PENERBITPENERBIT

Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama Hindu

Pengembangan permainan edukatif telah menjadi fokus yang semakin penting dalam upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di berbagai daerah, termasuk di daerah pedesaan seperti Desa Pererenan. Dalam konteks ini, konsep Segara Kerthi, yang menggambarkan pengelolaan lingkungan laut untuk menjaga keberlanjutan, menjadi sumber inspirasi yang berharga. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep Segara Kerthi dapat dimanfaatkan sebagai fondasi untuk mengembangkan permainan edukatif yang mempromosikan kesadaran lingkungan dan mendukung nilai-nilai lokal, serta untuk menganalisis peran permainan sebagai media komunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan pendekatan teori fungsi media. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, evaluasi, dan studi literatur. Penelitian ini menghasilkan pengembangan permainan berjudul Segara Watch, yang memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan untuk memperkenalkan pengetahuan dan keterampilan terkait pengelolaan lingkungan laut dan kebersihan berkelanjutan. Permainan ini selaras dengan moto desa Pererenan Gumi Lestari dan mendukung visi dan misi Gubernur Bali, I Wayan Koster, Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Berdasarkan deskripsi dan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Segara Kerthi, sebagai konsep pengelolaan lingkungan laut dalam budaya Bali, memberikan pandangan mendalam tentang harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.Dalam konteks pengembangan permainan edukatif, konsep ini memberikan landasan yang kaya untuk merancang pengalaman belajar yang erat kaitannya dengan nilai-nilai lingkungan dan keberlanjutan.Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Segara Kerthi ke dalam konten dan desain permainan, pengembang dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan otentik bagi masyarakat Desa Pererenan untuk melindungi lingkungan alam mereka.Selain itu, sebagai media komunikasi, permainan Segara Watch memiliki peran penting dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Desa Pererenan.Dengan memanfaatkan teknologi dan interaksi yang menarik, permainan Segara Watch dapat memberikan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi para pemain untuk memperkenalkan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan pengelolaan lingkungan laut dan keberlanjutan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas permainan Segara Watch dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku ramah lingkungan pada anak-anak di berbagai wilayah dengan karakteristik budaya yang berbeda. Hal ini penting untuk mengetahui sejauh mana adaptasi dan modifikasi permainan diperlukan agar sesuai dengan konteks lokal yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model evaluasi yang komprehensif untuk mengukur dampak jangka panjang permainan Segara Watch terhadap kesadaran lingkungan, nilai-nilai budaya, dan perilaku masyarakat. Evaluasi ini harus mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti guru, orang tua, dan tokoh masyarakat. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi potensi integrasi teknologi baru, seperti kecerdasan buatan (AI) dan realitas virtual (VR), ke dalam permainan Segara Watch untuk meningkatkan interaktivitas, personalisasi, dan pengalaman belajar yang lebih mendalam. Integrasi AI dapat digunakan untuk menyesuaikan tingkat kesulitan permainan dengan kemampuan individu pemain, sementara VR dapat menciptakan simulasi lingkungan laut yang lebih realistis dan imersif. Dengan demikian, permainan Segara Watch dapat menjadi alat yang lebih efektif untuk mempromosikan kesadaran lingkungan dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal.

Read online
File size203.29 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test