PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduPenelitian ini membahas sistem pemujaan Soroh Nyuwung di Desa Abianbase, Kabupaten Gianyar, yang berbeda dengan sistem pemujaan Soroh lainnya di Bali. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan subsistem yang membentuk sistem pemujaan yang utuh, termasuk keyakinan Soroh Nyuwung, kehadiran Dukuh sebagai pemimpin agama, dan struktur tempat suci sebagai media pemujaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumen berupa prasasti Soroh Nyuwung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemujaan Soroh Nyuwung terdiri dari tiga subsistem: keyakinan terhadap Hyang Sinuhun Kidul yang terkait dengan Bhatara Brahma, keberadaan Dukuh sebagai pemimpin tunggal dalam upacara, dan tempat suci bernama Gedong Sinapa di Pura Panti dan Sanggah Pamerajan. Ketiga subsistem ini bersinergi membentuk sistem pemujaan yang rigid terhadap Sang Hyang Sinuhun Kidul.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pemujaan Soroh Nyuwung merupakan sistem yang unik dan berbeda dari Soroh lain di Bali.Sistem ini didasarkan pada tiga subsistem utama.keyakinan terhadap Hyang Sinuhun Kidul, peran Dukuh sebagai pemimpin agama, dan keberadaan tempat suci Gedong Sinapa.Ketiga subsistem ini saling terkait dan membentuk sistem pemujaan yang utuh dan khas bagi Soroh Nyuwung, menunjukkan kekayaan dan keberagaman tradisi keagamaan Hindu di Bali.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam mengenai hubungan historis antara Soroh Nyuwung dengan tradisi keagamaan Bali Kuna, khususnya terkait dengan praktik pemujaan leluhur dan pengaruh budaya Jawa. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan sistem pemujaan Soroh Nyuwung dengan sistem pemujaan di desa-desa Bali Aga lainnya untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan serta memahami akar sejarah dan perkembangan sistem kepercayaan lokal. Terakhir, penelitian mengenai peran Dukuh dalam menjaga kelestarian tradisi dan adaptasinya terhadap perubahan sosial dapat memberikan wawasan tentang dinamika keagamaan dan keberlanjutan budaya di masyarakat Bali.
| File size | 414.03 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITPENERBIT penelitian ini memiliki tujuan 1) untuk mengetahui pola penguatan toleransi di kampung moderasi beragama di Daerah Istimewa Yogyakarta, 2) untuk mengetahuipenelitian ini memiliki tujuan 1) untuk mengetahui pola penguatan toleransi di kampung moderasi beragama di Daerah Istimewa Yogyakarta, 2) untuk mengetahui
PENERBITPENERBIT Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang‑undangan, konseptual, dan kasus, didukung analisis kualitatif revisi awig-awigPenelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang‑undangan, konseptual, dan kasus, didukung analisis kualitatif revisi awig-awig
PENERBITPENERBIT kelemahan pada keterbatasan sumber daya manusia dan media pembelajaran. peluang dalam pengembangan ekonomi budaya dan integrasi ke pendidikan formal. sertakelemahan pada keterbatasan sumber daya manusia dan media pembelajaran. peluang dalam pengembangan ekonomi budaya dan integrasi ke pendidikan formal. serta
PENERBITPENERBIT Tabuh rah sebagai kebudayaan yang mengandung dimensi teologis menunjukkan adanya konsep teologi kebudayaan. Berangkat dari hasil analisis tersebut, makaTabuh rah sebagai kebudayaan yang mengandung dimensi teologis menunjukkan adanya konsep teologi kebudayaan. Berangkat dari hasil analisis tersebut, maka
PENERBITPENERBIT Oleh karena itu, diperlukan strategi intervensi multisektor yang mengintegrasikan pendekatan budaya, dukungan sosial, dan pemulihan psikososial sebagaiOleh karena itu, diperlukan strategi intervensi multisektor yang mengintegrasikan pendekatan budaya, dukungan sosial, dan pemulihan psikososial sebagai
PENERBITPENERBIT Tetapi umat Buddha juga ikut terjun ngayah mempersiapkan sarana prasarana untuk hari piodalan. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk memberikanTetapi umat Buddha juga ikut terjun ngayah mempersiapkan sarana prasarana untuk hari piodalan. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan
PENERBITPENERBIT Pengembangan permainan edukatif telah menjadi fokus yang semakin penting dalam upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di berbagai daerah, termasukPengembangan permainan edukatif telah menjadi fokus yang semakin penting dalam upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di berbagai daerah, termasuk
UNISAPUNISAP Penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif dengan teknik wawancara melalui kepala sekolah dan guru-guru di Sekolah MenengahPenelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif dengan teknik wawancara melalui kepala sekolah dan guru-guru di Sekolah Menengah
Useful /
PENERBITPENERBIT Integrasi ini memperkuat pembentukan karakter anak sesuai dengan teori pendidikan karakter dan ekologi perkembangan anak. Faktor pendukung utama meliputiIntegrasi ini memperkuat pembentukan karakter anak sesuai dengan teori pendidikan karakter dan ekologi perkembangan anak. Faktor pendukung utama meliputi
PENERBITPENERBIT Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kedisiplinan (penurunan 60% pelanggaran), kepatuhan berbusana (95%), kemandirian mahasiswa (80%Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kedisiplinan (penurunan 60% pelanggaran), kepatuhan berbusana (95%), kemandirian mahasiswa (80%
PENERBITPENERBIT Bali menghadapi permasalahan serius terkait tingginya angka bunuh diri, bahkan mencatatkan diri sebagai wilayah dengan persentase kasus bunuh diri tertinggiBali menghadapi permasalahan serius terkait tingginya angka bunuh diri, bahkan mencatatkan diri sebagai wilayah dengan persentase kasus bunuh diri tertinggi
PENERBITPENERBIT Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan kajian pustaka. Peneliti menerapkan teologi kontekstualMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan kajian pustaka. Peneliti menerapkan teologi kontekstual