk membina harmoni dalam masyarakat multikultural dan multiagama, selama dipahami dalam konteks etis dan bukan keyakinan spiritual yang bertentangan dengan iman Kristen.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai dalam adat Pongonsong Bihing dapat diintegrasikan ke dalam program pendidikan karakter di sekolah-sekolah yang berada di wilayah suku Saluan, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai positif seperti empati, solidaritas, dan penghormatan terhadap tradisi lokal. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana tokoh agama Kristen di komunitas Saluan menafsirkan dan mengintegrasikan adat Pongonsong Bihing ke dalam khotbah dan pelayanan mereka, sehingga dapat memberikan panduan yang lebih jelas bagi umat Kristen dalam menghadapi dilema antara tradisi lokal dan ajaran agama. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan adat Pongonsong Bihing dengan praktik-praktik serupa di suku-suku lain di Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi persamaan dan perbedaan, serta mencari model-model terbaik dalam mengakomodasi tradisi lokal dalam konteks agama Kristen. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan dialog antaragama dan penguatan harmoni sosial di masyarakat multikultural Indonesia.
| File size | 360.47 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Norma ini tidak dikenal dalam Pasal 10 KUHP. Pasal 10 KUHP hanya mengenal dua jenis Pemidanaan yakni, pidana pokok dan pidana tambahan. Sedangkan UU PerlindunganNorma ini tidak dikenal dalam Pasal 10 KUHP. Pasal 10 KUHP hanya mengenal dua jenis Pemidanaan yakni, pidana pokok dan pidana tambahan. Sedangkan UU Perlindungan
STT GKESTT GKE Dengan memahami dinamika rasa malu dan pesan dari kisah Adam dan Hawa, para pejabat publik Kristen Indonesia lebih siap untuk mengelola kompleksitas kepemimpinanDengan memahami dinamika rasa malu dan pesan dari kisah Adam dan Hawa, para pejabat publik Kristen Indonesia lebih siap untuk mengelola kompleksitas kepemimpinan
IFRELIFREL Pendidikan agama memiliki peran penting dalam pengembangan moral siswa, dengan pendekatan yang berbeda-beda tergantung pada konteks budaya dan agama. IntegrasiPendidikan agama memiliki peran penting dalam pengembangan moral siswa, dengan pendekatan yang berbeda-beda tergantung pada konteks budaya dan agama. Integrasi
IFRELIFREL Kendala dalam pelaksanaannya dapat diatasi dengan peran aktif guru. Kesimpulannya, pembelajaran kooperatif dalam PAK menjadi cara penting membentuk generasiKendala dalam pelaksanaannya dapat diatasi dengan peran aktif guru. Kesimpulannya, pembelajaran kooperatif dalam PAK menjadi cara penting membentuk generasi
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Artikel ini membahas tantangan perspektif humanisme dalam hubungannya dengan pendidikan agama Kristen. Desiderius Erasmus memberikan kontribusi signifikanArtikel ini membahas tantangan perspektif humanisme dalam hubungannya dengan pendidikan agama Kristen. Desiderius Erasmus memberikan kontribusi signifikan
UNYUNY Kulit pisang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas yang ramah lingkungan. Kertas yang dihasilkan memenuhi standar kualitas kertas tulis. PemanfaatanKulit pisang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas yang ramah lingkungan. Kertas yang dihasilkan memenuhi standar kualitas kertas tulis. Pemanfaatan
IAIN SALATIGAIAIN SALATIGA Dalam konteks kemajemukan di Indonesia, paradigma us}u>l fiqh iklusif ini diperlukan dalam membangun wacana hukum fikih yang inklusif-dinamis. Kajian iniDalam konteks kemajemukan di Indonesia, paradigma us}u>l fiqh iklusif ini diperlukan dalam membangun wacana hukum fikih yang inklusif-dinamis. Kajian ini
UNYUNY Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan menggunakan teknik pengumpulan data Focus Group Discussion (FGD), wawancara,Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan menggunakan teknik pengumpulan data Focus Group Discussion (FGD), wawancara,
Useful /
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Kedua opsi ini memiliki persamaan dan perbedaan mendasar mengenai definisi warisan, dasar warisan, sistem warisan, urutan ahli waris, dan jumlah warisan.Kedua opsi ini memiliki persamaan dan perbedaan mendasar mengenai definisi warisan, dasar warisan, sistem warisan, urutan ahli waris, dan jumlah warisan.
UNIMEDUNIMED Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan mindPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan mind
UNYUNY Model pembelajaran berbasis masalah efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA. Peningkatan ini ditandai dengan nilai post-testModel pembelajaran berbasis masalah efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA. Peningkatan ini ditandai dengan nilai post-test
UNYUNY Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan bahan ajar struktur aljabar dalam meningkatkan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa dan (2) mengetahuiPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan bahan ajar struktur aljabar dalam meningkatkan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa dan (2) mengetahui