PENERBITPENERBIT

Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama Hindu

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan degradasi karakter mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Hindu (PAH) STAHN Mpu Kuturan Singaraja, seperti rendahnya kepekaan sosial, etika komunikasi yang tidak selaras dengan tata karma, stagnasi prestasi akademik-nonakademik, serta minimnya integrasi nilai Hindu dalam pembelajaran. Tantangan ini mengancam kompetensi lulusan sebagai calon pendidik dan penyuluh agama di era disrupsi digital. Tujuan penelitian adalah merancang model penanaman nilai karakter Hindu yang holistik melalui perbaikan input mahasiswa, metode dosen, dan lingkungan kampus. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) kualitatif dengan tiga tahap: (1) identifikasi masalah melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen; (2) intervensi berupa workshop Catur Guru dan integrasi Tri Kaya Parisudha ke kurikulum; (3) evaluasi holistik menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kedisiplinan (penurunan 60% pelanggaran), kepatuhan berbusana (95%), kemandirian mahasiswa (80% kegiatan orkemas tanpa intervensi dosen), serta integrasi nilai Hindu dalam pembelajaran. Faktor pendukung meliputi peran keluarga, lingkungan kampus harmonis berbasis Tri Mandala, dan kolaborasi dengan masyarakat. Kesimpulannya, model penanaman karakter berbasis PAR efektif membentuk mahasiswa berkarakter satyam, siwam, sundaram, meski tantangan seperti konsistensi disiplin administratif masih perlu diatasi. Penelitian ini berkontribusi teoritis dalam integrasi nilai Hindu (Sad Ripu, Dharma) ke pedagogi modern serta praktis melalui rekomendasi revitalisasi kurikulum berbasis karma phala, memperkuat peran STAHN sebagai center of excellence pendidikan Hindu di Indonesia.

Penelitian ini berhasil mengatasi permasalahan degradasi karakter mahasiswa Pendidikan Agama Hindu di STAHN Mpu Kuturan Singaraja melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR).Model penanaman karakter holistik yang dirancang terbukti efektif meningkatkan kedisiplinan, kepatuhan, dan kemandirian mahasiswa.Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam integrasi nilai-nilai Hindu ke dalam pedagogi modern dan merekomendasikan revitalisasi kurikulum berbasis karma phala untuk memperkuat peran STAHN sebagai pusat keunggulan pendidikan Hindu di Indonesia.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas model PAR berbasis nilai Hindu ini dengan model-model pendidikan karakter lainnya di berbagai konteks geografis dan budaya. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat menggali lebih dalam mengenai peran teknologi digital dalam memperkuat internalisasi nilai-nilai Hindu pada mahasiswa, misalnya melalui pengembangan aplikasi mobile yang memfasilitasi refleksi diri dan praktik spiritual. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari model pendidikan karakter ini terhadap perilaku profesional dan kehidupan sosial lulusan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada keberlanjutan nilai-nilai Hindu dalam diri mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai pengembangan pendidikan karakter yang relevan dan efektif di era modern, serta memperkuat peran STAHN Mpu Kuturan Singaraja sebagai pusat inovasi pendidikan Hindu yang berorientasi pada pembentukan generasi muda yang berkarakter mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Read online
File size375.25 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test