UNISAPUNISAP
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan PembelajaranSIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan PembelajaranPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tata tertib sekolah terhadap kesadaran siswa di SMA Swasta St.Petrus Kewapante. Metode penelitiannya adalah kualitatif deskriptif. Teknik dan pengumpulan data melalui tiga langkah, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Informen yang dijadikan sumber yaitu guru Bk, kepala sekolah, guru kesiswaan, dan siswa. Hasil penelitian adalah siswa di SMA Swasta St. Petrus Kewapante masih sangat kurang mentaati aturan tata tertib yang diterapkan. Kurangnya kesadaran siswa terhadap tata tertib sekolah yang harus diterapkan. Masih banyak siswa yang melakukan pelanggaran tata tertib sekolah. Banyak sikap buruk yang mereka lakukan karena kurangnya kesadaran pada diri mereka tentu saja hal ini berdampak negatif dari diri mereka sendiri. Kesadaran diri berkurang misalnya tidak bertanggung jawab terhadap aturan yang telah dibuat, kurangnya percaya diri, mudah putus asa. Kurangnya kesadaran siswa serta pemahaman siswa tentang pentingnya tata tertib yang diterapkan. Upaya guru mengatasi siswa yang melanggar aturan tata tertib sekolah yaitu dengan cara teguran langsung kepada siswa yang melanggar tata tertib sekolah, dan mengeluarkan surat panggilan.
Tata tertib sekolah merupakan ikatan atau aturan yang harus dipatuhi warga sekolah tempat berlangsungnya proses belajar mengajar.Pelaksanaan tata tertib sekolah akan berjalan dengan baik jika guru, aparat sekolah, dan siswa telah saling mendukung terhadap tata tertib sekolah itu sendiri.Kurangnya dukungan dari siswa akan mengakibatkan kurang berartinya tata tertib sekolah yang diterapkan disekolah.Peraturan sekolah yang berupa tata tertib sekolah merupakan kumpulan aturan-aturan yang dibuat secara tertulis dan mengikat lingkungan sekolah.Namun, di SMAS St Petrus Kewapante masih terdapat siswa/ siswi yang masih melakukan pelanggaran tata tertib sekolah.Banyak sikap buruk yang mereka lakukan karena kurangnya kesadaran pada diri mereka tentu saja hal ini berdampak negative dari diri mereka sendiri.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh kebijakan tata tertib sekolah terhadap kesadaran siswa dalam jangka panjang. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran teman sebaya dalam memengaruhi disiplin siswa. Penelitian juga dapat mengembangkan metode pendekatan alternatif untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap tata tertib, seperti program mentoring atau pelatihan karakter. Dengan memperluas cakupan penelitian, dapat diperoleh wawasan lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran siswa dan efektivitas strategi pengelolaan disiplin di sekolah. Penelitian ini juga dapat menjadi dasar untuk merancang intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan ketaatan siswa terhadap aturan sekolah.
| File size | 171.51 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di SMP Negeri 1 Mayong telah berhasil merancang dan mengimplementasikan Sistem Alat Bantu MonitoringKegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di SMP Negeri 1 Mayong telah berhasil merancang dan mengimplementasikan Sistem Alat Bantu Monitoring
POLTEK KAMPARPOLTEK KAMPAR Kegiatan belajar mengajar merupakan salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan formal. Setiap siswa mempunyai keunikan masing-masing, termasuk dalamKegiatan belajar mengajar merupakan salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan formal. Setiap siswa mempunyai keunikan masing-masing, termasuk dalam
PENERBITPENERBIT Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di Desa Adat Selat Nyuhan, Bangli. Hasil menunjukkan bahwa CSRData dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di Desa Adat Selat Nyuhan, Bangli. Hasil menunjukkan bahwa CSR
PENERBITPENERBIT Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SMAN 4 Mataram dilaksanakan dengan pendekatan caturPenerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SMAN 4 Mataram dilaksanakan dengan pendekatan catur
UNSERAUNSERA Penerapan pendekatan 3R melalui edukasi dan praktik langsung menunjukkan peningkatan keterampilan siswa dalam memilah sampah. Hasil kegiatan membuktikanPenerapan pendekatan 3R melalui edukasi dan praktik langsung menunjukkan peningkatan keterampilan siswa dalam memilah sampah. Hasil kegiatan membuktikan
UNSERAUNSERA Program ini mencakup sosialisasi mengenai pentingnya pemilahan sampah, pelatihan mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pembentukan timProgram ini mencakup sosialisasi mengenai pentingnya pemilahan sampah, pelatihan mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pembentukan tim
UNISAPUNISAP Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media interaktif mampu meningkatkan partisipasi siswa dan membantu mereka memahami isi materiTemuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media interaktif mampu meningkatkan partisipasi siswa dan membantu mereka memahami isi materi
UNISAPUNISAP Perilaku disruptif siswa kelas IV SD dipengaruhi oleh faktor psikologis, motivasi guru yang kurang, serta pola asuh orangtua yang tidak konsisten. DampaknyaPerilaku disruptif siswa kelas IV SD dipengaruhi oleh faktor psikologis, motivasi guru yang kurang, serta pola asuh orangtua yang tidak konsisten. Dampaknya
Useful /
PENERBITPENERBIT Implementasi Sekolah Ramah Anak (SRA) berhasil meningkatkan kesejahteraan siswa berupa hasil belajar Peserta Didik dan pengembangan bakat dan minat walauImplementasi Sekolah Ramah Anak (SRA) berhasil meningkatkan kesejahteraan siswa berupa hasil belajar Peserta Didik dan pengembangan bakat dan minat walau
PENERBITPENERBIT Mengadaptasi dan menginternalisasi konsep dalam kearifan lokal sangat penting untuk menguatkan karakter peserta didik, di tengah gempuran kenakalan remaja.Mengadaptasi dan menginternalisasi konsep dalam kearifan lokal sangat penting untuk menguatkan karakter peserta didik, di tengah gempuran kenakalan remaja.
PENERBITPENERBIT Dalam ajaran Hindu di Bali, waktu (kala) sangat sakral dan menjadi dasar dalam menentukan hari baik (dewasa ayu) untuk melaksanakan ritus-ritus yadnya,Dalam ajaran Hindu di Bali, waktu (kala) sangat sakral dan menjadi dasar dalam menentukan hari baik (dewasa ayu) untuk melaksanakan ritus-ritus yadnya,
PENERBITPENERBIT Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Segara Kerthi ke dalam konten dan desain permainan, pengembang dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermaknaDengan mengintegrasikan nilai-nilai Segara Kerthi ke dalam konten dan desain permainan, pengembang dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna