PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduPemberian penghargaan adalah salah satu strategi yang terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi kerja. Penghargaan bisa berupa apresiasi lisan, penghargaan resmi, atau insentif finansial, yang semuanya memiliki dampak positif pada motivasi. Guru yang memiliki kecerdasan spiritual tinggi cenderung mampu menghadapi tekanan dan tantangan dalam pekerjaan dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menguji pengaruh masing-masing variabel, baik hubungan secara langsung maupun hubungan tidak langsung pemberian penghargaan, kecerdasan spiritual, motivasi kerja terhadap kinerja guru pendidikan agama Hindu yang bersertifikat pendidik di SMA-SMK Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif‑korelasional. Populasi penelitian ini adalah 37 guru dengan teknik pengambilan total sampling. Analisis data menggunakan analisis jalur.
Penelitian menunjukkan bahwa pemberian penghargaan, kecerdasan spiritual, dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru Pendidikan Agama Hindu, di mana motivasi kerja merupakan faktor paling kuat.Penghargaan yang baik, baik material maupun non‑material, serta kecerdasan spiritual yang tinggi, meningkatkan motivasi kerja yang pada gilirannya meningkatkan kinerja guru.Baik pengaruh langsung maupun tidak langsung pemberian penghargaan dan kecerdasan spiritual melalui motivasi kerja terbukti signifikan.
Penelitian lanjutan dapat menguji apakah temuan hubungan antara penghargaan, kecerdasan spiritual, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru berlaku secara umum dengan memperluas sampel ke provinsi lain serta melibatkan guru dari jenjang pendidikan yang berbeda, sehingga dapat menguji pengaruh konteks geografis dan tingkat pendidikan. Selain itu, sebuah studi longitudinal dapat ditambahkan untuk memantau perubahan motivasi kerja dan kinerja guru selama periode waktu tertentu setelah penerapan program penghargaan, sehingga dapat mengidentifikasi efek jangka panjang dan dinamika kausal yang lebih tepat. Selanjutnya, penelitian eksperimental dapat meneliti perbandingan efek antara penghargaan material dan non‑material serta intervensi pelatihan kecerdasan spiritual yang terintegrasi dalam program pengembangan profesional, dengan mengukur tidak hanya kinerja guru tetapi juga dampaknya terhadap prestasi belajar siswa, sehingga memberikan gambaran komprehensif tentang kontribusi masing‑masing variabel dalam peningkatan kualitas pendidikan.
| File size | 320.71 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITPENERBIT Dengan demikian, penegakan hukum terkait fasilitas laktasi tidak hanya dilihat dari aspek regulasi, tetapi juga dari perspektif nilai-nilai moral dan spiritualDengan demikian, penegakan hukum terkait fasilitas laktasi tidak hanya dilihat dari aspek regulasi, tetapi juga dari perspektif nilai-nilai moral dan spiritual
PENERBITPENERBIT Pembelajaran berdiferensiasi dapat dimaknai sebagai pembelajaran yang berusaha untuk memberikan pelayanan pembelajaran kepada siswa secara maksimal. PembelajaranPembelajaran berdiferensiasi dapat dimaknai sebagai pembelajaran yang berusaha untuk memberikan pelayanan pembelajaran kepada siswa secara maksimal. Pembelajaran
PENERBITPENERBIT Berlandaskan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya konsep panca siksaning angaji dalam penguatan pendidikan karakter bagiBerlandaskan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya konsep panca siksaning angaji dalam penguatan pendidikan karakter bagi
PENERBITPENERBIT Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) kondisi penerapan sekolah ramah anak (SRA) bagi siswa miskin ekstrem SMP Negeri di Kota Balikpapan; danTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) kondisi penerapan sekolah ramah anak (SRA) bagi siswa miskin ekstrem SMP Negeri di Kota Balikpapan; dan
PENERBITPENERBIT Inilah yang menjadi kebaruan (novelty) dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami Rejang Keraman sebagai ekspresi teologis dalamInilah yang menjadi kebaruan (novelty) dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami Rejang Keraman sebagai ekspresi teologis dalam
PENERBITPENERBIT Data dianalisis secara induktif, dengan landasan teori fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif, etnografi untuk konteks budaya, dan analisis wacanaData dianalisis secara induktif, dengan landasan teori fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif, etnografi untuk konteks budaya, dan analisis wacana
PENERBITPENERBIT Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan metode etnografi hukum dan pendekatan yuridis‑normatif. Data dikumpulkan melaluiPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan metode etnografi hukum dan pendekatan yuridis‑normatif. Data dikumpulkan melalui
PENERBITPENERBIT Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memahami konsep kala dan realisasinya dalam keberagamaanPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memahami konsep kala dan realisasinya dalam keberagamaan
Useful /
PENERBITPENERBIT Kerukunan pada saat piodalan terlihat dari mulai persiapan seperti membersihkan areal pura, memasang penjor dan tenda. Hingga pada waktu puncak piodalanKerukunan pada saat piodalan terlihat dari mulai persiapan seperti membersihkan areal pura, memasang penjor dan tenda. Hingga pada waktu puncak piodalan
PENERBITPENERBIT Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, kuisioner online kepadaPenelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, kuisioner online kepada
PENERBITPENERBIT Teologi dualitas dalam ajaran Tantra Siwaistis menjelaskan bahwa Tuhan (Siwa) dan Dewi Uma adalah sumber segala sesuatu. Pemujaan melalui ritual sepertiTeologi dualitas dalam ajaran Tantra Siwaistis menjelaskan bahwa Tuhan (Siwa) dan Dewi Uma adalah sumber segala sesuatu. Pemujaan melalui ritual seperti
PENERBITPENERBIT Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pemujaan Soroh Nyuwung merupakan sistem yang unik dan berbeda dari Soroh lain di Bali. Sistem ini didasarkan padaPenelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pemujaan Soroh Nyuwung merupakan sistem yang unik dan berbeda dari Soroh lain di Bali. Sistem ini didasarkan pada